{"id":33514,"date":"2016-06-06T13:52:56","date_gmt":"2016-06-06T06:52:56","guid":{"rendered":"http:\/\/seputarnusantara.com\/?p=33514"},"modified":"2016-06-06T13:52:56","modified_gmt":"2016-06-06T06:52:56","slug":"komisi-xi-dpr-pertanyakan-dana-tax-amnesty-masuk-di-rapbn-p-2016","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seputarnusantara.com\/?p=33514","title":{"rendered":"Komisi XI DPR Pertanyakan Dana Tax Amnesty Masuk di RAPBN- P 2016"},"content":{"rendered":"<p><strong>Jakarta. Seputar Nusantara<\/strong>. Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI sedang membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2016.<\/p>\n<p>Dalam rancangan yang disampaikannya, Pemerintah telah memasukkan dana hasil penerapan kebijakan pengampunan pajak dalam struktur Anggaran Pendapatan Negara. <\/p>\n<p>Hal tersebut menimbulkan pertanyaan dari anggota DPR.<\/p>\n<p>&#8221; Dalam APBNP 2016 itu saya baca sudah memasukkan asumsi adanya dana hasil kebijakan tax amnesty. Memang seberapa besar sih, sampai sudah bisa dimasukkan,&#8221; kata <strong>Melkias Marcus Mekeng, Anggota Komisi XI DPR Ri dari Fraksi Parta Golkar<\/strong> dalam rapat di DPR, Jakarta, Senin 6 Juni 2016.<\/p>\n<p>Pertanyaan Mekeng didasarkan pada aturan terkait tax amnesty yang juga masih dibahas di DPR.<\/p>\n<p>&#8221; Memang secepat apa aturan pengampunan pajak ini bisa memberikan dampak?&#8221; tanya dia.<\/p>\n<p>Ia kemudian menanyakan, apakah Pemerintah dalam hal ini Menteri Keuangan sudah memiliki daftar nama orang yang akan menarik dananya kembali ke dalam negeri.<\/p>\n<p>&#8221; Kenapa bapak bisa memasukkan angka ini? Memang bapak sudah pegang daftar yang mau masukkan uangnya? Memang sudah pasti mereka akan masukkan dananya?&#8221; pungkas dia. <strong>(Aziz)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta. Seputar Nusantara. Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI sedang membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":42,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-33514","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-headline"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/33514","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/42"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=33514"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/33514\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33516,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/33514\/revisions\/33516"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=33514"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=33514"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=33514"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}