{"id":35122,"date":"2016-11-03T14:59:12","date_gmt":"2016-11-03T07:59:12","guid":{"rendered":"http:\/\/seputarnusantara.com\/?p=35122"},"modified":"2016-11-03T15:03:17","modified_gmt":"2016-11-03T08:03:17","slug":"blusukan-ke-kota-tua-agus-janjikan-pedagang-dapat-tempat-yang-lebih-baik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seputarnusantara.com\/?p=35122","title":{"rendered":"Blusukan ke Kota Tua, Agus Janjikan Pedagang Dapat Tempat Yang Lebih Baik"},"content":{"rendered":"<div style=\"width: 1px;height: 1px;overflow: hidden\">Jakarta &#8211; Calon Gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono mengunjungi ke Kawasan Roksem Cengkeh, tempat relokasi sementara para Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kota Tua, Jakarta Barat. Ditemani istrinya Annisa Pohan, Agus mendengarkan keluh kesah pedagang.<\/div>\n<div style=\"width: 1px;height: 1px;overflow: hidden\">Agus mengunjungi kawasan Roksem Cengkeh pukul 17.00 WIB usai berkeliling di museum-museum yang ada di Kota Tua. Pertama, Agus dan Annisa menemui Ketua Asosiasi Pedagang Roksem Cengkeh Budi Prawira.<\/div>\n<div style=\"width: 1px;height: 1px;overflow: hidden\">&#8220;Ini dulu tempat apa, Pak?,&#8221; tanya Agus kepada pedagang, Rabu (2\/11\/2016).<\/div>\n<div style=\"width: 1px;height: 1px;overflow: hidden\">Budi pun menjelaskan kepada Agus bahwa tempat para pedagang berjualan adalah lahan parkir di Kawasan Kota Tua, Di sini terdapat 4 cluster dan terdiri dari 268 orang pedagang.<\/div>\n<div style=\"width: 1px;height: 1px;overflow: hidden\">Dalam dialog tersebut, Agus mendengarkan keluhan Budi yang menyebut penghasilannya turun drastis saat direlokasi. Salah satu alasannya karena tempat yang jauh dari keramaian.<\/div>\n<div style=\"width: 1px;height: 1px;overflow: hidden\">Agus pun berjanji kepada pedagang di sana untuk lebih memperhatikan keberadaan mereka jika terpilih menjadi gubernur DKI Jakarta.<\/div>\n<div style=\"width: 1px;height: 1px;overflow: hidden\">&#8220;Ya nanti akan saya perhatikan, ke depannya. Saya juga setuju sekali lagi mereka itu harus disiapkan tempat yang baik dengan catatan mereka juga harus menaati ketertiban yang harus dipenuhi selama menjajakan karya atau produk yang mereka tawarkan,&#8221; jelas putera sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut.<\/div>\n<div style=\"width: 1px;height: 1px;overflow: hidden\">&#8220;Banyak contoh negara-negara maju di dunia, kota-kota tetap terkesan romantis penuh nostagia menghadirkan kreasi-kreasi khas lokal justru menambah daya tarik kota tersebut,&#8221; imbuhnya.<\/div>\n<div><strong>Jakarta. Seputar Nusantara.<\/strong><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: helvetica, arial;font-size: 16px;line-height: 22.4px\"> Calon Gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono mengunjungi ke Kawasan Roksem Cengkeh, tempat relokasi sementara para Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kota Tua, Jakarta Barat.<\/span><\/div>\n<div><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: helvetica, arial;font-size: 16px;line-height: 22.4px\"><br \/>\n<\/span><\/div>\n<div><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: helvetica, arial;font-size: 16px;line-height: 22.4px\">Ditemani istrinya Annisa Pohan, Agus mendengarkan keluh kesah pedagang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: helvetica, arial;font-size: 16px;line-height: 22.4px\">Agus mengunjungi kawasan Roksem Cengkeh pukul 17.00 WIB usai berkeliling di museum-museum yang ada di Kota Tua. Pertama, Agus dan Annisa menemui Ketua Asosiasi Pedagang Roksem Cengkeh Budi Prawira. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: helvetica, arial;font-size: 16px;line-height: 22.4px\">&#8221; Ini dulu tempat apa, Pak?,&#8221; tanya Agus kepada pedagang, Rabu (2\/11\/2016).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: helvetica, arial;font-size: 16px;line-height: 22.4px\">Budi pun menjelaskan kepada Agus bahwa tempat para pedagang berjualan adalah lahan parkir di Kawasan Kota Tua, Di sini terdapat 4 cluster dan terdiri dari 268 orang pedagang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: helvetica, arial;font-size: 16px;line-height: 22.4px\">Dalam dialog tersebut, Agus mendengarkan keluhan Budi yang menyebut penghasilannya turun drastis saat direlokasi. Salah satu alasannya karena tempat yang jauh dari keramaian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: helvetica, arial;font-size: 16px;line-height: 22.4px\">Agus pun berjanji kepada pedagang di sana untuk lebih memperhatikan keberadaan mereka jika terpilih menjadi gubernur DKI Jakarta.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: helvetica, arial;font-size: 16px;line-height: 22.4px\">&#8221; Ya nanti akan saya perhatikan, ke depannya. Saya juga setuju sekali lagi mereka itu harus disiapkan tempat yang baik dengan catatan mereka juga harus menaati ketertiban yang harus dipenuhi selama menjajakan karya atau produk yang mereka tawarkan,&#8221; jelas putera sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: helvetica, arial;font-size: 16px;line-height: 22.4px\">&#8221; Banyak contoh negara-negara maju di dunia, kota-kota tetap terkesan romantis penuh nostagia menghadirkan kreasi- kreasi khas lokal justru menambah daya tarik kota tersebut,&#8221; imbuhnya. <strong>(Aziz)<\/strong><\/span><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta &#8211; Calon Gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono mengunjungi ke Kawasan Roksem Cengkeh, tempat relokasi sementara para Pedagang Kaki [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":42,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-35122","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-headline"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/35122","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/42"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=35122"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/35122\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":35126,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/35122\/revisions\/35126"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=35122"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=35122"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=35122"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}