{"id":2166,"date":"2010-05-17T15:00:43","date_gmt":"2010-05-17T15:00:43","guid":{"rendered":"http:\/\/seputarnusantara.com\/?p=2166"},"modified":"2010-05-17T15:00:43","modified_gmt":"2010-05-17T15:00:43","slug":"8-fakta-yang-bisa-menyeret-nunun-nurbaeti-ke-persidangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seputarnusantara.com\/?p=2166","title":{"rendered":"8 Fakta Yang Bisa Menyeret Nunun Nurbaeti ke Persidangan"},"content":{"rendered":"<p><strong><a href=\"http:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2010\/05\/nunun-n.jpeg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft size-medium wp-image-2167\" style=\"border: 2px solid black; margin: 9px;\" title=\"nunun n\" src=\"http:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2010\/05\/nunun-n-228x300.jpg\" alt=\"nunun n\" width=\"160\" height=\"210\" srcset=\"https:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2010\/05\/nunun-n-228x300.jpg 228w, https:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2010\/05\/nunun-n.jpeg 250w\" sizes=\"auto, (max-width: 160px) 100vw, 160px\" \/><\/a>Jakarta. Seputar Nusantara.<\/strong> Nunun Nurbaeti masih bisa dibawa ke pengadilan terkait kasus dugaan  suap pemilihan Deputi Gubernur Senior (DGS) Bank Indonesia (BI) tahun  2004. Sejumlah keterangan saksi dan bukti-bukti bisa dipakai untuk  menjerat sosialita yang mengaku menjalani perawatan sakit lupa berat di  Singapura ini. Hal ini diungkapkan Andi Bachtiar, salah satu  anggota majelis hakim terdakwa Hamka Yandhu dalam <em>dissenting opinion<\/em> (perbedaan pendapat) yang disampaikan dia dalam pembacaan vonis di  Pengadilan Tipikor, Jl Rasuna Said, Jakarta, Senin (17\/5\/2010).<br \/>\n<!--more--><br \/>\n&#8220;Setidaknya  ada delapan bukti berdasarkan fakta-fakta di persidangan yang bisa  menyeret Nunun sebagai pelaku bersama-sama Hamka Yandhu,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Andi  mengatakan, bukti pertama adalah fakta bahwa kantor PT Wahana Esa  Sejati di Jalan Riau No 21 Menteng, adalah kantor atau tempat Nunun  Nurbaetie.<\/p>\n<p>Kedua, bahwa almarhum Azhar Muchlis (anggota Fraksi  Partai Golkar) telah mengajak terdakwa Hamka Yandhu menerima empat  amplop berisi cek perjalanan di alamat tersebut.Ketiga, menurut  keterangan Hamka Yandhu, dirinya melihat foto Nunun Nurbaetie di kantor  tersebut.<\/p>\n<p>Keempat, salah seorang saksi yakni supir Hamka, Ali  Sadikin membenarkan dia mengantarkan Azhar Muchlis dan majikannya ke  alamat kantor tersebut.<\/p>\n<p>Kelima, saksi Ahmad Hakim Safari MJ alias  Arie Malangjudo mengakui benar dirinya yang menyerahkan seluruh amplop  berisi cek perjalanan kepada Azhar Muchlis bersama Hamka di kantor Nunun  Nurbaetie.<\/p>\n<p>Keenam, Arie Malangjudo menyatakan bungkusan itu  diserahkan atas suruhan Nunun Nurbaetie sebagai ucapan terima kasih  kepada anggota DPR.<\/p>\n<p>Ketujuh, Arie Malangjudo menyatakan bungkusan  berisi cek perjalanan yang diserahkan kepada Azhar Muchlis bersama  terdakwa atas suruhan Nunun. Begitu pula dengan cek untuk FPDIP, FPPP,  Fraksi TNI\/Polri juga atas suruhan Nunun.<\/p>\n<p>Untuk FPDIP diberikan  di resto Bebek Bali, FPPP di Hotel Atlet Century Park, untuk Fraksi  TNI\/Polri di kantor PT Wahana Esa Sejati, juga atas perintah Nunun.<\/p>\n<p>Kedelapan,  Sekretaris Nunun, Sumarni, pernah mengaku diminta untuk mencairkan cek  Rp 1 miliar. Majelis Hakim berkeyakinan pencairan cek tersebut atas  perintah Nunun Nurbaetie. Mengingat Sumarni adalah sekretaris Nunun.<\/p>\n<p>Andi  yakin, kedelapan fakta di persidangan ini bisa menjerat Nunun ke  persidangan. Sebelumnya Andi juga menyampaikan pendapat yang berbeda  dengan anggota majelis hakim lainnya soal peran Nunun dalam kasus suap  pemilihan DGS BI.<\/p>\n<p>Andi berpendapat, sosialita itu bisa dijerat  pasal turut serta melakukan (pasal 55 KUHP) karena terbukti menyuruh  Arie Malangjudo memberikan cek ke anggota DPR. Nunun bisa disidang  secara in absentia.<\/p>\n<p>&#8220;Pengadilan <em>in absentia<\/em> bisa digelar  bila bukti cukup,&#8221; katanya. (dtc)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta. Seputar Nusantara. Nunun Nurbaeti masih bisa dibawa ke pengadilan terkait kasus dugaan suap pemilihan Deputi Gubernur Senior (DGS) Bank [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8],"tags":[],"class_list":["post-2166","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-hukum"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2166","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2166"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2166\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2168,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2166\/revisions\/2168"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2166"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2166"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2166"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}