Theresia Pardede dan Venna Melinda Kunjungi Sekolah Anak Jalanan

Dari kiri ke kanan : Venna Melinda, Ingrid Kansil dan Tere
Jakarta. Seputar Nusantara. “Senyum, Indonesia!”
“…pendidikan adalah daya upaya untuk menumbuhkan budi pekerti (kekuatan batin, karakter),
pikiran, dan tubuh anak. Bagian-bagian itu tidak boleh dipisahkan agar kita dapat memajukan
kesempurnaan hidup anak-anak kita…” (Ki Hajar Dewantara).
Pada hari Jumat, 29 Juli 2011, Kartini Fraksi Partai Demokrat, Venna Melinda, SE dan Theresia E.E. Pardede, S.Sos yang biasa dipanggil Venna dan Tere, mengunjungi Sekolah Anak Jalanan (SAJA) di Jalan Petak Asem No. 2 Rt 007 Rw Penjaringan, Jakarta Utara, ditemani oleh seorang penyanyi cilik bernama Dara. Selain ingin berbagi senyum keceriaan dan rasa syukur dalam rangka hari ulang tahun Venna, kehadiran mereka disini juga bertujuan untuk melihat lebih dekat seperti apa akses pendidikan yang anak-anak jalanan terima selama ini.
Sebagaimana disebutkan dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 pasal 28 C dan 31, setiap orang berhak mengembangkan diri dengan pendidikan sebagai akses, tak terkecuali anak-anak jalanan sekalipun. Pendidikan dengan berbagai bentuknya,
baik berupa pendidikan formal, non formal maupun informal, adalah hak mereka.
Mereka juga memiliki kesempatan yang sama untuk bisa menjadi manusia berkarakter, menggapai cita dan menyongsong masa depannya dengan senyum bahagia, meski anak-anak jalanan ini kerap mengecap kerasnya hidup. Bermacam cara telah dilakukan oleh mereka yang peduli. Kehadiran Sekolah Anak Jalanan (SAJA), yang diprakarsai oleh Reinhard Hutabarat dan beberapa guru lainnya dari Universitas Negeri Jakarta, merupakan setetes embun penyejuk bagi dahaga ilmu pengetahuan anak-anak Indonesia yang tidak beruntung ini.
Didirikan sejak tahun 2001, lembaga pendidikan non formal ini memiliki visi membentuk anak didik menjadi anak yang mandiri. SAJA menampung dua kelas pendidikan, yakni untuk kelas usia TK dan usia SD. Untuk kelas usia TK, saat ini ada 35 anak dengan program pembelajaran mengikuti kurikulum nasional. Sementara kelas SD diisi 71 anak dengan materi pelajaran Matematika, Bahasa Inggris, Keterampilan (Menari, Mengarang Cerita,
dan Bermain Musik).
Gordon Shaw (1996), profesor peneliti musik dari Californa University menilai bahwa kecerdasan emosional sangat dipengaruhi oleh rangsangan musik. Musik sebagai medium pembelajaran telah terbukti mampu memberi dampak positif terhadap manusia, terutama menjadi stimulan keseimbangan aspek kognitif dan kecerdasan emosional.
Tere, seniman wakil rakyat yang bertugas di Komisi X DPR-RI -membidangi Pendidikan, Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga ini lantas mengingatkan pentingnya sumbangsih musik dalam membentuk karakter, bahkan nasionalisme seorang anak.
” Sedih memang. Negeri ini kian defisit lagu anak berkualitas. Rendahnya kesadaran sosial para pelaku industri musik dalam memastikan supply lagu anak juga turut menyebabkan lagu anak yang bermakna semakin minim ditemukan. Harusnya industri jangan cuma cekoki masyarakat dengan lagu-lagu untuk kebutuhan komersil semata. Anak-anak juga harus tetap diberi pilihan lagu anak yang tepat,” ujar Tere, Politisi Partai Demokrat ini.
