Inovasi Si Komo Papa Dinas DPPPAPMD Kabupaten Purworejo. Perlindungan Perempuan dan Anak Menjadi Tanggungjawab Bersama. Masyarakat Harus Ikut Berperan Aktif Dalam Melindungi Perempuan dan Anak
7 - Okt - 2026 | 12:45 | kategori:Headline
Keterangan foto : Laksana Sakti, AP., M. Si., Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPPPAPMD) Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah
Purworejo. Seputar Nusantara. Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPPPAPMD) Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan acara Peningkatan Kapasitas SDM (Sumber Daya Manusia) Pemberdayaan Perempuan di Bidang Hukum dan Sosialisasi SOP (Standar Operasional Prosedur) Perlindungan Perempuan dan Anak Bagi Kader RPPA (Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak) Kecamatan dan Kader PPA Desa se-Kabupaten Purworejo.
Acara tersebut dilaksanakan di Ruang Arahiwang Komplek Sekretariat Daerah Kabupaten Purworejo, pada Rabu 7 Oktober 2026. Acara dimulai pukul 08.00 WIB- selesai. Dalam sambutannya, Laksana Sakti, AP., M.Si., Kepala DPPPAPMD Kabupaten Purworejo menyampaikan bahwa Kabupaten Purworejo terus berkomitmen untuk mewujudkan lingkungan yang aman, inklusif dan responsif gender. Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa tantangan di lapangan terkait kekerasan terhadap perempuan dan anak masih memerlukan perhatian serius. Oleh karena itu, keberadaan Kader RPAA di tingkat kecamatan dan Kader PPA di tingkat desa merupakan ujung tombak sekaligus garda terdepan pemerintah dalam mendeteksi secara dini, mencegah, serta, mendampingi korban kekerasan.
Lebih lanjut Laksana Sakti memaparkan bahwa Kader adalah mata dan telinga pemerintah. Maka, agar peranan tersebut dapat berjalan secara optimal, penguatan kapasitas di bidang hukum menjadi hal yang sangat mutlak. Pemerintah ingin para Kader tidak hanya bergerak atas dasar kepedulian sosial, tetapi juga dibekali dengan pemahaman regulasi yang kuat dan pemahaman alur penanganan yang terstruktur.
Menurutnya, saat ini sudah ada layanan Si Komo Papa yang artinya : Layanan Edukasi, Konseling, Mobil Perlindungan Perempuan dan Anak. Selain bertujuan untuk meningkatkan SDM Kader RPAA tingkat Kecamatan dan PPA tingkat Desa, dalam acara tersebut juga disosialisasikan SOP (Standart Operating Procedure) Perlindungan Perempuan dan Anak. SOP tersebut disusun agar langkah penanganan yang dilakukan memiliki standarisasi yang jelas. Pemerintah ingin memastikan bahwa dari tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten, alur pelaporan dan pemenuhan hak- hak korban dapat berjalan cepat, tepat, dan tanpa hambatan birokrasi yang berbelit- belit.

” Pesan saya kepada para Kader RPPA tingkat Kecamatan dan para Kader PPA tingkat Desa se- Kabupaten Purworejo terkait dengan kegiatan hari ini yaitu Peningkatan Kapasitas SDM (Sumber Daya Manusia) Pemberdayaan Perempuan di Bidang Hukum dan Sosialisasi SOP (Standar Operasional Prosedur) Perlindungan Perempuan dan Anak supaya disosialisasikan melalui lembaga- lembaga yang ada, kalau di tingkat desa bisa melalui pertemuan PKK, atau bisa juga melalui musyawarah desa, dan lain- lainnya. Kalau di tingkat kecamatan, sosialisasi bisa melalui kegiatan pertemuan dengan para Kades atau Sekdes, atau bisa juga melalui kegiatan lintas sektoral di kecamatan,” ungkap Laksana Sakti kepada Media Online seputarnusantara.com di kantornya, pada Rabu 7 Oktober 2026.
