{"id":32816,"date":"2016-04-22T14:26:29","date_gmt":"2016-04-22T07:26:29","guid":{"rendered":"http:\/\/seputarnusantara.com\/?p=32816"},"modified":"2016-04-22T14:26:29","modified_gmt":"2016-04-22T07:26:29","slug":"syarief-alkadrie-dpr-harus-pulihkan-nama-baik-perancang-lambang-garuda","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seputarnusantara.com\/?p=32816","title":{"rendered":"Syarief Alkadrie : DPR Harus Pulihkan Nama Baik Perancang Lambang Garuda"},"content":{"rendered":"<p><strong>Jakarta. Seputar Nusantara<\/strong>. Saat ini, Garuda Pancasila sebagai lambang negara Indonesia bisa kita jumpai di mana-mana. <\/p>\n<p>Ketika memasuki kantor pemerintahan, gedung sekolah dan berbagai bangunan lain, Garuda Pancasila terpampang gagah diapit foto resmi presiden dan wakil presiden. <\/p>\n<p>Tak heran jika saat ini semua orang begitu akrab dengan simbol yang terinspirasi burung rajawali itu. <\/p>\n<p>Pertanyaannya adalah, siapa yang menyusun dan membuat lambang negara itu?<\/p>\n<p><strong>Sekretaris Fraksi Partai NasDem DPR RI H. Syarief Abdullah Alkadrie, SH., MH.<\/strong>, menyatakan, sejarah harus diluruskan. <\/p>\n<p>Pernyataan itu disampaikannya saat membuka seminar bertajuk <strong>&#8221; Meluruskan Sejarah Sultan Hamid II, Sang Perancang Lambang Negara Republik Indonesia : Garuda Pancasila&#8221;.<\/strong> <\/p>\n<p>Dalam seminar yang diselenggarakan di Ruang Rapat KK I DPR RI itu, dia menegaskan, seminar itu diadakan berbasis sejarah, bukan karena faktor emosional atau ikatan-ikatan lainnya.<\/p>\n<p>\u201c Sejarah harus dibuktikan, bukan untuk dihapus atau dilupakan. Inilah kesempatan untuk menggali dan meluruskan sejarah,\u201d tegas Syarief Alkadrie, yang <\/p>\n<p>Pernyataan Syarif cukup beralasan, mengingat figur perancang lambang negara Indonesia itu hinga kini terkesan dilupakan. Padahal, menurutnya, sang perancang adalah seorang yang sangat berperan terhadap eksistensi NKRI. Bukan sekadar merancang lambang negara, dia juga seorang pejuang kemerdekaan dari Pontianak, bernama Syarif Abdul Hamid Alkadrie. Pada masa hidupnya, dia menjabat sebagai Sultan Pontianak dengan gelar Sultan Hamid II.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta. Seputar Nusantara. Saat ini, Garuda Pancasila sebagai lambang negara Indonesia bisa kita jumpai di mana-mana. Ketika memasuki kantor pemerintahan, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":42,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-32816","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-headline"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/32816","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/42"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=32816"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/32816\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":32818,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/32816\/revisions\/32818"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=32816"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=32816"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=32816"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}