{"id":30769,"date":"2015-11-02T13:48:22","date_gmt":"2015-11-02T06:48:22","guid":{"rendered":"http:\/\/seputarnusantara.com\/?p=30769"},"modified":"2015-11-02T13:49:30","modified_gmt":"2015-11-02T06:49:30","slug":"saksi-sebut-mantan-anggota-komisi-viii-dpr-minta-fee-untuk-urus-pemondokan-haji","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seputarnusantara.com\/?p=30769","title":{"rendered":"Saksi: Mantan Anggota Komisi VIII DPR Minta Fee Untuk Urus Pemondokan Haji"},"content":{"rendered":"<p><strong>Jakarta. Seputar Nusantara<\/strong>. Bekas staf honorer KJRI Jeddah, Hasanuddin Asmat alias Hasan Ompong alias Acang mengaku sebagai salah satu calo pemondokan untuk jemaah Haji Indonesia. <\/p>\n<p>Acang menyebut ada &#8216;bantuan&#8217; dari mantan <strong>Anggota Komisi VIII DPR RI RI dari Fraksi Partai Demokrat, Nurul Iman Mustofa<\/strong> untuk mengurus jatah pemondokan Haji tahun 2012- 2013.<\/p>\n<p>&#8221; Betul (sebagai calo perumahan) di Madinah, Makkah (sejak) 2012- 2013,&#8221; kata Acang saat bersaksi dalam sidang lanjutan Suryadharma Ali di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (2\/11\/2015).<\/p>\n<p>Acang mengaku mendapat bantual dari Nurul Iman Mustofa sehingga mendapat jatah untuk pemondokan Haji. Atas jasa Nurul Iman, Acang pun kemudian diminta memberikan uang.<\/p>\n<p>&#8221; Saya berikan 400 ribu Riyal atau USD 106 ribu (kepada Nurul Iman),&#8221; kata Acang.<\/p>\n<p>Acang juga menyebut dirinya membiayai perjalanan Umroh untuk Nurul Iman dan 11 anggota keluarganya. Untuk pengurusan Umroh tersebut, Acang mengaku menerima fee sebesar 25 persen per jemaah.<\/p>\n<p>&#8221; Dapat, 25 persen per- jemaah sesuai kontraknya,&#8221; ucap Acang.<\/p>\n<p>Acang secara blak-blakan menyebut praktek percaloan sudah menjadi hal yang lumrah saat musim Haji. Dia menyebut telah memasukkan 5 majmuah atau pemondokan untuk jemaah haji.<\/p>\n<p>&#8221; Itu sudah umum (soal fee untuk calo). Tapi tidak tentu, umumnya 50 sampai 25. Kalau di Makkah 20 di Madinah 25 (per jemaah),&#8221; ungkap Acang. (dtc\/Aziz)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta. Seputar Nusantara. Bekas staf honorer KJRI Jeddah, Hasanuddin Asmat alias Hasan Ompong alias Acang mengaku sebagai salah satu calo [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":42,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-30769","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-headline"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/30769","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/42"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=30769"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/30769\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":30773,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/30769\/revisions\/30773"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=30769"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=30769"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=30769"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}