{"id":38644,"date":"2017-10-20T19:17:30","date_gmt":"2017-10-20T12:17:30","guid":{"rendered":"http:\/\/seputarnusantara.com\/?p=38644"},"modified":"2017-10-20T19:17:30","modified_gmt":"2017-10-20T12:17:30","slug":"ppatk-investigasi-motif-wni-transfer-dana-rp-189-triliun-ke-singapura","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seputarnusantara.com\/?p=38644","title":{"rendered":"PPATK Investigasi Motif WNI Transfer Dana Rp 18,9 Triliun ke Singapura"},"content":{"rendered":"<p><strong>Jakarta. Seputar Nusantara.<\/strong><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: helvetica, arial, sans-serif;font-size: 16px\"> Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) melakukan pendalaman terkait mega transfer uang Rp 18,9 triliun milik Warga Negara Indonesia (WNI), yang dipindahkan dari Guernsey ke Singapura pada 2015.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: helvetica, arial, sans-serif;font-size: 16px\">Kepala PPATK, Kiagus Ahmad Badaruddin, mengatakan pendalaman transaksi tersebut untuk mengetahui motif dari transfer yang dilakukan 81 pemilik dana tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: helvetica, arial, sans-serif;font-size: 16px\">Kiagus menyebutkan, data yang diperoleh PPATK mengenai mega transfer sudah sepenuhnya diberikan kepada Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak, sebagai bahan penyelidikan masing-masing pemilik dana yang nantinya diakurasikan dengan SPT Tahunannya.<\/span><\/p>\n<div style=\"color: #2d2d2d;font-family: helvetica, arial, sans-serif;font-size: 16px\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"height: 0px;width: 0px\" src=\"https:\/\/newrevive.detik.com\/delivery\/lg.php?bannerid=0&amp;campaignid=0&amp;zoneid=674&amp;loc=https%3A%2F%2Ffinance.detik.com%2Fberita-ekonomi-bisnis%2Fd-3693209%2Fppatk-investigasi-motif-wni-transfer-dana-rp-189-t-ke-singapura%3F_ga%3D2.137181488.1638630903.1508501033-1597179662.1508241848&amp;referer=https%3A%2F%2Fwww.detik.com%2F&amp;cb=5698aada6f\" alt=\"\" width=\"0\" height=\"0\" \/><\/div>\n<p><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: helvetica, arial, sans-serif;font-size: 16px\">&#8220;Kan dia sudah beritahu tuh dari 80 sekian sudah nyetor. Nanti kami lihat lagi. Memang kami perlu kerja sama lagi dengan pihak luar, tapi harus diberesin dulu di dalam,&#8221; kata Kiagus di Auditorium PTIK, Jakarta, Jumat (20\/10\/2017).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: helvetica, arial, sans-serif;font-size: 16px\">Dia mengungkapkan, PPATK masih belum bisa memastikan pindahnya dana WNI Rp 18,9 triliun dari Guernsey ke Singapura. Namun, berdasarkan informasi Ditjen Pajak disebutkan, dana itu diduga untuk mengikuti program pengampunan pajak atau <\/span><em>tax amnesty<\/em><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: helvetica, arial, sans-serif;font-size: 16px\">. Untuk membuktikan motif yang sebenarnya harus dilakukan pendalaman lebih lanjut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: helvetica, arial, sans-serif;font-size: 16px\">&#8220;Itu kami tidak tahu. Itu kan dalam hati mereka. <\/span><em>Statement<\/em><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: helvetica, arial, sans-serif;font-size: 16px\"> pihak luar itu diduga ikut <\/span><em>tax amnesty<\/em><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: helvetica, arial, sans-serif;font-size: 16px\">,&#8221; jelas dia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: helvetica, arial, sans-serif;font-size: 16px\">Meski demikian, lanjut Kiagus, jajaran pejabat PPATK juga sudah melakukan pembahasan lebih lanjut dengan instansi terkait mengenai mega transfer Rp 18,9 triliun ini. Namun, dirinya masih belum mengetahui terkait perkembangan yang sudah didapat sampai saat ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: helvetica, arial, sans-serif;font-size: 16px\">&#8220;Kami sudah berikan ke dia, nanti kami lihat. Berapa yang sudah, dan mana yang belum. Nanti kami lihat, kalau belum <\/span><em>tax amnesty<\/em><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: helvetica, arial, sans-serif;font-size: 16px\">, kami akan teliti lebih lanjut,&#8221; tukas dia. (dtc\/ Aziz)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta. Seputar Nusantara. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) melakukan pendalaman terkait mega transfer uang Rp 18,9 triliun milik [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":42,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-38644","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-headline"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/38644","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/42"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=38644"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/38644\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":38646,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/38644\/revisions\/38646"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=38644"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=38644"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=38644"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}