{"id":29323,"date":"2015-08-06T15:47:29","date_gmt":"2015-08-06T08:47:29","guid":{"rendered":"http:\/\/seputarnusantara.com\/?p=29323"},"modified":"2015-08-06T15:47:29","modified_gmt":"2015-08-06T08:47:29","slug":"taufiqulhadi-pasal-penghinaan-presiden-kepala-negara-harus-dilindungi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seputarnusantara.com\/?p=29323","title":{"rendered":"Taufiqulhadi : Pasal Penghinaan Presiden, Kepala Negara Harus Dilindungi"},"content":{"rendered":"<p><strong>Jakarta. Seputar Nusantara<\/strong>. Pengajuan revisi KUHP yang diajukan oleh Pemerintahan Jokowi melalui  Menkumham ke DPR terdapat Pasal Penghinaan Kepada Presiden. Hal ini mendapat berbagai tanggapan dari berbagai pihak.<\/p>\n<p>Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Drs. T. Taufiqulhadi, M.Si., menyatakan bahwa putusan MK terdahulu tidak memilah-milah berkaitan dengan pasal penghinaan Presiden, baik itu Presiden sebagai Kepala Negara maupun secara personal. Namun demikian seorang kepala negara harus dilindungi.<\/p>\n<p>\u201cTidak mungkin seorang kepala negara dapat dihina seenaknya,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, secara prinsip, Taufiq memandang perlu akan adanya pasal tentang penghinaan ini. Hal demikian dimaksudkan untuk menghormati dan menghargai sebagai presiden, baik sebagai kepala negara maupun kepala pemerintahan. <\/p>\n<p>Taufiq menambahkan, Komisi III DPR nantinya akan membahas khusus mengenai pasal penghinaan Presiden yang merupakan masukan dari Menkumham. Menurutnya, pasal-pasal terkait hal tersebut harus jelas.<\/p>\n<p>\u201c Kategori penghinaan seperti apa, baik itu sebagai kepala negara maupun pribadi agar tidak menimbulkan multi tafsir,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Sebelumnya, Ketua Komisi III DPR RI Aziz Syamsuddin menyatakan akan menolak usulan pemerintah yang ingin menghidupkan kembali pasal larangan tersebut, karena telah ditolak oleh MK dalam statementnya di beberapa media. <strong>(Aziz)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta. Seputar Nusantara. Pengajuan revisi KUHP yang diajukan oleh Pemerintahan Jokowi melalui Menkumham ke DPR terdapat Pasal Penghinaan Kepada Presiden. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":42,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-29323","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-headline"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/29323","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/42"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=29323"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/29323\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":29325,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/29323\/revisions\/29325"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=29323"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=29323"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=29323"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}