{"id":33625,"date":"2016-06-13T13:53:31","date_gmt":"2016-06-13T06:53:31","guid":{"rendered":"http:\/\/seputarnusantara.com\/?p=33625"},"modified":"2016-06-13T13:53:31","modified_gmt":"2016-06-13T06:53:31","slug":"prananda-paloh-kami-dukung-gagasan-badan-intelijen-di-bawah-kemhan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seputarnusantara.com\/?p=33625","title":{"rendered":"Prananda Paloh : Kami Dukung Gagasan Badan Intelijen di Bawah Kemhan"},"content":{"rendered":"<p><strong>Jakarta. Seputar Nusantara<\/strong>. Rencana Kementerian Pertahanan (Kemhan) menghidupkan kembali lembaga intelijen pertahanan didukung oleh DPR.<\/p>\n<p><strong>Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Prananda Surya Paloh<\/strong> menyatakan mendukung rencana tersebut.<\/p>\n<p>&#8221; Ini gagasan yang lebih baik daripada pembentukan kantor wilayah Kemhan di daerah,&#8221; ujarnya saat dihubungi, Rabu (8\/6\/2016).<\/p>\n<p>Prananda menuturkan, hal ini bisa menjadi upaya revitalisasi dan up grade dari Badan Intelijen Strategis (BAIS) yang merupakan unsur penyiapan dan masuk menjadi badan intelijen pertahanan di bawah Kemhan. <\/p>\n<p>Oleh sebab itu rencana Menhan ini perlu didukung dan disesuaikan dasar hukumnya dengan merevisi UU TNI Nomor 34 Tahun 2004 dan UU Pertahanan Nomor 3 Tahun 2002.<\/p>\n<p>&#8221; Saya bersama Fraksi Partai NasDem DPR RI siap dukung dan mendorong revisi kedua Undang- Undang tersebut,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>Sebelumnya Menteri Pertahanan Republik Indonesia Ryamizard Ryacudu menilai bahwa saat ini Indonesia butuh lembaga intelijen pertahanan yang berada di bawah Kementerian Pertahanan.<\/p>\n<p>Ryamizard Ryacudu beralasan keberadaan Intelijen pertahanan menjadi sangat penting melihat saat ini ancaman dari luar terhadap negara semakin besar. <strong>(Aziz)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta. Seputar Nusantara. Rencana Kementerian Pertahanan (Kemhan) menghidupkan kembali lembaga intelijen pertahanan didukung oleh DPR. Anggota Komisi I DPR RI [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":42,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-33625","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-headline"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/33625","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/42"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=33625"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/33625\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33628,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/33625\/revisions\/33628"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=33625"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=33625"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=33625"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}