{"id":4262,"date":"2010-09-30T12:53:13","date_gmt":"2010-09-30T12:53:13","guid":{"rendered":"http:\/\/seputarnusantara.com\/?p=4262"},"modified":"2010-09-30T12:53:13","modified_gmt":"2010-09-30T12:53:13","slug":"eks-pejabat-pajak-korupsi-rp-1341-triliun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seputarnusantara.com\/?p=4262","title":{"rendered":"Eks Pejabat Pajak Korupsi RP 1,341 Triliun"},"content":{"rendered":"<p><strong><a href=\"http:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2010\/09\/bahsim.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft size-medium wp-image-4263\" style=\"border: 2px solid black; margin: 9px;\" title=\"bahsim\" src=\"http:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2010\/09\/bahsim-300x236.jpg\" alt=\"bahsim\" width=\"210\" height=\"165\" srcset=\"https:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2010\/09\/bahsim-300x236.jpg 300w, https:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2010\/09\/bahsim.jpg 330w\" sizes=\"auto, (max-width: 210px) 100vw, 210px\" \/><\/a>Jakarta<\/strong>. Seputar Nusantara. \t\tMantan pejabat perpajakan Bahasjim Assifie didakwa bersalah menerima suap saat  menjabat sebagai Kepala Kantor Pemeriksaan Pajak Jakarta VII. Nilai  suap sangat bervariasi sejak mengumpulkan uang panas sepanjang 2005  hingga April 2010. Total transfer ke rekeningnya mencapai lebih dari Rp 1,341 triliun. Sementara uang dalam bentuk US Dollar mencapai US$ 45.154. Dalam  melakukan aksinya, modus operandi Bahasjim cukup sederhana yakni  menggunakan rekening kerabat dekatnya, Sri Purwanti dan Winda Harum  Hapsari. Tiap bulan, transfer ke kedua rekening itu sangat mencengangkan  bagi pejabat pajak yang menurut jaksa, berpenghasilan tidak lebih dari  Rp 30 juta.<br \/>\n<!--more--><br \/>\n&#8220;Rekening atas nama Sri Purwanti terdapat setoran  sebanyak Rp 366 miliar di BNI cabang Gambir. Itu kurun waktu 2008 sampai  2010. Di BNI cabang Jakarta Pusat, terdapat setoran Rp 885 miliar dari  tahun 2004-2010.\u00a0 2 kali transfer ke rekening Winda Arum Hapsari  masing-masing Rp 60 miliar,&#8221; kata Fachrizal di PN Jakarta Selatan, Jl  Ampera Raya, Jakarta, Kamis (30\/9\/2010).<\/p>\n<p>Bahasjim terakhir  menjabat sebagai Inspektur Bidang Kinerja Kelembagaan di Bappenas.  Sebelumnya ia sempat menjabat Kepala Kantor Pemeriksaan Pajak Jakarta  VII, Koja, Gambir dan Palmerah. Kejahatannya mulai terendus oleh  Pusat Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) karena curiga dengan  banyaknya nilai transfer pejabat pajak tersebut. PPATK pun melaporkan ke  Mabes Polri tahun 2008 lalu dibawa ke Polda Metro Jaya. Kasus ini  sempat mengendap lama hingga akhirnya masuk pengadilan usai kasus Gayus  Tambunan diketahui publik.<\/p>\n<p>Jaksa Fachrizal pun mendakwa laki-laki 58 tahun asal Sidoarjo itu dengan pasal korupsi dan pencucian uang.<\/p>\n<p>&#8220;Perbuatan  terdakwa menerima hadiah atau janji seperti diatur dalam pasal 11 UU No  20\/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (Selain pasal itu)  terdakwa melanggar pasal\u00a0 No.25\/2003 tentang Tindak Pidana Pencucian  Uang,&#8221; ucap Fachrizal. (dtc\/Aziz)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta. Seputar Nusantara. Mantan pejabat perpajakan Bahasjim Assifie didakwa bersalah menerima suap saat menjabat sebagai Kepala Kantor Pemeriksaan Pajak Jakarta [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8],"tags":[],"class_list":["post-4262","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-hukum"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4262","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4262"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4262\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4264,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4262\/revisions\/4264"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4262"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4262"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4262"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}