{"id":36367,"date":"2017-03-08T15:01:06","date_gmt":"2017-03-08T08:01:06","guid":{"rendered":"http:\/\/seputarnusantara.com\/?p=36367"},"modified":"2017-03-08T15:03:52","modified_gmt":"2017-03-08T08:03:52","slug":"pkb-sedih-dpr-ri-dicap-sebagai-lembaga-terkorup-di-survei-tii","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seputarnusantara.com\/?p=36367","title":{"rendered":"PKB Sedih DPR RI Dicap Sebagai Lembaga Terkorup di Survei TII"},"content":{"rendered":"<p><strong>Jakarta<\/strong>. <strong>Seputar Nusantara<\/strong>. DPR mendapat predikat sebagai lembaga terkorup menurut  survei Transparency International Indonesia (TII).<\/p>\n<p>Ketua F-PKB DPR Ida  Fauziah berharap agar predikat tersebut dijadikan DPR untuk berbenah  diri.<\/p>\n<p>&#8220;Sedih dan harus dijadikan cambuk untuk lebih berintegritas,&#8221; ujar Ida melalui pesan singkat, Rabu (8\/3\/2017).<\/p>\n<p>Namun, Ida mempertanyakan hasil survei tersebut. Alasannya, DPR bukan sebagai lembaga yang mengeksekusi sejumlah proyek.<\/p>\n<p>&#8220;Saya  tidak mengerti kriteria menempatkan DPR sebagai lembaga  terkorup,sementara DPR bukan pelaksana proyek. Bagaimana cara  membandingkannya dengan lembaga yang lain? Bagaimana melihat atau  menempatkan prosentase terbesar anggota yang memiliki integritas?&#8221; cetus  Ida.<\/p>\n<p>Ida mengatakan bahwa semua hal tersebut terpatahkan dengan  persepsi masyarakat soal lembaga DPR.<\/p>\n<p>&#8220;Meski itu semua bisa kita  pertanyakan, tetap saja terkalahkan oleh persepsi DPR itu korup. Jadi  yang bisa saya katakan sedih, dan berharap bisa menjadi cambuk untuk  lebih berintegritas,&#8221; pungkas Ida.<\/p>\n<p>Survei oleh Global Corruption  Barometer (GCB) yang disusun TII itu memperlihatkan 65% masyarakat  Indonesia menganggap level korupsi meningkat dalam 12 bulan terakhir.<\/p>\n<p>Hasilnya  menunjukkan sebagian besar masyarakat menempatkan DPR di peringkat  pertama lembaga negara yang dianggap korup, diikuti birokrasi  pemerintah, dan DPRD. (dtc\/Aziz)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta. Seputar Nusantara. DPR mendapat predikat sebagai lembaga terkorup menurut survei Transparency International Indonesia (TII). Ketua F-PKB DPR Ida Fauziah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":42,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-36367","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-headline"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/36367","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/42"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=36367"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/36367\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":36370,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/36367\/revisions\/36370"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=36367"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=36367"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=36367"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}