{"id":37590,"date":"2017-07-07T17:02:07","date_gmt":"2017-07-07T10:02:07","guid":{"rendered":"http:\/\/seputarnusantara.com\/?p=37590"},"modified":"2017-07-07T17:04:36","modified_gmt":"2017-07-07T10:04:36","slug":"dipanggil-polisi-pelapor-kaesang-putra-presiden-jokowi-merasa-dilecehkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seputarnusantara.com\/?p=37590","title":{"rendered":"Dipanggil Polisi, Pelapor Kaesang (Putra Presiden Jokowi) Merasa Dilecehkan"},"content":{"rendered":"<p><strong><span>Jakarta. Seputar Nusantara. <\/span><\/strong><span style=\"color: #555555;font-family: Helveticaff, Helvetica, arial, sans-serif;font-size: 14px;background-color: #f1f1f1\">Muhamad Hidayat Simanjuntak, pelapor putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, mengaku merasa dilecehkan karena dipanggil Polresta Bekasi, Jawa Barat hari ini, Jumat (7\/7). <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #555555;font-family: Helveticaff, Helvetica, arial, sans-serif;font-size: 14px;background-color: #f1f1f1\">Hidayat merasa dilecehkan karena dirinya diperiksa polisi. Padahal, kemarin, polisi menyatakan tidak akan menindaklanjuti laporannya terkait dugaan penodaan agama yang diduga dilakukan oleh Kaesang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #555555;font-family: Helveticaff, Helvetica, arial, sans-serif;font-size: 14px;background-color: #f1f1f1\">&#8220;Kalau sudah ditutup kenapa saya dipanggil lagi,&#8221; kata Hidayat yang terlihat kesal. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #555555;font-family: Helveticaff, Helvetica, arial, sans-serif;font-size: 14px;background-color: #f1f1f1\">Tak lama kemudian Erna lantas mengarahkan Hidayat ke salah satu ruangan. Pernyataan ini disampaikan Hidayat saat bertemu Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polresta Bekasi Kompol Erna Ruswing. Hidayat tiba di Polresta Bekasi pukul 09.00 WIB dengan mengenakan kemeja putih. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #555555;font-family: Helveticaff, Helvetica, arial, sans-serif;font-size: 14px;background-color: #f1f1f1\">Erna pun berusaha menenangkan Hidayat. Kemudian meminta surat panggilan dari polisi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #555555;font-family: Helveticaff, Helvetica, arial, sans-serif;font-size: 14px;background-color: #f1f1f1\">&#8220;Saya gak bawa (surat panggilan pemeriksaan). Ngapain ditunjuk (surat panggilan),&#8221; ujar Hidayat dengan nada tinggi. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #555555;font-family: Helveticaff, Helvetica, arial, sans-serif;font-size: 14px;background-color: #f1f1f1\">Kepada <\/span><em>media<\/em><span style=\"color: #555555;font-family: Helveticaff, Helvetica, arial, sans-serif;font-size: 14px;background-color: #f1f1f1\">, Hidayat mengatakan bakal menanyakan alasan Kapolresta Bekasi Komisaris Besar Hero Henrianto Bachtiar mengenai kejelasan kasus Kaesang. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #555555;font-family: Helveticaff, Helvetica, arial, sans-serif;font-size: 14px;background-color: #f1f1f1\">&#8220;Itu yang saya tanyakan, apakah sudah ditutup atau tidak,&#8221; katanya. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #555555;font-family: Helveticaff, Helvetica, arial, sans-serif;font-size: 14px;background-color: #f1f1f1\">Sekitar sepuluh menit di ruang pemeriksaan, Hidayat terlihat keluar. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #555555;font-family: Helveticaff, Helvetica, arial, sans-serif;font-size: 14px;background-color: #f1f1f1\">Erna menerangkan sebenarnya tak ada pemeriksaan kepada Hidayat hari ini. Alasannya, laporan ini ini tidak kuat secara hukum. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #555555;font-family: Helveticaff, Helvetica, arial, sans-serif;font-size: 14px;background-color: #f1f1f1\">&#8220;Tidak ada pemeriksaan. Dia hanya datang tanya apa kasusnya sudah dihentikan,&#8221; ujar Erna. (dtc\/Aziz)<br \/>\n. <\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta. Seputar Nusantara. Muhamad Hidayat Simanjuntak, pelapor putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, mengaku merasa dilecehkan karena dipanggil Polresta [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":42,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-37590","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-headline"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/37590","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/42"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=37590"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/37590\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":37592,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/37590\/revisions\/37592"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=37590"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=37590"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=37590"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}