{"id":33069,"date":"2016-05-12T14:34:32","date_gmt":"2016-05-12T07:34:32","guid":{"rendered":"http:\/\/seputarnusantara.com\/?p=33069"},"modified":"2016-05-12T14:34:32","modified_gmt":"2016-05-12T07:34:32","slug":"bpk-temukan-kunker-fiktif-anggota-dpr-ri-kerugian-negara-hampir-1-triliun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seputarnusantara.com\/?p=33069","title":{"rendered":"BPK Temukan Kunker Fiktif Anggota DPR RI, Kerugian Negara Hampir 1 Triliun"},"content":{"rendered":"<p><strong>Jakarta. Seputar Nusantara<\/strong>. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan dugaan kunjungan kerja (kunker) fiktif anggota DPR RI.<\/p>\n<p>Potensi kerugian negara dari dugaan kunker fiktif Anggota DPR RI itu mencapai Rp 945 miliar lebih.<\/p>\n<p>Soal dugaan kunker fiktif ini terungkap dari inisiatif yang dilakukan Fraksi PDI Perjuangan DPR RI. PDI Perjuangan meminta anggotanya membuat laporan hasil kunker dan kunjungan di masa reses.<\/p>\n<p>&#8221; BPK melakukan audit terhadap DPR, lalu menemukan sejumlah kekurangan terkait kunjungan kerja anggota dewan,&#8221; kata Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Hendrawan Supratikno kepada wartawan, Kamis (12\/5\/2016).<\/p>\n<p>Dugaan kunker fiktif DPR RI ini berlaku untuk seluruh Fraksi, bukan hanya PDI Perjuangan. Namun PDI Perjuangan berinisiatif untuk menagih laporan kunker anggotanya.<\/p>\n<p>PDI Perjuangan mendapatkan informasi dari Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR soal hasil audit BPK itu. Dalam suratnya kepada fraksi- fraksi DPR, Setjen DPR menginformasikan tentang diragukannya keterjadian kunjungan kerja anggota DPR dalam melaksanakan tugasnya, sehingga potensi kerugian negara mencapai Rp 945.465.000.000.<\/p>\n<p>PDI Perjuangan lalu berinisiatif menagih laporan kerja anggota fraksinya. Setiap anggota, setelah melakukan kunjungan, baik itu kunjungan reses ataupun ke luar negeri, wajib menyetorkan laporan secara mendetail disertai bukti-bukti kunjungan. <strong>(Aziz)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta. Seputar Nusantara. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan dugaan kunjungan kerja (kunker) fiktif anggota DPR RI. Potensi kerugian negara dari [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":42,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-33069","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-headline"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/33069","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/42"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=33069"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/33069\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33071,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/33069\/revisions\/33071"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=33069"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=33069"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=33069"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}