{"id":36548,"date":"2017-02-24T13:20:36","date_gmt":"2017-02-24T06:20:36","guid":{"rendered":"http:\/\/seputarnusantara.com\/?p=36548"},"modified":"2017-03-27T13:23:16","modified_gmt":"2017-03-27T06:23:16","slug":"tamanuri-rdp-untuk-memperkuat-landasan-hukum-pancasila-sebagai-dasar-negara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seputarnusantara.com\/?p=36548","title":{"rendered":"Tamanuri RDP Untuk Perkuat Landasan Hukum Pancasila Sebagai Dasar Negara"},"content":{"rendered":"<div style=\"font-family: tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size: 12px\"><strong>Lampung. Seputar Nusantara<\/strong>. Anggota MPR RI sekaligus DPR RI dari Komisi II Daerah Pemilihan Provinsi Lampung, Drs. H. Tamanuri, MM., melaksanakan kegiatan Rapat Dengar Pendapat Empat Pilar Kebangsaan dengan tema \u201cPenegasan Landasan Hukum Pancasila Sebagai Dasar Negara, Ideologi Negara, dan Sumber dari Segala Sumber Hukum Negara.&#8221;<\/div>\n<div style=\"font-family: tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size: 12px\">Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Rejo Mulyo, Kecamatan Abung Timur, Kabupaten Lampung Utara.<\/div>\n<div style=\"font-family: tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size: 12px\">Acara yang dihadiri oleh kurang lebih 150 orang peserta tersebut, terdiri dari masyarakat, dan tokoh masyarakat setempat.<\/div>\n<div style=\"font-family: tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size: 12px\">Sedangkan Narasumber dalam kegiatan tersebut adalah : Drs. H. Tamanuri, MM., Anggota DPR\/ MPR RI dari Fraksi Partai NasDem.<\/div>\n<div style=\"font-family: tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size: 12px\">Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 22 Februari 2017.<\/div>\n<div style=\"font-family: tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size: 12px\">Tamanuri dalam paparannya menegaskan bahwa hakekat Ketuhanan Yang Maha Esa secara ilmiah filosofis mengandung makna terdapat kesesuaian hubungan antara Tuhan, Manusia dan Negara.<\/div>\n<div style=\"font-family: tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size: 12px\">&#8221; Hubungan tersebut baik bersifat langsung maupun tidak langsung. Manusia kedudukan kodratnya adalah sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa. Oleh karena itu harus mampu membangun tiga hubungan yang sinergis, yaitu antara manusia dengan Tuhannya, antara manusia dengan manusia dan antara manusia dengan alam semesta sebagai ciptaan Tuhan Yang Maha Esa,&#8221; terang Tamanuri saat RDP.<\/div>\n<div style=\"font-family: tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size: 12px\">Kemudian, lanjut Tamanuri, berkaitan dengan konsep Pancasila dalam penjabaran ke dalam peraturan perundang- undangan, maka secara material nilai Ketuhanan Yang Maha Esa merupakan sumber bahan dan sumber nilai bagi hukum positif Indonesia.<\/div>\n<div style=\"font-family: tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size: 12px\">&#8221; Dalam pengertian ini, Pembukaan UUD 1945 terdapat nilai- nilai hukum Tuhan (alinea III), hukum kodrat (alinea I) dan hukum etis (III). Nilai- nilai hukum itu merupakan inspirasi dalam memformulasikan materi muatan peraturan perundang- undangan,&#8221; tegas, Anggota DPR\/ MPR RI ini. <strong>(Aziz)<\/strong><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lampung. Seputar Nusantara. Anggota MPR RI sekaligus DPR RI dari Komisi II Daerah Pemilihan Provinsi Lampung, Drs. H. Tamanuri, MM., [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":42,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-36548","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-headline"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/36548","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/42"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=36548"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/36548\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":36553,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/36548\/revisions\/36553"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=36548"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=36548"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=36548"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}