{"id":2735,"date":"2010-07-05T16:17:08","date_gmt":"2010-07-05T16:17:08","guid":{"rendered":"http:\/\/seputarnusantara.com\/?p=2735"},"modified":"2010-07-05T16:17:08","modified_gmt":"2010-07-05T16:17:08","slug":"korupsi-bank-jawa-barat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seputarnusantara.com\/?p=2735","title":{"rendered":"Korupsi Bank Jawa Barat"},"content":{"rendered":"<p><strong>Jakarta. Seputar Nusantara. <\/strong>Mantan Kepala Kantor Pemeriksaan dan Penyidikan Pajak Bandung, Edi Setiadi dituntut 12 tahun penjara. Edi dianggap terbukti telah mengurangi jumlah pajak yang seharusnya dibayar oleh Bank Jabar. &quot;Meminta majelis untuk menghukum terdakwa selama 12 tahun,&quot; kata jaksa penuntut umum Hadianto saat membacakan tuntutannya di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (5\/7\/2010). Selain hukuman badan, Edi juga dituntut untuk membayar denda sebesar Rp 200 juta subsider 6 bulan. Tidak ada hal yang meringankan di dalam berkas Edi. Jaksa menilai Edi selalu berbelit-belit dalam memberikan keterangan. Edi juga dinilai berusaha mempengaruhi saksi lain agar bisa meringankan hukumannya.<!--more--><\/p>\n<p>Edi dianggap terbukti melanggar pasal 12 huruf a UU No 31 Tahun 1999 yang telah diubah menjadi UU No 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.<\/p>\n<p>Edi diduga menerima hadiah Rp 2,55 miliar sebagai imbalan pengurangan jumlah pajak yang harus dibayarkan Bank Jabar. Uang itu disebut sebagai &#8216;biaya konsultasi&#8217; dari Dirut Bank Jabar Umar Sjarifuddin.<\/p>\n<p>Edi setuju menurunkan jumlah kewajiban pajak kurang bayar menjadi Rp 7,27 miliar dari jumlah seharusnya Rp 51,80 miliar. Edi ditahan di Rutan Cipinang sejak 20 Januari 2010. (dtc\/Aziz)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta. Seputar Nusantara. Mantan Kepala Kantor Pemeriksaan dan Penyidikan Pajak Bandung, Edi Setiadi dituntut 12 tahun penjara. Edi dianggap terbukti [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8],"tags":[],"class_list":["post-2735","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-hukum"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2735","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2735"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2735\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2735"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2735"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2735"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}