Lebih jauh dia menjelaskan bahwa tentunya hal tersebut menjadi harapan kita bersama dan sesuai dengan visi misi Bupati & Wakil Bupati Purworejo yaitu BERSERI dan misi Pitulungan. Smoga masyarakat Kabupaten Purworejo dapat terlindungi, khususnya perempuan dan anak dapat terhindar dari kekerasan. Jika masyarakat sudah terlindungi dari tindak kekerasan, maka akan berdampak pada kesejahteraan yang meningkat.
” Dan jangan lupa, jika ada kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, segera laporkan ke UPT PPA (Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak) DPPPAPMD Kabupaten Purworejo agar segera ditangani. Kami di Dinas juga mempunyai inovasi berupa Layanan Si Komo Papa yang artinya : Layanan Edukasi, Konseling, Mobil Perlindungan Perempuan dan Anak. Jadi jika di tingkat desa atau kecamatan, masyarakat membutuhkan konsultasi, edukasi dan kehadiran kami, maka dengan senang hati kami akan datang ke lokasi yang diminta tersebut. Dan layanan dari kami gratis tidak dipungut biaya,” tegas Laksana Sakti dengan gamblang.
Dia menambahkan bahwa perlindungan perempuan dan anak itu menjadi kewajiban bersama. Baik itu pemerintah sebagai regulator maupun masyarakat sebagai pihak yang bersentuhan langsung dengan tetangga, diharapkan bisa memberikan sosialisasi dan juga bisa melakukan pencegahan, serta segera melaporkan jika terjadi kekerasan terhadap perempuan dan anak. Terkadang orang menganggap bahwa KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga) itu menjadi wilayah privat, padahal tidak. KDRT menjadi wilayah umum, dan apabila mendengar dan atau melihat KDRT bisa langsung melaporkan ke aparatur negara atau bahkan ke APH (Aparat Penegak Hukum).
” Harapan kami, jika terjadi kekerasan terhadap perempuan dan anak diselesaikan secara berjenjang dulu di tingkat RT, RW, atau Desa. Hal ini untuk meminimalisir supaya tidak berkembang luas ke masyarakat. Karena kalau sudah berkembang luas apalagi melalui Media Sosial, maka akan menjadi sulit penanganannya. Misalnya kita sudah menangani dengan baik, namun jika masih ada yang memberitakan, maka akan menjadi repot,” pungkas Laksana Sakti di penghujung wawancara dengan Media Online seputarnusantara.com (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | TRACKBACK |
Silakan Mengisi Komentar
You must be logged in to post a comment.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Pulihkan Pembelajaran Pascagempa di Manggarai, PT. Telkom (Persero) Menghadirkan Fasilitas Belajar dan Konektivitas Digital. Perkuat Kapasitas Guru dan Dukung Pemulihan Siswa Melalui Pendampingan serta Fasilitas Pembelajaran yang Aman dan Suportif
- Inovasi Si Komo Papa Dinas DPPPAPMD Kabupaten Purworejo. Perlindungan Perempuan dan Anak Menjadi Tanggungjawab Bersama. Masyarakat Harus Ikut Berperan Aktif Dalam Melindungi Perempuan dan Anak
- Rutan Kelas IIB Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Memperkuat Hak Baca dan Literasi bagi WBP (Warga Binaan Pemasyarakatan) Melalui Sinergi dengan Perpustakaan Daerah Kabupaten Purworejo
- Komjen Pol. Suyudi Ario Seto Disetujui Menjadi Kapolri Menggantikan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo
- RUPSLB (Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa) PT. Telkom (Persero) 2026 Setujui Spin-Off InfraCo dan Perubahan Pengurus, RUPSLB Tunjuk Direktur Utama Baru Perseroan
