{"id":3920,"date":"2010-09-19T04:45:41","date_gmt":"2010-09-19T04:45:41","guid":{"rendered":"http:\/\/seputarnusantara.com\/?p=3920"},"modified":"2010-09-19T04:45:41","modified_gmt":"2010-09-19T04:45:41","slug":"jl-re-martadinata-bisa-ambles-lagi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seputarnusantara.com\/?p=3920","title":{"rendered":"Jl. RE Martadinata Bisa Ambles Lagi"},"content":{"rendered":"<p><strong><a href=\"http:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2010\/09\/jalan1.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft size-full wp-image-3921\" style=\"border: 2px solid black; margin: 9px;\" title=\"jalan1\" src=\"http:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2010\/09\/jalan1.jpg\" alt=\"jalan1\" width=\"171\" height=\"128\" \/><\/a>Jakarta. Seputar Nusantara.<\/strong> Ambrolan di Jalan RE Martadinata, Jakarta Utara, bisa bertambah lagi.  Sebab kedalaman amblesan jalan mencapai lebih dari 5 meter. Hal itu  diperparah dengan adanya pergerakan tanah. &#8220;Bisa saja (ambrol  lagi). Kalau kita melihat kedalaman amblesan ini yang mencapai lebih  dari 5 meter dan juga gerakan tanah yang terbawa gelombang pasang  surut,&#8221; ujar Staf Puslitbang Sumber daya Air Kementerian PU Sudarta di  lokasi ambrolnya jalan, Minggu (19\/9\/2010). Hari ini, Kementerian  PU mengkaji gerakan air terhadap stabilitas struktur jalan. Hal itu  ilakukan untuk mengetahui apakah ada gerakan yang bisa mengerosi  struktur jalan.<!--more--><\/p>\n<p>&#8220;Penelitian telah dilakukan dua hari sejak  kemarin, tempo yang diambil adalah tipografi kawasan yang ambles. Kita  ingin tahu kawasannya. Kita ingin tahu juga dasar launya seperti apa,&#8221;  sambung Sudarta.<\/p>\n<p>Pihak Kemeterian PU juga mengukur kecepatan air  dengan memasang alat ukur kecepatan air yang dipasang di kedalaman 8  meter. Untuk jangka panjang tiang pancang akan dipasang sampai ke dasar  laut. Tujuannya adalah agar gerakan tanah tidak terbawa oleh air.<\/p>\n<p>Saat  ini bagaimana pergerakan tanahnya? &#8220;Lambat atau merayap,&#8221; kata Sudarta.<\/p>\n<p>Dalam  bekerja, petugas Kementerian PU juga menggunakan waterpass. Ketika akan  menancapkan alat ukur ke dalam air, petugas menggunakan perahu. Perahu  dinaiki dua petugas. Satu orang bertugas mendayung, sementara seorang  lainnya menancapkan alat ukur ke dalam air untuk mengetahui bentuk dasar  laut.<\/p>\n<p>Hinga pukul 09.30 WIB, lokasi ambrolnya jalan masih  menjadi tontonan warga. Sekitar 200 orang menyemut di tempat tersebut.  Meskipun garis polisi sudah dipasang 100 meter dari tempat kejadian,  tetap saja warga nekat menerobos.<\/p>\n<p>Salah seorang warga yang  penasaran ingin melihat jalan ambrol adalah Supardi (21) yang tinggal di  Warakas, Jakarta Utara. &#8220;Baru kali ini ke sini. Sudah dari kemarin  ingin ke sini karena lihat di TV. Baru kesampaian sekarang. Saya di sini  dari pukul 09.00 WIB. Ingin tahu saja bagaimana kalau melihat  langsung,&#8221; ujar Supardi. (dtc\/Aziz)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta. Seputar Nusantara. Ambrolan di Jalan RE Martadinata, Jakarta Utara, bisa bertambah lagi. Sebab kedalaman amblesan jalan mencapai lebih dari [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[37],"tags":[],"class_list":["post-3920","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-infrastruktur"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3920","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3920"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3920\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3922,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3920\/revisions\/3922"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3920"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3920"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3920"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}