Kegelisahan itulah yang mendorong Tere tetap aktif mencipta lagu, terutama lagu anak. Bersama penyanyi cilik Dara, yang sebelumnya juga menyanyikan lagu Tere, “Tiga Kata Ajaib”, anak-anak jalanan di SAJA dihibur dengan single terbaru Dara berjudul “Senyum, Indonesia!”. Lagu sederhana yang menceritakan nilai keramahtamahan bangsa Indonesia, dibalut alunan
nada-nada angklung, sebagai upaya preservasi nilai budaya bangsa untuk generasi muda.
” Angklung sudah diakui oleh UNESCO sebagai Representative List of Intangible World Heritage of Indonesia pada Oktober 2010 lalu. Tugas kita sekarang melestarikannya,” imbuh Tere.
Dalam kesempatan yang bertepatan dengan jadwal masa reses IV tahun sidang 2010-2011 DPR RI ini, Venna yang kini bertugas di Komisi I dan juga membidangi Media dan Komunikasi menambahkan, pendidikan harus dilaksanakan dengan semangat anti-bullying, tanpa ada kekerasan. Ini harus jadi perhatian penuh tidak hanya bagi seluruh pendidik, tapi juga media
massa terutama televisi.
” Televisi itu kan punya fungsi tidak hanya sebagai media hiburan, tapi juga informasi dan edukasi. Sudah selayaknyalah para pelaku media memperhatikan konten tayang edukatif bagi anak,” kata Venna.
Dilanjutkannya, hal ini penting mengingat karakteristik jangkauan media
televisi, yang mampu mencapai daerah paling pelosok sekalipun. Tayangan televisi harusnya menjadi alat belajar terutama bagi kelompok masyarakat yang tak tersentuh oleh pendidikan formal.
Venna dan Tere juga berharap, kunjungan ini mampu memberi perspektif positif bagi masyarakat. Bahwa masih ada kepedulian dari para wakil rakyat kalangan pelaku seni bagi mereka yang marjinal. Bagaimanapun, pendidikan itu kunci untuk mengubah nasib suatu bangsa. Diperlukan kesadaran dan kepedulian semua pihak, dimana pemerintah, masyarakat dan sektor swasta bersinergi bergandeng tangan, untuk memastikan pendidikan anak-anak
Indonesia, agar mereka memiliki karakter yang tangguh dan bersiap menyongsong masa depan yang lebih baik untuk kemajuan negeri ini. Senyum, Indonesia! ( Aziz )
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Laporan Keuangan PT. Telkom (Persero) Semester I 2026 : Akselerasi Transformasi TLKM 30 : Pendapatan, EBITDA, dan Laba Bersih Normalisasi Telkom Tumbuh Kuat di Paruh Pertama 2026. Pendapatan Konsolidasi Meningkat 3,9% YoY, EBITDA Naik 3,8% YoY, Sementara Laba Bersih Normalisasi Tumbuh 6,2% YoY
- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo- Jawa Tengah Gelar Forum Rencana Kerja Perubahan Tahun 2026 dan Forum Rencana Kerja Tahun 2027 Untuk Memperkuat Sinergi Perencanaan Pembangunan Pendidikan dan Kebudayaan
- Komitmen Membangun Talenta Berkelanjutan Antar Telkom Raih Lestari Award 2026. Program People Development Plan Telkom Membangun Ekosistem Pengembangan Talenta Untuk Melahirkan Future-Ready Digital Leaders
- PT. Telkom (Persero) Gelar Forum Kolaborasi Nasional Untuk Memperkuat Kesiapan Post-Quantum Cryptography. Dorong Implementasi PQC di Indonesia Melalui Sinergi Pemerintah, Industri, Akademisi, dan Lembaga Strategis
- Kejaksaan Negeri dan DPRD Kabupaten Purworejo Digeruduk Pendemo Tuntut Penuntasan Kasus Korupsi Mini Zoo Yang Rugikan Uang Negara Rp 6,5 Miliar
