{"id":35762,"date":"2017-01-17T13:49:20","date_gmt":"2017-01-17T06:49:20","guid":{"rendered":"http:\/\/seputarnusantara.com\/?p=35762"},"modified":"2017-01-17T13:49:20","modified_gmt":"2017-01-17T06:49:20","slug":"damayanti-amran-yang-tentukan-fee-di-kasus-suap-kementerian-pupr","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seputarnusantara.com\/?p=35762","title":{"rendered":"Damayanti : Amran Yang Tentukan Fee di Kasus Suap Kementerian PUPR"},"content":{"rendered":"<p><strong>Jakarta<\/strong>. <strong>Seputar Nusantara<\/strong>. Damayanti Wisnu Putranti menyebut besaran <em>fee<\/em> 6  persen dalam proyek ijon infrastruktur di Kementerian Pekerjaan Umum  dan Perumahan Rakyat (PUPR) berasal dari Amran HI Mustary. Amran  merupakan Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah IX  ketika kasus suap yang menyeretnya terjadi.<\/p>\n<p>Hal itu terungkap  ketika Damayanti dihadirkan sebagai saksi di Pengadilan Negeri Tindak  Pidana Korupsi (PN Tipikor) Jakarta. Awalnya, Damayanti ditanya oleh  majelis hakim tentang siapa yang menentukan besaran <em>fee<\/em> tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;<em>Fee<\/em> 6 persen itu siapa yang ajukan?&#8221; tanya hakim dalam sidang di PN  Tipikor, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Senin (16\/1\/2017).<\/p>\n<p>&#8220;Pak Amran, Yang Mulia,&#8221; ujar Damayanti menjawab pertanyaan itu.<\/p>\n<p>Damayanti lalu mengatakan besaran<em> fee<\/em> itu akan dicairkan setelah dia mengajukan program aspirasi untuk  pembangunan jalan di Maluku dan Maluku Utara. Nantinya, dia akan  menerima pencairan dana itu dari pihak rekanan, Abdul Khoir.<\/p>\n<p>Selain  itu, Damayanti mengaku kerap mengadakan pertemuan-pertemuan dengan  pihak-pihak lain bersama Amran. Dia menyebut ada 4 kali pertemuan yang  dijadikan &#8216;wadah&#8217; untuk membahas proyek tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Membicarakan <em>fee<\/em>, menentukan <em>fee<\/em> 6 persen itu Pak Amran,&#8221; kata Damayanti.<\/p>\n<p>Terkait  dengan kesaksian Damayanti itu, Amran menyanggahnya. Selain itu, Amran  mempermasalahkan keterangan Damayanti tentang dirinya yang disebut  memfasilitasi sejumlah pertemuan.<\/p>\n<p>&#8220;Damayanti mengatakan saya yang menentukan (<em>fee<\/em> 6 persen), padahal saya nggak pernah. Waktu itu, Ibu bilang, &#8216;Saya dapat berapa?&#8217;. Coba Ibu ingat-ingat dulu,&#8221; kata Amran.<\/p>\n<p>&#8220;Masalah  pertemuan dengan DPR, dia bilang saya memfasilitasi rapat. Yang  mengenalkan mereka ke saya itu kan Ibu sendiri,&#8221; ujar Amran.<\/p>\n<p>Namun Damayanti tetap pada pendiriannya. &#8220;Saya tetap pada kesaksian saya,&#8221; ujar Damayanti.<\/p>\n<p>Selain  Damayanti, sidang hari ini menghadirkan 3 saksi lainnya, yaitu Okto  Ferry Silitonga (Kasi Perencanaan BPJN IX Kementerian PUPR), Moch Iqbal  Tamher (Kasi Pelaksanaan BPJN IX Kementerian PUPR), dan Ferri Angrianto  (mantan tenaga ahli Damayanti).<\/p>\n<p>Amran merupakan salah satu  tersangka kasus suap proyek ijon infrastruktur di Kementerian PUPR. Dia  didakwa melanggar Pasal 12 a atau b atau Pasal 11 UU Tipikor. Ancaman  hukuman maksimalnya adalah penjara seumur hidup. (dtc\/Aziz)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta. Seputar Nusantara. Damayanti Wisnu Putranti menyebut besaran fee 6 persen dalam proyek ijon infrastruktur di Kementerian Pekerjaan Umum dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":42,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-35762","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-headline"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/35762","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/42"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=35762"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/35762\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":35764,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/35762\/revisions\/35764"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=35762"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=35762"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=35762"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}