{"id":35005,"date":"2016-10-23T14:54:34","date_gmt":"2016-10-23T07:54:34","guid":{"rendered":"http:\/\/seputarnusantara.com\/?p=35005"},"modified":"2016-10-24T14:54:42","modified_gmt":"2016-10-24T07:54:42","slug":"ahmad-m-ali-reformasi-hukum-harus-jadi-karakter-semua-institusi-negara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seputarnusantara.com\/?p=35005","title":{"rendered":"Ahmad M. Ali : Reformasi Hukum Harus Jadi Karakter Semua Institusi Negara"},"content":{"rendered":"<p style=\"margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:normal\"><span style=\"color:black\"><strong>Jakarta. Seputar Nusantara<\/strong>. <strong>Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Ahmad M. Ali<\/strong> mengajak seluruh aparatur negara mendukung Gerakan Reformasi Hukum yang dicanangkan Presiden Joko Widodo sebagai bagian nafas berjalannya konsepsi Nawa Cita.<\/span><\/p>\n<p style=\"margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:normal\"><span style=\"color:black\"><br \/>\nMenurutnya, reformasi hukum adalah sesuatu yang mutlak untuk mencapai suatu penegakan hukum yang demokratis dan menunjung tinggi hak- hak rakyat serta Undang- Undang Dasar. <\/span><\/p>\n<p style=\"margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:normal\"><span style=\"color:black\"><br \/>\nDia mengatakan, rujukan tertinggi dari reformasi hukum berlandaskan pada semangat memberikan jaminan hukum yang adil bagi rakyat Indonesia, dan kebebasan dari kesewenang- wenangan hukum. <\/span><\/p>\n<p style=\"margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:normal\"><span style=\"color:black\"><br \/>\n&#8221; Reformasi hukum yang digalakkan Pak Jokowi adalah suatu restorasi tanpa henti untuk mencapai Indonesia yang lebih maju di dalam penegakan hukum,&#8221; ujarnya di Kompleks Parlemen, Senin (17\/10\/2016).<\/span><\/p>\n<p style=\"margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:normal\"><span style=\"color:black\"><br \/>\nBagi Legislator Sulawesi Tengah ini, kunci dari pada reformasi hukum adalah keteladanan dari seluruh aparatur penyelenggara negara di semua level pengurusan publik. <\/span><\/p>\n<p style=\"margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:normal\"><span style=\"color:black\"><br \/>\n&#8221; Sikap rakyat atas reformasi hukum adalah melihat contoh penerapan hukum atau pelaksanaan lapangannya. Itu sangat realistis,&#8221; urainya. <\/span><\/p>\n<p style=\"margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:normal\"><span style=\"color:black\"><br \/>\nLebih lanjut Ali menyampaikan, keteladanan dalam hukum berarti pula sejalannya antara hukum tertulis dengan praktik hukum sehari- hari. <\/span><\/p>\n<p style=\"margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:normal\"><span style=\"color:black\"><br \/>\n&#8221; Hukum bukan terdiri dari huruf mati pada kertas yang bisu. Tetapi hukum harus hidup sebagai nyawa dan jiwa bernegara,&#8221; terangnya. <\/span><\/p>\n<p style=\"margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;line-height:normal\"><span style=\"color:black\"><br \/>\nMaka dari itu kata Ali, reformasi yang digalakkan Presiden Joko Widodo, harus dihadirkan sebagai karakter baru semua institusi negara. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color:black\"><br \/>\n&#8221; Poin dari reformasi hukum harus diterjemahkan sebagai suatu edukasi publik dan penyehatan birokrasi pemerintahan,&#8221; pungkasnya. <strong>(Aziz)<\/strong><br \/>\n<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta. Seputar Nusantara. Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Ahmad M. Ali mengajak seluruh aparatur negara mendukung [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":42,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-35005","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-headline"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/35005","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/42"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=35005"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/35005\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":35008,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/35005\/revisions\/35008"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=35005"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=35005"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=35005"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}