{"id":2019,"date":"2010-05-03T14:19:59","date_gmt":"2010-05-03T14:19:59","guid":{"rendered":"http:\/\/seputarnusantara.com\/?p=2019"},"modified":"2010-05-03T14:19:59","modified_gmt":"2010-05-03T14:19:59","slug":"harta-karun-5-dinasti-akan-dilelang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seputarnusantara.com\/?p=2019","title":{"rendered":"Harta Karun &#8220;5 Dinasti&#8221; Akan Dilelang"},"content":{"rendered":"<p><strong><a href=\"http:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2010\/05\/harta-karun1.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft size-full wp-image-2020\" style=\"border: 2px solid black; margin: 9px;\" title=\"harta-karun\" src=\"http:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2010\/05\/harta-karun1.jpg\" alt=\"harta-karun\" width=\"170\" height=\"152\" \/><\/a>Jakarta. Seputar Nusantara.<\/strong> Pemerintah Indonesia punya hajat besar pada Rabu 5 Mei 2010. Melalui  Panitia Nasional Pengangkatan dan Pemanfaatan Benda Berharga asal Muatan  Kapal yang Tenggelam (PANNAS BMKT), pemerintah akan melelang harta  karun &#8216;5 Dinasti China&#8217; dari abad X. Salah satu pihak yang tertarik  mengikuti lelang adalah Museum Nasional Singapura. &#8220;Sudah ada  beberapa pihak yang menghubungi,&#8221; kata Pelaksana Tugas Direktur Kelautan  Pesisir dan Pulau-pulau Kecil Sudirman Saad ditemui <strong><\/strong>di kantornya, Jl Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Senin (3\/5\/2010).<br \/>\n<!--more--><br \/>\nSelain  Museum Nasional Singapura, mereka yang melirik adalah Universitas  Nasional Singapura, PT Johnson Indonesia, Hotel Borobudur, Adinur D Naro  mewakili peminat dari Hongkong, Beijing, Malaysia dan Jepang.<\/p>\n<p>&#8220;Selain  itu ada juga Ir Budi yang mewakili Himpunan Keramik Indonesia, Tugu  Hotel dan beberapa pribadi seperti Sukiat Ria, Sugiharto dan pihak dari  Ersnt &amp; Young,&#8221; beber Sudirman.<\/p>\n<p>Kementerian Kelautan dan  Perikanan menyebut harta karun yang dilelang merupakan salah satu  penemuan terbesar artefak bawah laut atau BMKT yang diangkat dari  perairan Laut Jawa, utara Cirebon, Indonesia (BMKT Cirebon).<\/p>\n<p>Dari  kapal karam tersebut didapatkan ribuan artefak yang sangat langka dan  sangat berharga, merepresentasikan keramik kualitas terbaik dari Cina  abad ke X (Yue Mise Wares), aneka glass dan Rock Crystal dari Timur  Tengah dan koleksi berharga lainnya seperti kepingan atau perhiasan  emas, perak batu-batu mulia.<\/p>\n<p>Siaran pers Kementerian KP  menjelaskan, secara keseluruhan BMKT Cirebon meliputi sekitar 271 ribu  keping, menjadikannya sebagai salah satu penemuan artefak terbesar.  Faktor-faktor utama membuat penemuan kapal karam dan muatannya dari abad  ke X ini sangat berharga di antaranya:<\/p>\n<p>1. Penemuan koleksi  artefak berkualitas tinggi dari era China\u2019s Five Dynasties yang belum  pernah ditemukan sebelumnya;<\/p>\n<p>2. Penemuan jenis-jenis artefak  Glass yang berasal dari SASANIAN Empires &amp; Rock Crystal berkualitas  tinggi dari Fatimid Dynasty, yang keseluruhannya berasal dari Afrika dan  Timur Tengah;<\/p>\n<p>3. Nilai historis dan arkeologis. Hasil  observasi dan penelitian menunjukkan bahwa penemuan tersebut memiliki  nilai historis dan budaya yang sangat penting, mengungkapkan bukti-bukti  arkeologis rangkaian distribusi atau jalur perdagangan serta kunjungan  kenegaraan dari suatu negara sahabat ke kerajaan di Indonesia pada masa  itu.<\/p>\n<p>Atas dasar pertimbangan eratnya hubungan koleksi artefak  dengan sejarah san budaya pada masa itu, maka diputuskan pelelangan BMKT  Cirebon dilakukan dalam satu paket (satu lot).<\/p>\n<p>Pengangkatan BMKT  Cirebon dilaksanakan oleh PT Paradigma Putra Sejahtera (PPS)  bekerjasama dengan COSMIX Underwater Research Ltd (Cosmix), dari  Perairan Laut Jawa sekitar 70 mil sebelah utara Cirebon pada koordinat  05LS dan 108 BT pada tahun 2004 \u2013 2005, berdasarkan izin Pemerintah  Republik Indonesia.<\/p>\n<p>Proses pengangkatan BMKT tersebut telah  menggunakan metode arkeologis yang memenuhi standar internasional,  dilaksanakan oleh tenaga-tenaga yang berpengalaman baik asing maupun  lokal dengan mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan yang  berlaku di Indonesia. Terhadap hasil pengangkatan tersebut juga telah  dilakukan pendataan, identifikasi dan konservasi (desalinasi).  Pengendalian dan pengawasan kegiatan survei, pengangkatan dan perawatan  dilakukan oleh PANNAS BMKT selaku penyelenggara pengelolaan BMKT.<\/p>\n<p>Dari  kegiatan pengangkatan tersebut berhasil digali data dan informasi  arkeologis dari kapal dan muatannya. Berdasarkan observasi dan  penelitian oleh para ahli, PANNAS BMKT telah menerbitkan buku dengan  judul \u201cKapal Karam Abad ke-10\u201d. Diharapkan penemuan tersebut akan  mendorong penelitian-penelitian lebih lanjut. Di samping itu telah  dilakukan pemilihan jenis-jenis BMKT tertentu yang dianggap penting bagi  sejarah, kebudayaan dan ilmu pengetahuan bangsa Indonesia dan  ditetapkan sebagai milik negara.<\/p>\n<p>Pelelangan BMKT Cirebon akan  dilaksanakan di Jakarta pada tanggal 5 Mei 2010 melalui Kantor Piutang  Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta III. ( dtc )<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta. Seputar Nusantara. Pemerintah Indonesia punya hajat besar pada Rabu 5 Mei 2010. Melalui Panitia Nasional Pengangkatan dan Pemanfaatan Benda [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[17],"tags":[],"class_list":["post-2019","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-budaya"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2019","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2019"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2019\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2022,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2019\/revisions\/2022"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2019"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2019"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2019"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}