{"id":41807,"date":"2018-09-06T15:40:21","date_gmt":"2018-09-06T08:40:21","guid":{"rendered":"http:\/\/seputarnusantara.com\/?p=41807"},"modified":"2018-09-06T15:48:40","modified_gmt":"2018-09-06T08:48:40","slug":"imam-suroso-pemerintah-harus-pulangkan-korban-trafficking-dari-sukabumi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seputarnusantara.com\/?p=41807","title":{"rendered":"Imam Suroso: Pemerintah Harus Pulangkan Korban Trafficking Sukabumi"},"content":{"rendered":"<p><strong>Jakarta. Seputar Nusantara.<\/strong> <span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\">Seorang remaja bernama Entin Suntini diduga menjadi korban perdagangan manusia atau human trafficking.<\/span><\/p>\n<p style=\"margin: 0px 0px 12px;line-height: 18px;font-family: tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size: 12px\"><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\">Gadis berusia 16 tahun itu kini berada di Selangor, Malaysia bersama Neng Ai Maryati seorang warga Indonesia yang tinggal di negeri jiran tersebut.<\/span><\/p>\n<p style=\"margin: 0px 0px 12px;line-height: 18px;font-family: tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size: 12px\"><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\">Informasi yang diberikan Neng Ai, Entin disebut tersasar di Malaysia setelah sebelumnya sempat transit di Batam lalu berangkat menggunakan kapal Feri ke Malaysia.<\/span><\/p>\n<p style=\"margin: 0px 0px 12px;line-height: 18px;font-family: tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size: 12px\"><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\">Dari cerita yang diperoleh dari Entin, Neng Ai menduga remaja tersebut telah menjadi korban human trafficking.<\/span><\/p>\n<p style=\"margin: 0px 0px 12px;line-height: 18px;font-family: tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size: 12px\"><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\">Kepada Neng Ai, Entin mengaku tinggal di Kampung Kadupugur RT. 04\/ RW. 03 Desa Wangureja, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. <\/span><\/p>\n<p style=\"margin: 0px 0px 12px;line-height: 18px;font-family: tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size: 12px\"><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\">Dia berharap bisa pulang ke Indonesia dan bertemu dengan keluarganya.<\/span><\/p>\n<p style=\"margin: 0px 0px 12px;line-height: 18px;font-family: tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size: 12px\"><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\">Menurut <strong>H. Imam Suroso, S. Sos., SH., MM., Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan<\/strong> bahwa dengan adanya kasus tersebut, dirinya berharap agar Pemerintah segera menuntaskannya, sebab, Entin juga warga negara Indonesia yang wajib dilindungi.<\/span><\/p>\n<p style=\"margin: 0px 0px 12px;line-height: 18px;font-family: tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size: 12px\"><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\">&#8221; Walaupun Entin ke Malaysia secara illegal (tidak resmi), Pemerintah harus tetap menuntaskan kasus tersebut. Memang ini semua berawal dari salahnya si korban dan para mafia yang memberangkatkan Entin ke Malaysia melalui jalur illegal. Para mafia penyalur tenaga kerja illegal harus ditindak tegas dan diberantas,&#8221; ungkap Imam Suroso kepada seputarnusantara.com di Gedung Nusantara 1 DPR RI- Senayan, pada Kamis 6 September 2018.<\/span><\/p>\n<p style=\"margin: 0px 0px 12px;line-height: 18px;font-family: tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size: 12px\"><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\">Kemudian Imam Suroso menjelaskan, seharusnya kalau Entin mau bekerja ke luar negeri, maka harus melalui jalur resmi dan menggunakan dokumen- dokumen yang sah. Sehingga, jikalau nantinya ada masalah di luar negeri, maka akan lebih cepat ditangani sebab dokumennya lengkap.<\/span><\/p>\n<p style=\"margin: 0px 0px 12px;line-height: 18px;font-family: tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size: 12px\"><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\">&#8221; Apapun dan bagaimanapun Entin, tetap warga negara Indonesia, maka mau tidak mau Pemerintah Indonesia harus tanggungjawab. Melalui BNP2TKI, Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Luar Negeri, si Entin korban trafficking harus segera diselamatkan dan dipulangkan ke Indonesia,&#8221; tegas Imam Suroso.<\/span><\/p>\n<p style=\"margin: 0px 0px 12px;line-height: 18px;font-family: tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size: 12px\"><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\">Mudah- mudahan, lanjut Imam Suroso, Entin di Malaysia sekarang ini dalam kondisi sehat dan baik, serta keluarga yang sementara ini menampung Entin juga dalam keadaan baik, menunggu tindakan dan pemulangan yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia melalui KJRI di Malaysia.<\/span><\/p>\n<p style=\"margin: 0px 0px 12px;line-height: 18px;font-family: tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size: 12px\"><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\">&#8221; Jadi, saya tegaskan, ini adalah tanggungjawab negara terhadap rakyatnya. Negara harus bertanggungjawab dan segera memulangkan Entin dari Malaysia,&#8221; ucap Politisi PDI Perjuangan ini.<\/span><\/p>\n<p style=\"margin: 0px 0px 12px;line-height: 18px;font-family: tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size: 12px\"><span style=\"color: #2d2d2d;font-family: Helvetica, Arial;font-size: 16px\">&#8221; Kami Komisi IX DPR RI akan selalu memantau dan mengawasi perkembangan kasus ini. Saya berharap agar Entin segera pulang ke Indonesia dalam keadaan sehat dan baik. Sehingga Entin bisa segera berkumpul dengan keluarganya di Sukabumi- Jawa Barat,&#8221; pungkas Imam Suroso di penghujung wawancara. <strong>(Aziz)<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"margin: 0px 0px 12px;line-height: 18px;font-family: tahoma, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size: 12px\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta. Seputar Nusantara. Seorang remaja bernama Entin Suntini diduga menjadi korban perdagangan manusia atau human trafficking. Gadis berusia 16 tahun [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":42,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-41807","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-headline"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/41807","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/42"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=41807"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/41807\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":41812,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/41807\/revisions\/41812"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=41807"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=41807"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=41807"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}