{"id":3705,"date":"2010-09-04T05:18:43","date_gmt":"2010-09-04T05:18:43","guid":{"rendered":"http:\/\/seputarnusantara.com\/?p=3705"},"modified":"2010-09-05T04:42:51","modified_gmt":"2010-09-05T04:42:51","slug":"3705","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seputarnusantara.com\/?p=3705","title":{"rendered":"Hj. Sadarestuwati, SP, M.MA. ( DPR RI ) : Pembangunan Infrastruktur Harus Terpadu dan Saling Mendukung"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center;\"><strong><a href=\"http:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2010\/09\/Sadarestuwati2.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-3713\" title=\"Sadarestuwati\" src=\"http:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2010\/09\/Sadarestuwati2.jpg\" alt=\"Sadarestuwati\" width=\"363\" height=\"272\" srcset=\"https:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2010\/09\/Sadarestuwati2.jpg 448w, https:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2010\/09\/Sadarestuwati2-300x224.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 363px) 100vw, 363px\" \/><\/a>Jakarta. Seputar Nusantara. <\/strong>Permasalahan infrastruktur yang mendominasi adalah infrastruktur dasar jalan-jalan di daerah keadaannya mengalami penurunan kualitas. Pengembangan infrastruktur dasar seperti jalan, akan menciptakan kerangka landasan pembangunan daerah, karena dengan terwujudnya infrastruktur dasar mendorong perkembangan sektor-sektor pembangunan. Pembangunan infrastruktur dasar harus terkoordinasi antara Pemerintah pusat dengan pemerintah daerah sehingga tercapai program pembangunan di daerah-daerah yang terpadu dan saling mendukung.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\">Hal tersebut disampaikan oleh <strong>Hj. Sadarestuwati, SP, M.MA,<\/strong> anggota Komisi V, yang juga anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI.<!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\"><strong>Sadarestuwati<\/strong> menjelaskan bahwa pembangunan sarana infrastruktur dasar yang bernilai strategis belum mendapat perhatian utama Pemerintah. Akibatnya, masih terdapat tumpang tindih fungsi lahan yang menghambat pembangunan infrastruktur dasar karena undang-undang penataan ruang yang tidak tersosialisasi dengan baik di daerah-daerah. \u201c Koordinasi antara Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah belum optimal,\u201d demikian ungkap <strong>Sadarestuwati<\/strong> dengan gamblang.<\/p>\n<p><strong>Sadarestuwati <\/strong>menekankan bahwa ketersediaan infrastruktur dasar memiliki keterkaitan kuat dengan tingkat perkembangan wilayah. Hal tersebut dicirikan oleh laju pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Daerah yang mempunyai sistem infrastruktur dasar yang lengkap, mempunyai tingkat laju pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat yang lebih baik jika dibandingkan dengan daerah yang mempunyai infrastruktur yang terbatas.<\/p>\n<p>&#8221; Jadi, menurut saya, penyediaan infrastruktur dasar di daerah-daerah merupakan faktor kunci dalam upaya mendukung pembangunan nasional,&#8221; tegas <strong>Sadarestuwati.<\/strong><\/p>\n<p>Ada sekitar 288 ribu kilometer jalan daerah keadaannya tidak memadai yang tersebar di berbagai pelosok Indonesia.\u00a0 Kalau jalan daerah menjadi jalan nasional akan tercatat di pusat. Keadaan jalan tergantung statusnya, apakah jalan tersebut berstatus sebagai jalan daerah atau jalan nasional, karena keadaan jalan nasional lebih baik daripada jalan daerah.<\/p>\n<p>Khusus infrastruktur dasar jalan, <strong>Sadarestuwati<\/strong> mencatat, keadaan jalan di daerah-daerah yang pernah dikunjungi mengalami penurunan kualitas.<\/p>\n<p>&#8221; Selain karena penanganan yang tidak seimbang antara biaya dengan panjang jalannya, juga karena program rehabilitasi atau pemeliharaan yang tidak sesuai dengan situasi dan kondisi daerah yang bersangkutan. Sehingga, diperlukan perubahan sistem program pembangunan jalan dengan mempertimbangkan tata ruang wilayahnya yang diharapkan merangsang kegiatan perekonomian,&#8221; terang <strong>Hj. Sadarestuwati, SP, M. MA, <\/strong>Anggota Komisi V DPR RI. <strong>( Aziz )<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta. Seputar Nusantara. Permasalahan infrastruktur yang mendominasi adalah infrastruktur dasar jalan-jalan di daerah keadaannya mengalami penurunan kualitas. Pengembangan infrastruktur dasar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[37],"tags":[],"class_list":["post-3705","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-infrastruktur"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3705","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3705"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3705\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3730,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3705\/revisions\/3730"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3705"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3705"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3705"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}