- InfraNexia dan CCSI-KD Kembangkan SKKL SUB-2, Dorong Kesiapan Infrastruktur Hadapi Pertumbuhan Trafik Data. Langkah TelkomGroup Untuk Perkuat Infrastruktur Jaringan Antar Daerah Sekaligus Menopang Peningkatan Layanan Digital di Indonesia
- Direktur Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo (Ketua Kejora) : Reuni Akbar SMPN 2 sebagai Ajang Silaturahmi, Konsolidasi dan Memperkuat Lobby Pusat & Daerah. Ekspansi Jaringan Air Minum Direncanakan ke Wilayah Batalyon TP dan Kecamatan Gebang
- GoZero% Goes to Klangon, PT. Telkom (Persero) Membangun Ekosistem Keberlanjutan Berbasis Konservasi dan Pemberdayaan Masyarakat. Hadirkan Rangkaian Aksi Lingkungan dan Fasilitas Pendukung Untuk Membangun Praktik Keberlanjutan di Tingkat Masyarakat
- Warga Sumberdadap Jawa Timur Sebut Sambatan dan Rewang Masih Jalan Sampai Sekarang. Hal ini Disampaikan oleh Warga Saat Acara Sosialisasi 4 Pilar MPR RI bersama DR. Heru Tjahjono
- Sekretaris DPRD Kabupaten Purworejo Sampaikan bahwa Raperda APBD Kabupaten Purworejo Tahun Anggaran 2027 Sudah Bisa Mulai Dibahas oleh AKD (Alat Kelengkapan Dewan)
- Menkomdigi Kunjungi Kantor Telin Milik Telkom di Los Angeles- AS, Dorong Ekosistem Digital Indonesia Go Global. Pemerintah Dukung Transformasi Telin Dalam Memperkuat Kehadiran Digital Indonesia di Pasar Internasional
- Hadir di FEKDI x IFSE 2026, Telkom Solution Dukung Ekosistem Ekonomi dan Keuangan Digital Indonesia. Menghadirkan Solusi Digital yang Terintegrasi Untuk Memperkuat Konektivitas, Efisiensi, Keamanan, dan Inklusivitas Layanan Keuangan
- Temui Gubernur Banten, Telkom Akses Dorong Penguatan dan Penataan Infrastruktur Digital. Dorong Kolaborasi Pemerintah dan Industri Untuk Mendukung Pengembangan Konektivitas dan Jaringan Telekomunikasi di Banten
- The Telkom Hub Mencapai Net Zero Emisi, 66 Lokasi PoP Telkom Menggunakan 21% Energi Terbarukan. Perkuat Langkah Dekarbonisasi TelkomGroup Melalui Pemanfaatan Energi Terbarukan, REC, dan SPE GRK
- Mengusung Tema ‘Polantas Presisi Mengabdi Untuk Negeri’ Satuan Lalu Lintas Polres Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Rayakan Hari Jadi ke- 71 dengan Berbagai Rangkaian Kegiatan
- Cegah Gangguan Kamtib (Keamanan dan Ketertiban), Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Gandeng BNN dan Polri dengan Menggelar Penggeledahan dan Tes Urine
- Bersama Danantara, TelkomGroup Siapkan Infrastruktur Data Center Menuju Sovereign AI Indonesia. NeutraDC Mantapkan Rencana Pengembangan AI Data Center hingga 1 GW Guna Mendukung Pemerataan Kapabilitas Komputasi Nasional
- Lomba Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Jenjang SMP Tingkat Kabupaten Purworejo Tahun 2026 Untuk Lestarikan Bahasa Jawa. Peserta Lomba Diharapkan Harumkan Nama Purworejo di Tingkat Provinsi Jawa Tengah
- TelkomGroup dan China Unicom Menjalin Kemitraan Strategis untuk Memperkuat Ekosistem Digital Indonesia. Kemitraan ini Menggabungkan Kapabilitas Infrastruktur dan Pemahaman Pasar TelkomGroup dengan Jaringan Global China Unicom yang Melayani Lebih dari 1,2 Miliar Pengguna di Dunia
- Peringati Hari Sungai dan World Cleanup Day, TelkomGroup Angkut 5,1 Ton Sampah dari Kali Krukut. Bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, TelkomGroup Melibatkan Karyawan dan Masyarakat Setempat Dalam Aksi Bersih Perairan di Sekitar The Telkom Hub