{"id":40852,"date":"2018-05-30T15:05:36","date_gmt":"2018-05-30T08:05:36","guid":{"rendered":"http:\/\/seputarnusantara.com\/?p=40852"},"modified":"2018-05-30T15:05:36","modified_gmt":"2018-05-30T08:05:36","slug":"fahri-hamzah-minta-investigasi-menyeluruh-soal-tercecernya-e-ktp","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seputarnusantara.com\/?p=40852","title":{"rendered":"Fahri Hamzah Minta Investigasi Menyeluruh Soal Tercecernya e-KTP"},"content":{"rendered":"<p><strong>Jakarta. Seputar Nusantara.<\/strong><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\"> Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah, menanggapi kasus tercecernya e-KTP di Bogor, Jawa Barat. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\">Menurutnya, e-KTP tersebut bisa saja digunakan untuk kecurangan dalam pilkada atau juga menjadi alat untuk melakukan korupsi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\">&#8220;Pemerintah harus segera melakukan investigasi menyeluruh atas kasus itu,&#8221; kata Fahri dalam keterangan tertulis, Rabu (30\/5\/2018).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\">Dia menilai bahaya tercecernya e-KTP tersebut juga bisa menyebabkan tindakan yang tidak bertanggung jawab, seperti digunakan untuk komunikasi ilegal bahkan digunakan untuk terorisme.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\">&#8220;Lebih ekstremnya lagi, KTP-KTP itu bisa dijadikan oleh terorisme untuk membuat akun-akun palsu, dan juga untuk dipakai dalam berkomunikasi ilegal,&#8221; lanjutnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\">Oleh karena itu, Fahri menambahkan, pemerintah melalui kepolisian harus melakukan investigasi bahkan dia menilai orang ceroboh dan menyebabkan e-KTP tercecer juga harus dihukum.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\">&#8220;Nanti kalau sudah dikatakan aman, nyatanya ada kejadian lagi, nah ini orang harus dihukum. Sekarang pun sudah harus dihukum mestinya, dengan keteledorannya itu,&#8221; tambah Fahri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\">Sebelumnya, Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh menyatakan, temuan dua dus e-KTP di Jalan Raya Salabenda Semplak, Kabupaten Bogor, merupakan e-KTP yang sudah rusak. Dari pelacakan Kemendagri, e-KTP tersebut diambil dari gudang penyimpanan sementara di Pasar Minggu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\">&#8220;e-KTP yang tercecer tersebut adalah rusak atau invalid, dan diangkut dari gudang penyimpanan sementara di Pasar Minggu, ke gudang Kemendagri di Semplak Bogor,&#8221; jelas Zudan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\">Dirinya menambahkan, semua e-KTP yang jatuh dari mobil pengangkut sudah diamankan bersama masyarakat dan dikembalikan ke mobil pengangkut, untuk selanjutnya dibawa ke Gudang Penyimpanan di Semplak. Selanjutnya, sopir dan petugas yang membawa dus e-KTP itu juga akan dimintai keterangan lebih lanjut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\">&#8220;Saat ini permasalahan ditangani Polres Kab Bogor, dan rencananya pagi ini beberapa staf yang mengawal barang tersebut dan sopir akan diminta keterangan,&#8221; pungkas Zudan. (dtc\/ Aziz)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta. Seputar Nusantara. Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah, menanggapi kasus tercecernya e-KTP di Bogor, Jawa Barat. Menurutnya, e-KTP tersebut [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":42,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-40852","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-headline"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/40852","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/42"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=40852"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/40852\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":40854,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/40852\/revisions\/40854"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=40852"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=40852"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=40852"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}