{"id":34566,"date":"2016-09-26T14:19:28","date_gmt":"2016-09-26T07:19:28","guid":{"rendered":"http:\/\/seputarnusantara.com\/?p=34566"},"modified":"2016-09-27T14:20:37","modified_gmt":"2016-09-27T07:20:37","slug":"ali-mahir-penting-bagi-bpom-galakkan-kie-ke-masyarakat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seputarnusantara.com\/?p=34566","title":{"rendered":"Ali Mahir : Penting Bagi BPOM Untuk Menggalakkan KIE ke Masyarakat"},"content":{"rendered":"<p style=\"margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:normal\"><span style=\"font-size:10pt;color:black\"><strong>Jakarta. Seputar Nusantara<\/strong>. <strong>Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi NasDem Ali Mahir<\/strong> mengatakan betapa pentingnya bagi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melakukan komunikasi, informasi, edukasi (KIE).<\/span><\/p>\n<p style=\"margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:normal\"><span style=\"font-size:10pt;color:black\"><span> <\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:normal\">\n<p style=\"margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:normal\">\n<p style=\"margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:normal\"><span style=\"font-size:10pt;color:black\">KIE ini,menurutnya, bertujuan agar masyarakat mengetahui, paham dan lebih waspada dalam mengonsumsi obat dan makanan.<\/span><\/p>\n<p style=\"margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:normal\"><span style=\"font-size:10pt;color:black\"><br \/>\n&#8221; Sehingga masyarakat bisa terhindar dari bahaya yang diakibatkan dari obat dan makanan ilegal,&#8221; ujarnya saat dihubungi, Senin (26\/9\/2016).<\/span><\/p>\n<p style=\"margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:normal\"><span style=\"font-size:10pt;color:black\"><br \/>\nHal itu di sampaikan oleh Ali Mahir dalam acara sosialisasi KIE yang diselenggarakan BPOM di Jawa Tengah yang meliputi Kabupaten Jepara meliputi Desa Gemiring Lor Kecamatan Nalumsari, Desa Ngabul Kecamatan Tahunan dan Desa Bulungan Kecamatan Pakis Aji. Yang berlangsung pada dua hari pada 23 \u2013 25 September 2016 kemarin.<\/span><\/p>\n<p style=\"margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:normal\"><span style=\"font-size:10pt;color:black\"><br \/>\nLegislator NasDem dapil Jawa Tengah II ini menuturkan obat palsu dan makanan ilegal mengandung bahan berbahaya seharusnya jangan sampai dikonsumsi oleh masyarakat.<\/span><\/p>\n<p style=\"margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:normal\"><span style=\"font-size:10pt;color:black\"><br \/>\n&#8221; Ini jelas bahaya bagi masyarakat. Mengkonsumsi obat serta makanan palsu bisa menyebabkan penyakit komplikasi yang mengakibatkan kematian,&#8221; ungkap anggota DPR RI yang membidangi Komisi Kesehatan ini.<\/span><\/p>\n<p style=\"margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:normal\"><span style=\"font-size:10pt;color:black\"><br \/>\nOleh sebab itu Ali Mahir mengajak masyarakat untuk ikut bersama- sama mengawasi peredaran obat dan makanan illegal yang beredar di masyarakat.<\/span><\/p>\n<p style=\"margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:normal\"><span style=\"font-size:10pt;color:black\"><br \/>\nDia menandaskan agar masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih obat dan makanan yang akan dikonsumsi dengan cara cek KIK. Cek Kemasannya baik atau sudah rusak, cek juga izin produksi edarnya.?<\/span><\/p>\n<p style=\"margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:normal\"><span style=\"font-size:10pt;color:black\"> <\/span><\/p>\n<p>&#8221; Sudah ada izin produksi dan edarnya dari BPOM atau belum, dan cek kedaluwarsanya. Jika sudah lewat waktu maka tidak boleh dikonsumsi,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p><span style=\"font-size:10pt;color:black\"><br \/>\nSosialisasi KIE BPOM ini sendiri mengangkat tema &#8220;Waspada Terhadap Obat dan Makan Ilegal&#8221;. Acara ini dihadiri oleh Kepala BPOM Jawa Tengah, Endang Pudjiwati, DPRD Kabupaten Jepara dari Fraksi NasDem, Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara, Apoteker, Kepala Kecamatan, Kepala Desa serta ratusam masyarakat.<\/span><span style=\"font-size:10pt;color:black\"> <strong>(Aziz)<\/strong><br \/>\n<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta. Seputar Nusantara. Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi NasDem Ali Mahir mengatakan betapa pentingnya bagi Badan Pengawas Obat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":42,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-34566","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-headline"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/34566","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/42"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=34566"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/34566\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":34572,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/34566\/revisions\/34572"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=34566"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=34566"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=34566"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}