{"id":35342,"date":"2016-11-22T19:49:52","date_gmt":"2016-11-22T12:49:52","guid":{"rendered":"http:\/\/seputarnusantara.com\/?p=35342"},"modified":"2016-11-23T13:52:06","modified_gmt":"2016-11-23T06:52:06","slug":"ali-mahir-isu-serbuan-tenaga-kerja-asing-kalau-illegal-harus-dibuang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seputarnusantara.com\/?p=35342","title":{"rendered":"Ali Mahir : Isu Serbuan Tenaga Kerja Asing, Kalau Illegal Harus Dibuang"},"content":{"rendered":"<p><strong>Jakarta. Seputar Nusantara<\/strong>. Serbuan TKA (Tenaga Kerja Asing) ke Indonesia begitu massif dan sangat besar.<\/p>\n<p>TKA  yang menyerbu Indonesia, tidak hanya bekerja di perkantoran saja, namun  juga bekerja di sektor- sektor pertanian, pertambangan, perkebunan dan  buruh kasar.<\/p>\n<p>Pemerintah Indonesia tidak boleh tinggal diam  terhadap serbuan TKA tersebut.<\/p>\n<p>Karena pada sisi lain, rakyat pribumi  Indonesia banyak yang menganggur dan sangat membutuhkan pekerjaan.<\/p>\n<p>Sedangkan  menurut <strong>Ir. H. Ali Mahir, MM., Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi  Partai NasDem (Nasional Demokrat)<\/strong> bahwa kalau memang TKA tersebut masuk  dan bekerja di Indonesia tidak memenuhi syarat- syarat dari Kementerian  Ketenagakerjaan, baik itu izin tinggalnya, izin bekerjanya, itu namanya  illegal (tidak resmi, red.).<\/p>\n<p>&#8221; Kalau tidak ada izin dan TKA  tersebut illegal, maka siapapun itu tidak pandang bulu harus dipecat dan  dikembalikan ke negaranya. Sebab, itu termasuk TKA illegal yang justru  dapat membahayakan bangsa Indonesia,&#8221; ungkap Ali Mahir kepada  seputarnusantara.com di Gedung Nusantara 1 DPR- Senayan, pada Selasa 22  November 2016.<\/p>\n<p>Namun, lanjut Ali Mahir, jika TKA tersebut  memiliki izin dan legal (resmi, red.), karena memang dibutuhkan skiil  dan ilmunya, maka hal itu tidak masalah.<\/p>\n<p>&#8221; Jika TKA tersebut  legal dan memenuhi syarat- syarat dari Kementerian Ketenagakerjaan, maka  itu bisa diterima. Jadi, jangan bicara jumlahnya, kalau memang yang  dibutuhkan hanya sedikit, maka seharusnya jumlah TKA tersebut juga  sedikit. Namun sebaliknya, kalau memang TKA dibutuhkan dalam jumlah  banyak, seperti di perusahaan- perusahaan asing yang ada di Indonesia,  ya bagaimana lagi,&#8221; tegas Politisi Partai NasDem ini.<\/p>\n<p>Kemudian,  lanjutnya, kalau ada issue serbuan TKA besar- besaran ke Indonesia,  apakah betul issue itu? Harus di cek dan cross cek issue tersebut, betul  atau tidaknya, supaya tidak meresahkan masyarakat.<\/p>\n<p>&#8221; Kalau  memang TKA itu illegal, ya harus kita buang, buat apa mempekerjakan TKA  yang tidak resmi. Karena penduduk Indonesia saja masih banyak yang  menganggur dan sangat membutuhkan pekerjaan,&#8221; tandasnya.<\/p>\n<p>Kita  memang menyadari, bahwa masih banyak pengangguran di Indonesia. Dan para  pengangguran itu butuh pekerjaan. Mestinya, kalau untuk tenaga kasar,  tidak perlu mendatangkan dari luar negeri. Sebab penduduk kita sangat  banyak dan mereka mampu menjadi pekerja kasar.<\/p>\n<p>&#8221; Yang penting  proporsional. Kalau memang ada izin TKA tersebut dan memenuhi syarat-  syarat, tidak masalah. Namun, selagi masih bisa dikerjakan oleh tenaga  kerja Indonesia, ya sebaiknya memakai tenaga kerja dalam negeri,&#8221;  pungkas Ali Mahir di penghujung wawancara.<strong> (Aziz).<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta. Seputar Nusantara. Serbuan TKA (Tenaga Kerja Asing) ke Indonesia begitu massif dan sangat besar. TKA yang menyerbu Indonesia, tidak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":42,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-35342","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-headline"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/35342","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/42"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=35342"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/35342\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":35345,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/35342\/revisions\/35345"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=35342"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=35342"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=35342"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}