Dr. Anthon Sihombing : Banyak Importir Sapi Hidup Australia Tidak Profesional

Dr. Capt. Anthon Sihombing, M. Sc. (baju putih), Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Golkar
Jakarta. Seputar Nusantara. Pemerintah Indonesia memutuskan untuk kembali membuka kran impor sapi Australia, sebanyak 180 ribu ekor. Keputusan ini disambut baik oleh pemerintah Australia, namun merupakan kabar buruk bagi peternak sapi lokal.
Meskipun demikian, dibukanya kembali impor sapi hidup Australia merupakan kabar buruk bagi peternak sapi lokal, apalagi sejak pemerintah memberlakukan bea masuk 0 persen. Sebelumnya, pemerintah mencatat populasi sapi sekitar 13 juta ekor sehingga masih harus mengimpor.
Belakangan, Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan sensus sapi pasca larangan impor diberlakukan. Hasilnya, BPS mencatat populasi sapi lokal sekitar 16,2 juta ekor dan jumlah ini sebetulnya memenuhi kebutuhan sapi potong dalam negeri.
Menurut Dr. Capt. Anthon Sihombing, M. Sc., Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, bahwa harga daging sapi sekarang ini sudah naik puluhan ribu/ kg. Tetapi ironisnya, justru Australia membuka RPH (Rumah Pemotongan Hewan) di Palembang, ini sebagai bukti bahwa Australia sudah menggurui Indonesia. Dan Banyak Importir Sapi Hidup Australia Yang Tidak Profesional.
” Masalah impor sapi hidup dari Australia, Pemerintah sudah mengambil keputusan secara sepihak tanpa musyawarah dengan DPR. Seharusnya pemerintah minta persetujuan DPR terlebih dahulu mengenai masalah impor sapi bakalan dari Australia ini,” ungkap Anthon Sihombing kepada seputarnusantara.com di Gedung Nusantara 1 DPR RI- Jakarta, pada Senin 25 Juli 2011.
” Importir sapi bakalan Australia ada sekitar 51 perusahaan, tetapi dari 51 perusahaan importir tersebut hanya dimiliki oleh 15 orang saja. Importir tersebut tidak punya gudang dan tempat yang layak. Ada indikasi manipulasi data dan permainan dokumen. Masalah impor sapi bakalan ini jangan lagi ditutup- tutupi, jangan ada lagi permainan- permainan dokumen,” imbuh Politisi Partai Golkar ini.
Menurutnya, sekarang ini ada pesanan- pesanan dari luar negeri. Walaupun harus diadakan impor sapi bakalan dari Australia, tetapi jangan sampai kepentingan nasional dan bangsa Indonesia hilang.
” Sentra- sentra sapi di Indonesia ada di Provinsi Bali, Nusa Tenggara Barat, Aceh dan Nusa Tenggara Timur. Importir sapi bakalan Australia harus menyertakan sapi- sapi unggulan yang dikombain dengan sapi lokal sebagai pembibitan. Ini agar sapi Indonesia mempunyai perkembangan yang bagus dengan bibit unggul,” tegas Anthon Sihombing.
Anthon Sihombing memaparkan, kalau hanya sebatas karena mau Puasa Ramadhan dan Lebaran, mungkin tidak masalah. Tetapi mengapa pemerintah tidak bisa mengendalikan masalah daging sapi tersebut. Kementerian pertanian jangan hanya mengurusi sapi saja, karena masalah daging sapi itu merupakan bagian kecil dari tugas dan kerja Kementerian Pertanian.
Disamping itu, lanjut Anthon Sihombing, Kementerian Pertanian juga harus mengambil langkah- langkah yang kongkrit. Katanya stok beras nasional sudah cukup, tetapi ternyata masih impor. Presiden juga harus mampu mengendalikan kenaikan harga- harga pangan, apalagi menjelang Puasa Ramadhan dan Lebaran. Pemerintah jangan hanya melihat kalangan atas saja, tetapi lihatlah rakyat kalangan bawah.