- Perkuat Peran Penggiat Budaya di Masa Transformasi, PT. Telkom (Persero) Kembali Gelar Culture Festival TelkomGroup 2026. Bangun Ketangguhan Organisasi Melalui Budaya Yang Adaptif dan Relevan di Tengah Perubahan
- TelkomGroup, Nongsa Digital Park, dan BW Digital Perkuat Gerbang Digital Indonesia Melalui Sistem Kabel Laut NCC. Kolaborasi Strategis Untuk Memperkuat Posisi Batam Sebagai Hub Digital Yang Menghubungkan Indonesia-Singapura ke Pasar Global
- Lomba Burung Berkicau di Purworejo yang Memperebutkan Bupati Cup Digelar Sangat Meriah, Peserta dari Berbagai Kabupaten turut Meriahkan Lomba Para Pecinta Burung tersebut
- Lewat AIcosystem, Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional di InnoVibes 2026. Sinergi Lintas Sektor dan Inovasi Berkelanjutan Menjadi Fondasi Percepatan AI Sovereignty di Indonesia
- Pembangunan 2 Gedung Pemerintahan oleh Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) Kabupaten Purworejo- Jawa Tengah Harus Tepat Waktu, Tepat Mutu dan Tepat Manfaat
- Telkom CorpU Dorong Transformasi Talenta Melalui Forum CorpU Association Insight. Forum Kolaborasi Lintas Organisasi Untuk Memperkuat Ekosistem Pengembangan Talenta Melalui Pembelajaran Adaptif dan Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI)
- Sekretaris DPRD Kabupaten Purworejo Tegaskan Bahwa Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kabupaten Purworejo Tahun Anggaran 2027 Sesuai Dengan Ketentuan Peraturan Pemerintah dan Akan Selesai Tepat Waktu
- Kantor Pemadam Kebakaran Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Telah Selamatkan 29 Rumah dan Industri Yang Terbakar Selama 1 Semester Tahun 2026. Penyelamatan Non Kebakaran Juga Intensif Dilaksanakan Untuk Membantu Masyarakat Yang Membutuhkan
- PT. Telkom (Persero) Perkuat Ekosistem Talenta Digital dan Inovasi Global Melalui Kolaborasi Telkom University–National University of Singapore. Langkah Strategis Dalam Membangun Pipeline Talenta Digital Berkelas Dunia Melalui Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Inovasi Lintas Negara
- 61 Tahun Telkom Indonesia, Gelorakan Semangat Transformasi Digital Nasional. Semarak Puncak Perayaan HUT Telkom, Hadirkan Gerakan Digital Bagi UMKM Hingga Kompetisi AI Untuk Kreator Lokal
- PT. Telkom (Persero) Tuntaskan Streamlining 10 Entitas, Percepat Transformasi Menuju Strategic Holding. Bagian dari Langkah Akselerasi Eksekusi Strategi TLKM 30 Untuk Membangun Struktur Organisasi yang Lebih Ramping, Efisien, dan Bernilai Tinggi
- Telkom Perkuat Transformasi Digital UMKM di Wilayah 3T Melalui Program Rural Youth AI Facilitator. Dengan Memberdayakan Talenta Muda Lokal, Program TJSL Telkom Mendorong Literasi Digital UMKM di Papua Barat Daya
- Telkom Akses Tingkatkan Kompetensi SDM Digital di Wilayah 3T Melalui Program CSR Fiber Academy. Perkuat Pendidikan Vokasi Melalui Fasilitas Laboratorium Fiber Optik dan Sertifikasi Kompetensi Bagi Guru SMK
- 6 Tahun Innovillage, Telkom Cetak Ribuan Inovator Muda dari 22 Provinsi. Lebih dari 10.664 Talenta Digital Muda Berpartisipasi Ciptakan Inovasi Sosial dan Teknologi Berkelanjutan
- Hadirkan Explorise Q2 2026, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Akselerasi Kolaborasi Startup dan Enterprise Untuk Ciptakan Sinergi Bisnis Lintas Sektor. Ajang Business Matchmaking Sebagai Upaya Perluas Akses Startup Terhadap Pelanggan, Mitra Strategis, dan Peluang Pertumbuhan Bisnis