{"id":27219,"date":"2015-03-18T19:32:43","date_gmt":"2015-03-18T12:32:43","guid":{"rendered":"http:\/\/seputarnusantara.com\/?p=27219"},"modified":"2015-03-18T19:33:15","modified_gmt":"2015-03-18T12:33:15","slug":"kejagung-tangkap-eks-bupati-sintang-kalimantan-barat-buronan-korupsi-dana-reboisasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seputarnusantara.com\/?p=27219","title":{"rendered":"Kejagung Tangkap Eks Bupati Sintang- Kalbar Buronan Korupsi Dana Reboisasi"},"content":{"rendered":"<p><strong>Jakarta. Seputar Nusantara.<\/strong> Tim Intelijen Kejaksaan Agung menangkap bekas Bupati Sintang, Kalimantan Barat, Elyakim Simon Djalil. Elyakim merupakan buronan perkara korupsi penyalahgunaan dana provisi sumber daya hutan dan dana reboisasi.<\/p>\n<p>Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Tony Spontana mengatakan, penangkapan dilakukan hari Selasa (17\/3\/2015) di Jl Sungai Raya Dalam Komplek Permata Khatulistiwa, Pontianak, Kalbar.<\/p>\n<p>Perkara Elyakim sudah diputus di tingkat Mahkamah Agung dengan putusan hukuman 2 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsidair 4 bulan kurungan. Dalam perkara korupsi dana kehutanan di Pemkab Sintang, negara mengalami kerugian Rp 77,34 miliar dan USD 5,094 juta.<\/p>\n<p>Selain menangkap Elyakim, tim Kejagung dan Kejari Sintang menangkap Mikhail Abeng dan Kasius Sudarsono, buronan kasus korupsi dana otonomi daerah (Otda).<\/p>\n<p>Mikhail yang juga mantan Ketua DPRD Sintang ini ditangkap di Komplek Alex Griya II, Parit Haji Husein II, Kelurahan Bangkabelitung Barat, Kecamatan Pontianak Tenggara pada Jumat (13\/3). Sedangkan Kasius, mantan anggota DPRD Sintang ditangkap pada keesokan harinya.<\/p>\n<p>Keduanya terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi yang merugikan keuangan negara Rp 2,3 miliar. Mikhail dan Kasius dihukum penjara 1 tahun penjara dan denda Rp 50 juta subsidair 6 bulan kurungan. (dtc\/Aziz)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta. Seputar Nusantara. Tim Intelijen Kejaksaan Agung menangkap bekas Bupati Sintang, Kalimantan Barat, Elyakim Simon Djalil. Elyakim merupakan buronan perkara [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":42,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-27219","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-headline"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/27219","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/42"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=27219"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/27219\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27222,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/27219\/revisions\/27222"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=27219"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=27219"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=27219"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}