{"id":31411,"date":"2015-12-17T15:33:31","date_gmt":"2015-12-17T08:33:31","guid":{"rendered":"http:\/\/seputarnusantara.com\/?p=31411"},"modified":"2015-12-17T15:34:02","modified_gmt":"2015-12-17T08:34:02","slug":"setya-novanto-mundur-kejaksaan-agung-tetap-usut-papa-minta-saham","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seputarnusantara.com\/?p=31411","title":{"rendered":"Setya Novanto Mundur, Kejaksaan Agung Tetap Usut Kasus &#8216;Papa Minta Saham&#8217;"},"content":{"rendered":"<p><strong>Jakarta. Seputar Nusantara<\/strong>. Kejaksaan Agung terus melanjutkan proses penyelidikan pemufakatan jahat &#8216;Papa Minta Saham&#8217;. <\/p>\n<p>Hasil sidang MKD dinilai menyoal etika, bukan menyelesaikan masalah hukum.<\/p>\n<p>&#8220;Bapak Jaksa Agung katakan itu dua hal berbeda, yang satu ranah etik, satu ranah hukum. Kami ranah hukum, tentu kami terus lanjut proses penyelidikan perkara ini,&#8221; ujar Dir Dik Pidsus, Fadil Zumhana di gedung Jampidsus, Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Kamis (17\/12\/2015).<\/p>\n<p>Namun, lanjut dia, meski Setya Novanto telah mundur sebagai Ketua DPR, bukan berarti pihaknya akan langsung memanggilnya.<\/p>\n<p>&#8220;Bukan, nanti gini proses penyelidikan itu kita langsungkan saat ini yang kita panggil. Mungkin yang bersangkutan sibuk penyelidik berupaya mendatangi tapi kalau bisa datang kesini kita tunggu,&#8221; sambungnya.<\/p>\n<p>Fadil mengatakan meski telah ada keputusan hasil sidang MKD. Hal itu tidak menjadi soal dalam penyelidikan &#8216;Papa Minta Saham&#8217;.<\/p>\n<p>&#8220;Saya  tidak ada kaitan dengan MKD, sehingga saya dalam proses penyelidikan sebagaimana Kitab Hukum Pindana, itu yang kita patuhi. Nggak ada persulit, kita berjalan normal aja siapapun dimata hukum sama,&#8221; paparnya.<\/p>\n<p>Fadil menunggu hasil evaluasi dari proses penyelidikan jadi penyidikan. Oleh karena itu pihaknya masih mengumpulkan bukti dan keterangan.<\/p>\n<p>&#8220;Kita lihat, kami akan evaluasi sampai saat ini kami masih terus mengumpulkan bahan keterangan ya dan dokumen terkait.&#8221; pungkasnya. (dtc\/Aziz)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta. Seputar Nusantara. Kejaksaan Agung terus melanjutkan proses penyelidikan pemufakatan jahat &#8216;Papa Minta Saham&#8217;. Hasil sidang MKD dinilai menyoal etika, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":42,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-31411","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-headline"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/31411","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/42"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=31411"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/31411\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":31414,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/31411\/revisions\/31414"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=31411"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=31411"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=31411"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}