{"id":38691,"date":"2017-10-24T21:13:30","date_gmt":"2017-10-24T14:13:30","guid":{"rendered":"http:\/\/seputarnusantara.com\/?p=38691"},"modified":"2017-10-24T21:13:54","modified_gmt":"2017-10-24T14:13:54","slug":"beri-keterangan-palsu-anggota-dpr-miryam-haryani-dituntut-8-tahun-penjara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seputarnusantara.com\/?p=38691","title":{"rendered":"Beri Keterangan Palsu, Anggota DPR Miryam Haryani Dituntut 8 Tahun Bui"},"content":{"rendered":"<p><strong>Jakarta. Seputar Nusantara.<\/strong><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\"> Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Hanura Miryam S. Haryani dituntut hukuman penjara 8 tahun. Miryam diyakini jaksa terbukti memberikan keterangan palsu di persidangan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\">&#8220;Menyatakan terdakwa Miryam S Haryani terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum bersalah secara berlanjut dengan sengaja memberikan keterangan tidak benar dalam perkara tindak pidana korupsi,&#8221; kata jaksa dalam sidang di Pengadilan Tipikor, Jl Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Senin (23\/10\/2017) malam. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\">&#8220;Menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana penjara selama 8 tahun dikurangi masa penahanan yang telah dijalani dengan perintah supaya terdakwa tetap berada dalam tahanan dan ditambah dengan pidana denda Rp 300 juta subsider 6 bulan kurungan,&#8221; jelas jaksa. <\/span><\/p>\n<div style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"vertical-align: middle;height: 0px;width: 0px\" src=\"https:\/\/newrevive.detik.com\/delivery\/lg.php?bannerid=0&amp;campaignid=0&amp;zoneid=642&amp;loc=https%3A%2F%2Fnews.detik.com%2Fberita%2Fd-3696739%2Fberi-keterangan-palsu-miryam-haryani-dituntut-8-tahun-bui%3F_ga%3D2.60058927.380764319.1508851752-1271323437.1508851752&amp;referer=https%3A%2F%2Fwww.detik.com%2Fsearch%2Fsearchall%3Fquery%3Dkorupsi%26sortby%3Dtime%26page%3D3&amp;cb=cf328bf48a\" alt=\"\" width=\"0\" height=\"0\" \/><\/div>\n<p><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\">Miryam disebut jaksa memberikan keterangan tidak benar saat bersaksi dalam sidang e-KTP dengan terdakwa Irman dan Sugiharto pada 23 Maret 2017. Kala itu Miryam menyebut apa yang dia sampaikan dia BAP merupakan hal yang tidak benar. Miryam pun mencabut BAP-nya. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\">Selanjutnya, pada pemeriksaan 30 Maret 2017, di persidangan Miryam tetap menyatakan mencabut BAP-nya. Karena itu, jaksa menyatakan perbuatan hukum Miryam bersifat berlanjut. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\">Menurut jaksa, juga ada arahan dari pihak lain agar Miryam mencabut BAP-nya. Miryam mengikuti arahan tersebut sebagai bentuk kesengajaan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\">&#8220;Ada upaya atau arahan dari pihak lain kepada terdakwa Miryam S Haryani agar mencabut keterangan pada BAP penyidikan. Selanjutnya terdakwa mengikuti arahan tersebut saat menjadi saksi di persidangan perkara e-KTP atas nama terdakwa Irman dan Sugiharto itu merupakan perwujudan kehendak dari terdakwa sebagai satu kesengajaan,&#8221; ujar jaksa. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\">Saat memutuskan untuk mencabut BAP di persidangan, Miryam juga menyatakan isi BAP-nya tidak benar karena saat penyidikan dia merasa ada dalam keadaan tertekan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\">Kala itu, dalam pemeriksaan 1 Desember 2016, sebelum pemeriksaan Miryam mengaku sempat diancam penyidik Novel yang menyatakan pernah akan menangkapnya pada 2010. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\">&#8220;Sehingga ucapan tersebut membuat terdakwa merasa tertekan. Namun di persidangan ini terdakwa menerangkan tidak pernah melakukan kesalahan di tahun 2010,&#8221; tutur jaksa. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\">&#8220;Terdakwa juga menerangkan bahwa keterangan yang disampaikan dalam BAP adalah hasil mengarang cerita. Namun cerita yang dikarang terdakwa tersebut sangat utuh dan sistematis serta bersesuaian dengan keterangan saksi lainnya,&#8221; jelasnya. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\">Selama mendengarkan pembacaan surat tuntutan, Miryam tampak memperhatikan dengan saksama, sesekali ia menunduk untuk mencatat. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\">Akibat perbuatannya, Miryam diyakini melanggar Pasal 22 <\/span><em>juncto<\/em><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\"> Pasal 35 ayat 1 UU Nomor 31\/1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi <\/span><em>juncto<\/em><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\"> Pasal 64 ayat 1 KUHP. (dtc\/Aziz)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta. Seputar Nusantara. Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Hanura Miryam S. Haryani dituntut hukuman penjara 8 tahun. Miryam diyakini [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":42,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-38691","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-headline"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/38691","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/42"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=38691"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/38691\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":38694,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/38691\/revisions\/38694"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=38691"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=38691"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=38691"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}