{"id":35846,"date":"2017-01-24T14:04:48","date_gmt":"2017-01-24T07:04:48","guid":{"rendered":"http:\/\/seputarnusantara.com\/?p=35846"},"modified":"2017-01-24T14:04:48","modified_gmt":"2017-01-24T07:04:48","slug":"diduga-terima-suap-3-hakim-pn-gorontalo-diperiksa-bawas-ma","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seputarnusantara.com\/?p=35846","title":{"rendered":"Diduga Terima Suap, 3 Hakim PN Gorontalo Diperiksa Bawas MA"},"content":{"rendered":"<p><strong>Jakarta. Seputar Nusantara.<\/strong> Tiga hakim PN Gorontalo diperiksa Badan Pengawas  Mahkamah Agung (Bawas MA) terkait dugaan suap penanganan perkara  narkoba.<\/p>\n<p>Uang tersebut diperoleh dari keluarga terdakwa yang meminta  keringanan hukuman.<\/p>\n<p>Informasi yang dihimpun<strong>,<\/strong> dugaan ini terungkap ketika keluarga terdakwa perkara narkoba yang  merupakan oknum Polri Aiptu PM keberatan dengan vonis yang dijatuhkan  majelis hakim dalam persidangan Kamis 19 Januari 2017, di PN Gorontalo.<\/p>\n<p>Keluarga terdakwa mengklaim sebelum sidang vonis digelar, ada oknum  hakim yang meminta uang sebesar Rp 30 juta. Uang pelicin pun diserahkan  keluarga kepada oknum hakim tersebut dengan berjani meringankan vonis  Aiptu PM.<\/p>\n<p>Alih-alih keringanan hukuman dari majelis  hakim, pihak  keluarga malah mendengar putusan 9 tahun subsider 1 tahun penjara.  Alhasil, usai persidangan pun mereka mengamuk dan merusak fasilitas di  PN Gorontalo. Keluarga terdakwa pun meminta agar uang tersebut  dikembalikan ke mereka.<\/p>\n<p>Dikonfirmasi ke Staf biro hukum dan humas  MA, Witanto membenarkan informasi tersebut. Tim pengawas MA telah  melakukan pemeriksaan terkait dugaan tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Iya benar, saat ini sedang didalami oleh pihak Bawas MA,&#8221; ujar Witanto, Senin (23\/1\/2017).<\/p>\n<p>Ketiga  hakim yang dimaksud tengah menjalani pemeriksaan oleh Bawas MA yakni  FR, FN dan FP. Meski begitu pihaknya tetap mengedepankan asas praduga  tidak bersalah dalam dugaan suap ini.<\/p>\n<p>&#8220;Iya itu hakim susunan majelisnya, FR Ketua majelis sedangkan FN dan FP anggotanya,&#8221; pungkasnya. (dtc\/Aziz)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta. Seputar Nusantara. Tiga hakim PN Gorontalo diperiksa Badan Pengawas Mahkamah Agung (Bawas MA) terkait dugaan suap penanganan perkara narkoba. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":42,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-35846","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-headline"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/35846","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/42"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=35846"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/35846\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":35848,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/35846\/revisions\/35848"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=35846"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=35846"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=35846"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}