{"id":35512,"date":"2016-11-29T19:41:16","date_gmt":"2016-11-29T12:41:16","guid":{"rendered":"http:\/\/seputarnusantara.com\/?p=35512"},"modified":"2016-11-30T09:41:27","modified_gmt":"2016-11-30T02:41:27","slug":"komisi-i-dpr-ri-yakin-uu-ite-baru-tidak-bisa-disalahgunakan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seputarnusantara.com\/?p=35512","title":{"rendered":"Komisi I DPR RI Yakin UU ITE Baru Tidak Bisa Disalahgunakan"},"content":{"rendered":"<p><strong>Jakarta. Seputar Nusantara.<\/strong> Penegak hukum kini sudah tidak bisa lagi langsung  menangkap pelanggar UU ITE karena sudah berdasarkan delik aduan.<\/p>\n<p>Meski  demikian, Wakil Ketua Komisi I DPR Tb Hasanuddin yakin tak akan ada yang  berekspresi kebablasan.<\/p>\n<p>&#8220;Diharapkan masyarakat bebas  menggunakannya, tapi jangan juga ganggu kepentingan umum, kepentingan  publik,&#8221; ujar Hasanuddin saat berbincang, Selasa (29\/11\/2016).<\/p>\n<p>Delik  aduan berlaku untuk siapa pun, termasuk Presiden RI. Jika seorang  presiden dihina, maka dirinya sendiri yang harus melapor.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau  presiden diam saja ya tidak bisa (ditangkap). Kalau tidak ada yang  mengadu ya biarkan saja, wong yang dihina diam saja. Kecuali dia  menunjuk kuasa hukum secara tertulis,&#8221; imbuh Hasanuddin.<\/p>\n<p>Lain halnya bila lambang negara yang dihina. Maka jaksa agung berwenang untuk melaporkan.<\/p>\n<p>&#8220;Seumpama ada yang menghina Pancasila, ya Jaksa Agung yang maju,&#8221; sebut Hasanuddin.<\/p>\n<p>Ada pun hal-hal yang dilarang dalam UU ITE yaitu :<\/p>\n<p>1. Konten melanggar kesusilaan, ancaman tetap yaitu maksimal 6 tahun penjara.<br \/>\n2. Konten perjudian, ancaman tetap yaitu maksimal 6 tahun penjara.<br \/>\n3.  Konten yang memuat penghinaan dan atau pencemaran nama baik. Bila dulu  diancam maksimal 6 tahun penjara, kini menjadi 4 tahun penjara.<br \/>\n4. Konten pemerasan atau pengancaman, ancaman tetap yaitu maksimal 4 tahun penjara.<br \/>\n5. Konten yang merugikan konsumen, ancaman tetap yaitu maksimal 6 tahun penjara.<br \/>\n6. Konten yang menyebabkan permusuhan isu SARA, ancaman tetap yaitu maksimal 6 tahun penjara. (Aziz)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta. Seputar Nusantara. Penegak hukum kini sudah tidak bisa lagi langsung menangkap pelanggar UU ITE karena sudah berdasarkan delik aduan. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":42,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-35512","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-headline"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/35512","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/42"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=35512"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/35512\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":35516,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/35512\/revisions\/35516"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=35512"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=35512"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=35512"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}