{"id":2408,"date":"2010-06-07T12:38:30","date_gmt":"2010-06-07T12:38:30","guid":{"rendered":"http:\/\/seputarnusantara.com\/?p=2408"},"modified":"2010-06-07T12:38:30","modified_gmt":"2010-06-07T12:38:30","slug":"pencabulan-di-angkutan-umum","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seputarnusantara.com\/?p=2408","title":{"rendered":"Pencabulan di Angkutan Umum"},"content":{"rendered":"<p><strong><a href=\"http:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2010\/06\/angkutan.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft size-medium wp-image-2409\" style=\"border: 2px solid black; margin: 9px;\" title=\"angkutan\" src=\"http:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2010\/06\/angkutan-300x225.jpg\" alt=\"angkutan\" width=\"210\" height=\"158\" srcset=\"https:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2010\/06\/angkutan-300x225.jpg 300w, https:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2010\/06\/angkutan.jpg 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 210px) 100vw, 210px\" \/><\/a>Jakarta<\/strong>.<strong> Seputar Nusantara.<\/strong> Modus yang digunakan para pencabul di angkutan umum bermacam-macam. Bahkan ada yang nekat onani. Diceritakan Yetty Zahari, ada penumpang pria yang sebelum bermasturbasi di bus, sempat menunjukkan uang Rp 200 ribu.<br \/>\nKisah ini berlangsung pada 3 tahun lalu. Saat itu Yetty naik bus Patas 2 menuju kawasan UKI dan duduk di belakang sopir. Tidak lama kemudian, datang seorang pria bertopi yang tiba-tiba mengeluarkan uang Rp 200 ribu sambil memamerkannya pada Yetty.<br \/>\n<!--more--><br \/>\n&#8220;Pada saat itu saya sempat melirik dan bertanya dalam hati kenapa dia mengeluarkan duitnya, kenapa nggak takut dirampok preman dll. Kira-kira Rp 200 ribuan,&#8221; kata Yetty kepada <strong>detikcom<\/strong>, Senin (7\/7\/2010).<\/p>\n<p>Tidak lama kemudian, tangan pria tersebut mulai bergerak. Awalnya, Yetty mengira pria tersebut normal-normal saja.<\/p>\n<p>&#8220;Makin lama saya perhatikan ternyata dia melakukan onani di sebelah saya dan ditutup oleh topinya,&#8221; lanjut Yetty.<\/p>\n<p>Pembaca detikcom lainnya, Amie Chris Bambang juga pernah mengalami kisah yang hampir sama. Kadang ada pria yang menggesek-gesekkan alat kelamin di bahu, ada yang berpura-pura tidur tapi jarinya &#8216;bermain&#8217; di payudara hingga pria yang membawa tas tapi jari-jarinya mengelus-ngelus paha.<\/p>\n<p>&#8220;Ada juga sampai ke titik yang bikin aku kaget, ada seorang bapak-bapak onani di dalam bus dengan enjoynya di kerumunan orang, tapi kebanyakan sekitarnya para wanita. Yang aku bikin heran kenapa pada saat saya maki-maki orang tersebut tidak ada satu orang laki-laki yang lain membela saya?&#8221; sesalnya.<\/p>\n<p>Diana Kusuma punya kisah lain. Cerita pencabulan yang pernah ia saksikan terjadi pada seorang pria.\u00a0 Laki-laki yang diduga gay tersebut membawa tas ransel besar untuk menutupi tangannya agar bisa menjamah ke bagian-bagian yang sangat pribadi tetangganya.<\/p>\n<p>&#8220;Sejak saat itu saya selalu waspada terhadap siapa pun, laki-laki dan perempuan, apa pun penampilannya,&#8221; kata Diana. (dtc)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta. Seputar Nusantara. Modus yang digunakan para pencabul di angkutan umum bermacam-macam. Bahkan ada yang nekat onani. Diceritakan Yetty Zahari, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[15],"tags":[],"class_list":["post-2408","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sosial"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2408","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2408"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2408\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2410,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2408\/revisions\/2410"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2408"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2408"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2408"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}