{"id":21561,"date":"2014-01-29T21:22:56","date_gmt":"2014-01-29T14:22:56","guid":{"rendered":"http:\/\/seputarnusantara.com\/?p=21561"},"modified":"2014-01-29T21:22:56","modified_gmt":"2014-01-29T14:22:56","slug":"solusi-atasi-macet-di-ibukota-8","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seputarnusantara.com\/?p=21561","title":{"rendered":"Solusi Atasi Macet di Ibukota"},"content":{"rendered":"<p>Kemacetan di Jakarta sudah menimbulkan berbagai dampak. Dampak     kemacetan di Jakarta sangat dirasakan oleh masyarakat. Dampak kemacetan     di Jakarta juga sangat merugikan rakyat.<\/p>\n<p>Salah satu cara untuk mengatasi kemacetan di Jakarta memberlakukan     sistem genap dan ganjil plat nomor mobil. Misal, pada hari Senin yang     boleh melintas di Jakarta adalah mobil yang berplat Nomor ganjil pada     ujungnya.<\/p>\n<p>Kemudian pada hari Selasa yang boleh melintas dijalanan Ibukota     Jakarta adalah mobil berplat Nomor genap. Demikian seterusnya, sehari     berplat ganjil, sehari kemudian berplat genap.<\/p>\n<p>Kalau jumlah mobil yang melintas Jakarta sekarang ini dalam sehari     misalkan 100 ribu, maka jika sistem genap dan ganjil diberlakukan,     paling tidak sekitar 50% akan terkurangi. Artinya dalam sehari hanya 50     ribu mobil saja.<\/p>\n<p>Saya optimis dengan pemberlakuan sistem genap dan ganjil ini akan     mengurai kemacetan di Jakarta. Sebab, penyebab kemacetan bukanlah motor     atau angkutan umum, tetapi mobil pribadi yang menjamur di Ibukota     Jakarta. (Aziz)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kemacetan di Jakarta sudah menimbulkan berbagai dampak. Dampak kemacetan di Jakarta sangat dirasakan oleh masyarakat. Dampak kemacetan di Jakarta juga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[40],"tags":[],"class_list":["post-21561","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-suara-anda"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21561","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=21561"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21561\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21563,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21561\/revisions\/21563"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=21561"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=21561"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=21561"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}