{"id":32974,"date":"2016-05-04T14:55:51","date_gmt":"2016-05-04T07:55:51","guid":{"rendered":"http:\/\/seputarnusantara.com\/?p=32974"},"modified":"2016-05-04T14:55:51","modified_gmt":"2016-05-04T07:55:51","slug":"wapres-jusuf-kalla-tegaskan-buronan-korupsi-di-luar-negeri-terus-dikejar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seputarnusantara.com\/?p=32974","title":{"rendered":"Wapres Jusuf Kalla Tegaskan Buronan Korupsi di Luar Negeri Terus Dikejar"},"content":{"rendered":"<p><strong>Jakarta. Seputar Nusantara<\/strong>. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menegaskan bahwa aparat penegak hukum terus melakukan pengejaran terhadap buronan perkara korupsi yang berada di luar negeri. <\/p>\n<p>Penangkapan buronan dilakukan dengan kerjasama Interpol juga otoritas negara-negara yang jadi tempat persembunyian para koruptor.<\/p>\n<p>&#8221; Tetap diusahakan apakah lewat negara masing-masing, lewat Interpol, lewat kerja sama ekstradisi,&#8221; ujar Jusuf Kalla di Kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (4\/5\/2016).<\/p>\n<p>Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso sebelumnya menyebut masih ada 33 buronan di luar negeri yang masih dalam pengejaran. <\/p>\n<p>Pengejaran menurut Sutiyoso, tidak hanya untuk mengembalikan kerugian keuangan negara akibat korupsi tapi juga menjaga kewibawaan negara.<\/p>\n<p>Sedangkan Jaksa Agung M Prasetyo menyebut penangkapan terpidana kasus BLBI Samadikun Hartono menjadi &#8216;vitamin&#8217; untuk memburu buronan lainnya. <\/p>\n<p>&#8221; Kelas ini jadi tambahan vitamin untuk memburu buronan lain di luar negeri,&#8221; ujarnya, Kamis (21\/4).<\/p>\n<p>Perburuan menurutnya tidak mudah dilakukan karena banyak buronan yang memiliki kekuatan finansial, pengaruh serta kekuasaan. <\/p>\n<p>Untuk pengejaran napi korupsi, Kejagung memang memiliki Tim Pemburu Koruptor yang juga melibatkan BIN, Polri dan instansi lain. (Aziz)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta. Seputar Nusantara. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menegaskan bahwa aparat penegak hukum terus melakukan pengejaran terhadap buronan perkara korupsi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":42,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-32974","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-headline"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/32974","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/42"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=32974"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/32974\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":32976,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/32974\/revisions\/32976"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=32974"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=32974"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=32974"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}