{"id":37701,"date":"2017-07-17T13:11:46","date_gmt":"2017-07-17T06:11:46","guid":{"rendered":"http:\/\/seputarnusantara.com\/?p=37701"},"modified":"2017-07-17T13:14:30","modified_gmt":"2017-07-17T06:14:30","slug":"kapolri-kalau-telegram-mau-dibuka-lagi-kami-minta-diberi-akses","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seputarnusantara.com\/?p=37701","title":{"rendered":"Kapolri : Kalau Telegram Mau Dibuka Lagi, Kami Minta Untuk Diberi Akses"},"content":{"rendered":"<p><strong>Jakarta. Seputar Nusantara.<\/strong><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\"> Kementerian Komunikasi dan Informatika memblokir Telegram karena dianggap memuat banyak konten soal radikalisme. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\">Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, jika Telegram kembali dibuka, Polri ingin meminta akses untuk melacak konten yang mengancam keamanan negara.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\">&#8220;Saya dengar mereka bangun komunikasi dengan Menkominfo. Kalau mau dibuka lagi,<\/span><em> fine<\/em><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\">, tapi kita diberi akses kalau ada data kaitan dengan terorisme dan yang radikal, <\/span><em>ngajarin<\/em><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\"> buat bom, kita diberi akses. Saya kira <\/span><em>gitu<\/em><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\">. Kalau mereka sudah bantu kita, saya pikir <\/span><em>fine<\/em><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\">,&#8221; ujar Tito di gedung DPR, Jakarta Pusat, Senin (17\/7\/2017).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\">Polisi awalnya meminta Telegram membuka akses kepada polisi soal konten yang berpotensi mengganggu keamanan negara. Pada akhirnya, pihak Telegram tidak menggubris sehingga pemerintah memblokir aplikasi tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\"><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\">&#8220;Kami minta akses untuk terorisme, tapi tidak dilayani, tidak ditanggapi. Kalau tidak ditanggapi, ya kita tutup karena ini<\/span><em> market<\/em><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\"> besar, penggunanya jutaan,&#8221; ucap Tito.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\">Alasannya, pengguna Telegram dapat memicu <\/span><em>lone-wolf terrorism<\/em><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\">. Salah satu kasusnya adalah teror di Masjid Falatehan hingga di Mapolda Sumut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\">&#8220;Latihan pun, kalau dulu dokter Azahari mengajari muridnya untuk membuat bom langsung, sekarang bisa<\/span><em> online<\/em><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\">. <\/span><em>Chatting<\/em><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\"> nanti campur ini, survei nanti langsung di-<\/span><em>sharing<\/em><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\">. Telegram favorit mereka, karena bisa membuat <\/span><em>supergroup<\/em><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\"> membuat 10 ribu, baik yang bisa privat atau ke member lain tanpa ketahuan adminnya siapa,&#8221; ujar eks Kepala BNPT tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\">&#8220;Ini masalah keamanan negara, <\/span><em>fine<\/em><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\">,<\/span><em> privacy<\/em><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\"> boleh, tapi keamanan negara penting. Antara kebebasan individu dengan keamanan negara itu <\/span><em>zero sum game<\/em><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\">, satu ditambah, yang lain berkurang. Itulah risiko, itu natural,&#8221; katanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\">Tito menyamakan aplikasi Telegram dengan era BlackBerry Messenger. &#8220;Kalau ini kan bebas sekali, mirip seperti, mohon maaf, mungkin zaman BBM sampai ditutup Saudi,&#8221; tuturnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\">Pihaknya tak menutup kemungkinan melacak potensi aksi terorisme di aplikasi lain. &#8220;Pasti. Kalau selain Telegram pasti kita tahu mereka larinya mau ke mana lagi,&#8221; ujarnya. (dtc\/Aziz)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta. Seputar Nusantara. Kementerian Komunikasi dan Informatika memblokir Telegram karena dianggap memuat banyak konten soal radikalisme. Kapolri Jenderal Tito Karnavian [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":42,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-37701","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-headline"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/37701","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/42"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=37701"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/37701\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":37706,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/37701\/revisions\/37706"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=37701"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=37701"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=37701"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}