{"id":1850,"date":"2010-04-15T14:36:56","date_gmt":"2010-04-15T14:36:56","guid":{"rendered":"http:\/\/seputarnusantara.com\/?p=1850"},"modified":"2010-04-15T14:52:40","modified_gmt":"2010-04-15T14:52:40","slug":"saadduddin-bupati-yang-sederhana","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seputarnusantara.com\/?p=1850","title":{"rendered":"Sa&#8217;aduddin, Bupati Yang Sederhana"},"content":{"rendered":"<p><strong><a href=\"http:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2010\/04\/Saaduddin.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft size-full wp-image-1851\" style=\"border: 2px solid black; margin: 9px;\" title=\"Sa'aduddin\" src=\"http:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2010\/04\/Saaduddin.jpg\" alt=\"Sa'aduddin\" width=\"180\" height=\"180\" srcset=\"https:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2010\/04\/Saaduddin.jpg 200w, https:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2010\/04\/Saaduddin-150x150.jpg 150w\" sizes=\"auto, (max-width: 180px) 100vw, 180px\" \/><\/a>Jakarta. Seputar Nusantara.<\/strong> Sederhana. Itulah prinsip utama Sa&#8217;aduddin. Orang nomor satu di  Kabupaten Bekasi ini ke mana-mana kerap tampil seadanya. Kedua kakinya  sangat jarang berbalut sepatu kulit mengkilat. Ditambah lagi, sikap  cueknya terhadap aturan protokoler yang serba formil.<br \/>\nBanyak  peristiwa unik dari sikap santai serta jauh dari protokoler yang  dilakoni Sa&#8217;aduddin. Salah satunya ketika melakukan kunjungan kerja ke  salah satu kecamatan. Dia diam-diam duduk di sebuah warung kopi tak jauh  dari lokasi acara tujuannya. Dia tersenyum geli saat mendengar obrolan  beberapa pengunjung warung kopi itu.<!--more--><\/p>\n<p>&#8220;Mereka bertanya-tanya, kok  bupatinya nggak datang-datang ya,&#8221; ungkap Sa&#8217;aduddin saat berbicara  dengan detikcom, Kamis (15\/4\/2010).<\/p>\n<p>Bapak dari 8 anak ini mengaku  dirinya tidak anti protokoler yang serba resmi. Dia hanya ingin tidak  terlalu formil saat bertemu warganya. Sebab dengan demikian, dia bisa  mendengar dan melihat lebih dekat kondisi warganya.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau kita  jauh, warga tentunya ya juga jauh. Ukuran sukses juga tidak dinilai dari  harta atau jabatan, tapi bagaimana saya bisa siap melayani dan  memberikan yang terbaik bagi warga masyarakat sepanjang jabatan saya  ini,&#8221; ujar Sa&#8217;aduddin.<\/p>\n<p>Sejak memimpin Kabupaten Bekasi,  penyandang gelar doktor ini telah melakukan berbagai terobosan. Untuk  urusan pendidikan, dia menggratiskan biaya pendidikan mulai tingkat SD  hingga SMP. Tunjangan bagi kesejahteraan para guru pun tak luput  diberikan.<br \/>\nLayanan kesehatan masyarakat pun menjadi perhatiannya.  Termasuk di antaranya mengupayakan peningkatan pelayanan rumah sakit di  Kabupaten Bekasi dengan meningkatkan kelas plus ketersediaan peralatan.<\/p>\n<p>Demikian  pula dengan sektor ekonomi. Sa&#8217;adudin tengah gencar melakukan  optimalisasi sumber penerimaan serta merevisi beberapa regulasi terkait  retribusi daerah. Dia juga menggiring pihak swasta agar terlibat dalam  proses pembangunan.<\/p>\n<p>&#8220;Keterlibatan pihak swasta dalam pembangunan  sangat strategis. Terlebih jumlah pengangguran terbuka di Kabupaten  Bekasi mencapai lebih dari 143 ribu orang,&#8221; tutur Sa&#8217;aduddin.<\/p>\n<p>Diakui  Sa&#8217;aduddin, menarik minat swasta untuk melakukan investasi di  wilayahnya bukan perkara sepele. Sebab, para investor butuh kepastian  hukum dan iklim yang kondusif. Terutama masalah birokrasi dan perizinan  usaha yang berbelit-belit. Untuk itulah, Pemkab Bekasi berniat  menerapkan pelayanan perizinan satu atap.<\/p>\n<p>&#8220;Ke depan, layanan  perizinan ini akan kita tingkatkan statusnya menjadi sebuah badan,&#8221;  terang Sa\u2019duddin.<\/p>\n<p>Di akhir cerita, Sa&#8217;aduddin mengaku mempunyai 3  doa utama yang selalu dilafalkan setiap hari. Pertama, dirinya selalu  berdoa agar bisa menjalani hidup dengan ikhlas. Kedua, dia berdoa agar  dirinya selalu istiqomah.<\/p>\n<p>&#8220;Yang terakhir adalah bagaimana saya  ini nanti dapat meninggal dalam kondisi beriman dan khusnul khotimah,&#8221;  ungkapnya. ( dtc )<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta. Seputar Nusantara. Sederhana. Itulah prinsip utama Sa&#8217;aduddin. Orang nomor satu di Kabupaten Bekasi ini ke mana-mana kerap tampil seadanya. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[23],"tags":[],"class_list":["post-1850","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-tokoh"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1850","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1850"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1850\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1860,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1850\/revisions\/1860"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1850"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1850"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1850"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}