{"id":3935,"date":"2010-09-19T05:03:19","date_gmt":"2010-09-19T05:03:19","guid":{"rendered":"http:\/\/seputarnusantara.com\/?p=3935"},"modified":"2010-09-19T05:03:19","modified_gmt":"2010-09-19T05:03:19","slug":"perum-bulog-divre-bengkulu-salurkan-raskin-12-352-ton","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seputarnusantara.com\/?p=3935","title":{"rendered":"Perum BULOG Divre Bengkulu Salurkan Raskin 12.352 Ton"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center;\"><strong><a href=\"http:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2010\/09\/bulog.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-3936\" title=\"bulog\" src=\"http:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2010\/09\/bulog.jpg\" alt=\"bulog\" width=\"320\" height=\"270\" \/><\/a>Bengkulu. Seputar Nusantara.<\/strong> Kantor Bulog Divisi Regional Bengkulu, sudah menyalur  beras warga miskin sebanyak 12.353 ton lebih besar dari target 9.400  ton.\u00a0 &#8220;Beras sebanyak itu dibagikan kepada sekitar 120 ribu Rumah Tangga  Miskin (RTM) yang tersebar seluruh kabupaten dalam Provinsi Bengkulu  kecuali Kabupaten Mukomuko,&#8221; kata Kabid Pengadaan dan Penyaluran Bulog  Divisi Regional Bengkulu Arsyad Irawan, Sabtu. <!--more--><\/p>\n<p>Adanya penambahan penyaluran Raskin disebabkan kebijakan pemerintah  untuk menambah masing-masing RTM sebanyak dua kilogram beras.<\/p>\n<p>Awalnya setiap rumah tangga miskin mendapat jatah 13 kilogram, setelah  ada penambahan menjadi 15 kilogram per rumah tangga dengan harga tetap  Rp 1.600 per kilogram.<\/p>\n<p>Penyaluran Raskin tahun ini cukup lancar karena dampak berkurang jumlah  RTM yang dijangkau, disamping kesiapan petugas Bulog sampai ke titik  distribusi di tingkat kecamatan.<\/p>\n<p>Dengan berkurangnya jumlah RTM itu, maka ada daerah kelurahan dan desa  mengambil jatah raskin itu dua bulan sekali, berbeda dengan sebelumnya  yang rentan dengan masalah.<\/p>\n<p>Jumlah rumah tangga miskin (RTM) di Provinsi Bengkulu tahun 2010 turun  menjadi 120 ribu kepala keluarga (KK) dari sebelumnya tercatat 140.162  KK.<\/p>\n<p>Sedangkan target 140.162 KK selama tahun 2009 terealisasi sekitar  132.670 KK (RTM), karena warga RTM di Kabupaten Mukomuko tidak bersedia  mengambil beras murah tersebut,<\/p>\n<p>Sementara alokasi berasnya juga turun dari pagu 25.312 ton pada tahun  2009 menjadi 20.280 ton pada tahun 2010.<\/p>\n<p>Penyaluran raskin pada tahun 2009 hanya teralisasi 23.855 ton, akibat  Pemda kabupaten Mukomuko tidak mengambil jatah beras murah itu, dengan  alasan daerah itu sudah surplus.<\/p>\n<p>Turunnya jatah warga miskin dan beras murah pemerintah itu, karena warga  yang sebelumnya terdaftar menjadi miskin sudah meningkat  kesejahteraannya pada tahun 2010.<\/p>\n<p>Warga miskin yang sudah berubah status itu sebagian besar petani,  sekarang tanaman kelapa sawit dan karet mereka sudah mulai panen,  sedangkan harganya cukup tinggi, sehingga berpengaruh pada tingkat  kesejahteraan mereka.<\/p>\n<p>Sedangkan warga yang masih terdaftar menjadi RTM itu sebagian besar  buruh dan nelayan, disamping warga baru hidup berumah tangga yang tidak  memiliki mata pencarian tetap, katanya. ( bulog.co.id \/ Aziz )<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bengkulu. Seputar Nusantara. Kantor Bulog Divisi Regional Bengkulu, sudah menyalur beras warga miskin sebanyak 12.353 ton lebih besar dari target [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[34],"tags":[],"class_list":["post-3935","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-bumn"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3935","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3935"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3935\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3937,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3935\/revisions\/3937"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3935"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3935"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3935"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}