{"id":29169,"date":"2015-07-23T14:16:09","date_gmt":"2015-07-23T07:16:09","guid":{"rendered":"http:\/\/seputarnusantara.com\/?p=29169"},"modified":"2015-07-23T14:16:09","modified_gmt":"2015-07-23T07:16:09","slug":"sisa-300-ribu-kendaraan-yang-belum-melintas-balik-melalui-jawa-barat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seputarnusantara.com\/?p=29169","title":{"rendered":"Sisa 300 Ribu Kendaraan Yang Belum Melintas Balik Melalui Jawa Barat"},"content":{"rendered":"<p><strong>Bandung. Seputar Nusantara<\/strong>. Sebanyak 300 ribu kendaraan roda dua dan roda empat pemudik masih belum melintas kembali dalam arus balik mudik. Mereka diperkirakan secara berangsur akan kembali hingga Sabtu (25\/7\/2015).<\/p>\n<p>Hal itu dikatakan Kepala Dinas Perhubungan Jabar Deddy Taufik saat ditemui dalam acara Halal Bihalal di halaman parkir barat Gedung Sate, Kamis (23\/7\/2015).<\/p>\n<p>&#8220;Dibandingkan tahun lalu arus mudik tahun ini turun. Namun ada kenaikan di H-2 di jalur selatan dan juga peningkatan di H+2 sebesar 3,8 persen,&#8221; ujar Dedi.<\/p>\n<p>Berdasarkan data yang dimiliki Dishub dari traffic count disebutkan bahwa tercatat hingga Rabu (22\/7\/2015) malam masih ada sisa 300 ribu kendaraan pemudik yang belum melintas kembali melalui jalur utara, tengah maupun selatan Jabar.<\/p>\n<p>&#8220;Yang mudik dan kembali kan harus seimbang. Berdasarkan data masih ada 300 ribu kendaraan yang belum kembali. Diperkirakan sampai Sabtu nanti masih akan terus melintas,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Jumlah 300 ribu kendaraan tersebut 60 persen didominasi dengan kendaraan roda dua. Menurut hitungan rata-rata untuk arus balik, setiap jamnya melintas 3.200 kendaraan.<\/p>\n<p>&#8220;Yang penting enggak macet lah,&#8221; tuturnya. (dtc\/Aziz)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandung. Seputar Nusantara. Sebanyak 300 ribu kendaraan roda dua dan roda empat pemudik masih belum melintas kembali dalam arus balik [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":42,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-29169","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-headline"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/29169","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/42"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=29169"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/29169\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":29171,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/29169\/revisions\/29171"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=29169"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=29169"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=29169"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}