” Menurut catatan BPS (Badan Pusat Statistik), sekarang ini rakyat miskin di Indonesia berkurang. Tapi menurut saya, rakyat miskin di Indonesia itu berkurang hanya di kota- kota saja, tetapi di pedesaan dan pelosok- pelosok tanah air, rakyat miskin justru bertambah dan meningkat,” pungkas Dr. Capt. Anthon Sihombing, M. Sc., dipenghujung wawancara. ( Aziz )
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Telkom Akses Kerahkan Lebih Dari 20 Ribu Teknisi Untuk Jaga Kualitas Jaringan Jelang Hari Raya Idul Fitri. Posko Terintegrasi, Kesiapan Logistik, dan Penguatan Koordinasi Operasional Dilakukan Untuk Memastikan Layanan Telekomunikasi Tetap Prima
- Mudik Nyaman Bersama BUMN dan Danantara Tahun 2026 : TelkomGroup Melepas Ribuan Pemudik Rayakan Lebaran di Kampung Halaman. Dukung Kelancaran Mobilitas Melalui 27 Bus Ramah Lingkungan dan 3 Kapal Laut serta Pastikan Keandalan Jaringan Selama Periode Idul Fitri
- Rutan Kelas IIB Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Mengusulkan Sebanyak 123 Narapidana Terima Remisi Hari Raya Idul Fitri 1447 H/ 2026 M
- Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Desa Kauman, Heru Tjahjono Soroti Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Telkom Bangun Masa Depan Ekonomi Inklusif Lewat Pendampingan dan Pemberdayaan Perempuan Penggerak UMKM. Program Pembinaan Telkom Membuka Peluang Bagi Pelaku Usaha Perempuan Untuk Tumbuh dan Memperluas Pasar di Era Digital
- TelkomGroup dan Huawei Teken MoU Strategis Untuk Memperkuat Infrastruktur Digital dan Ekosistem Data Center. Bersama NeutraDC, Kolaborasi ini Membuka Peluang Pengembangan Ekosistem Data Center, Cloud, serta Penguatan Kapabilitas Teknologi dan Talenta Digital
- Sosialisasi Empat Pilar MPR di Tulungagung, DR. Heru Tjahjono Tekankan Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Kolaborasi TelkomGroup dan Komdigi Jaga Keandalan Layanan dan Infrastruktur Jaringan Nasional Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Tingkatkan Kapasitas Jaringan hingga 60,7 Tbps dan Operasikan Posko SIAGA RAFI dengan Dukungan Sebanyak 13.700 Personel
- TelkomGroup Gandeng F5 Hadirkan Solusi AI-Secure Connectivity Melalui Data Center Untuk Ekosistem Digital Indonesia. Integrasikan Kapabilitas Data Center dan Security Berbasis AI Guna Menghadirkan Managed Services Yang Andal Untuk Mendukung Transformasi Digital
- Satu Tahun Danantara Indonesia : Memperkuat Fondasi Untuk Masa Depan Generasi Indonesia. Transformasi TelkomGroup Untuk Terus Meningkatkan Nilai, dari Penguatan Tata Kelola hingga Kontribusi Nyata Bagi Masyarakat
- PDAM Tirta Perwitasari Purworejo Selenggarakan Acara Buka Puasa Bersama dan Ramah Tamah dengan Awak Media dan LSM se- Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah
- Fokus Eksekusi Strategi TLKM 30, Telkom Dorong Penguatan Fundamental dan Tata Kelola Perusahaan. Peningkatan Disiplin Operasional, Penataan Portofolio, dan Pembentukan Strategic Holding Menjadi Fondasi Untuk Menciptakan Valuasi Bisnis Yang Lebih Tinggi
- TelkomMetra Lakukan Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Siap Masuki Fase Pertumbuhan Baru ke Kancah Regional dibawah Fullerton Health. Langkah Divestasi Strategis Guna Memperkuat Fundamental TelkomGroup Sebagai Holding Utama dan Fokus Pada Core Business Telekomunikasi dan Digital
- PT. Telkom (Persero) Gelar GoZero% Innovation Festival, Dorong Solusi Nyata Pengelolaan Limbah. Wadah inovasi ESG Karyawan di Seluruh Telkom Regional Untuk Menghadirkan Solusi Yang Aplikatif dan Berkelanjutan
- Menapak 4 Tahun, NeutraDC Kokohkan Fondasi Digital Ecosystem Hub. Memperluas Kapasitas Infrastruktur AI-Ready dan Konektivitas Regional Untuk Mendukung Posisi Indonesia Dalam Ekosistem Digital Asia Pasifik
- CEO TelkomGroup Tinjau Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Digital Jelang Hari Raya Idul Fitri. Rangkaian Kegiatan TelkomGroup Siaga RAFI 2026 Turut Salurkan Bantuan Sosial Senilai Rp 2 Miliar
- Telkomgroup Melalui Mitratel dan AALTO Melanjutkan Kolaborasi Strategis Dalam Pengembangan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia. Eksplorasi Konektivitas non-Terestrial Untuk Memperluas Jangkauan dan Meningkatkan Keandalan Jaringan Nasional
- Mudik Gratis Idul Fitri Tahun 2026 : Telkom Mulai Buka Pendaftaran, Siapkan 27 Bus dan 3 Rute Kapal Laut Untuk Pemudik. Pendaftaran Dibuka Tanggal 3 Maret 2026 melalui laman resmi https://mudik2026.telkomgroup.id/
- Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Menekankan Agar Masyarakat Hati- hati dan Waspada terhadap Potensi Terjadinya Kebakaran
- Finnet Milik PT. Telkom (Persero) dan KP2MI Perkuat Sinergi Digitalisasi Layanan Bagi Pekerja Migran Indonesia. Kolaborasi Strategis Perluas Inklusi Keuangan dan Perkuat Ekosistem Pembayaran Digital Nasional