{"id":35943,"date":"2017-01-31T15:13:06","date_gmt":"2017-01-31T08:13:06","guid":{"rendered":"http:\/\/seputarnusantara.com\/?p=35943"},"modified":"2017-01-31T15:15:07","modified_gmt":"2017-01-31T08:15:07","slug":"bahrum-daido-agus-sylvi-berpengalaman-di-bidangnya-dan-mampu-pimpin-jakarta","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seputarnusantara.com\/?p=35943","title":{"rendered":"Bahrum Daido : Agus- Sylvi Pemimpin Berpengalaman, Jakarta Pasti Maju"},"content":{"rendered":"<p><strong>Jakarta. Seputar Nusantara. <\/strong><span style=\"font-size: 16px\">Calon Gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti  Yudhoyono dinilai sebagai sosok calon pemimpin yang humanis dan pembela  kaum papa. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 16px\">Hal itu terlihat dari program- program yang diajukannya,  antara lain program Rp 1 miliar per- RW, Rp 50 juta untuk UMKM, dan Rp 5  juta buat rakyat miskin.<\/span><\/p>\n<p><strong>Lewat program itu membuktikan Agus dan Sylvi sosok pemimpin yang  mewakili rakyat miskin Jakarta.<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 16px\">Keduanya akan menjadi dambaan dan  harapan untuk kesejahteraan dan kenyamanan warga ibukota. Dia akan  menjadi Gubernur yang baik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 16px\">Menurut <strong>DR. Ir. H. Bahrum Daido, M. Si., Anggota Fraksi Partai Demokrat DPR RI<\/strong>, bahwa dalam pesta Demokrasi Pilkada, ada yang namanya lempar isu, ada juga yang namanya tangkis isu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 16px\">&#8221; Lempar isu ini, contohnya lawan- lawan politik yang menyebarkan isu terhadap Sylviana Murni mengenai pembangunan Masjid. Lawan politik khawatir terhadap popularitas Agus- Sylvi, sehingga mereka melemparkan isu negatif,&#8221; ungkap Bahrum Daido kepada seputarnusantara.com di Gedung Nusantara II DPR RI- Senayan, pada Selasa 31 Januari 2017.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 16px\">Menurut Bahrum Daido, lawan politik tersebut mencari- cari kelemahan Sylviana Murni. Padahal itu hanya isu yang dihembuskan oleh lawan politik Agus- Sylvi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 16px\">&#8221; Itu hanyalah intrik politik untuk membuat opini di masyarakat. Upaya tersebut untuk menjatuhkan nama baik seseorang. Jadi masyarakat harus cerdas dan jeli melihat permasalahan tersebut,&#8221; tegas Anggota Komisi V DPR RI ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 16px\">Lawan politik, lanjutnya, tidak bisa masuk ke celah Agus Yudhoyono, karena selama ini Agus Yudhoyono tidak bersentuhan dengan birokrasi. Agus juga tidak pernah bersentuhan langsung dengan pengelolaan keuangan negara.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 16px\">&#8221; Sehingga lawan politik sangat sulit mengambil celah dari Mas Agus. Akhirnya lawan politik mencari celah dan mencari kelemahan Bu Sylvi. Masyarakat harus paham akan hal ini, karena ini hanyalah intrik politik yang dihembuskan pihak lawan,&#8221; terang Bahrum Daido.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 16px\">Kemudian, lanjutnya, lawan politik berusaha menggiring opini masyarakat mengenai Sylviana Murni. Padahal itu hanyalah intrik politik yang dihembuskan untuk menjatuhkan seseorang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 16px\">&#8221; Himbauan saya kepada masyarakat Jakarta, jangan terpengaruh terhadap isu tersebut. Masyarakat jangan sampai salah pilih terhadap pemimpinnya. Pilihlah pemimpin yang berpengalaman. Mas Agus pengalaman dibidang kepemimpinan dan militer dan Bu Sylvi pengalaman dibidang pemerintahan,&#8221; tegasnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 16px\">&#8221; Jadi, sangat cocok kombinasi antara Mas Agus Yudhoyono dan Bu Sylvianan Murni ini. Pasangan pemimpin yang ideal dan mampu membangun Jakarta lebih humanis dan dapat mensejahterakan masyarakat,&#8221; pungkas Bahrum Daido. <strong>(Aziz)<\/strong><br \/>\n<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta. Seputar Nusantara. Calon Gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono dinilai sebagai sosok calon pemimpin yang humanis dan pembela kaum [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":42,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-35943","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-headline"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/35943","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/42"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=35943"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/35943\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":35948,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/35943\/revisions\/35948"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=35943"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=35943"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=35943"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}