{"id":4302,"date":"2010-10-02T07:18:56","date_gmt":"2010-10-02T07:18:56","guid":{"rendered":"http:\/\/seputarnusantara.com\/?p=4302"},"modified":"2010-10-02T07:18:56","modified_gmt":"2010-10-02T07:18:56","slug":"anggota-komisi-v-dpr-ri-kinerja-pemerintah-bidang-kereta-api-buruk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seputarnusantara.com\/?p=4302","title":{"rendered":"Anggota Komisi V DPR RI : Kinerja Pemerintah Bidang Kereta Api Buruk"},"content":{"rendered":"<p><strong><a href=\"http:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2010\/10\/dpr.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft size-medium wp-image-4303\" style=\"border: 2px solid black; margin: 9px;\" title=\"dpr\" src=\"http:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2010\/10\/dpr-300x225.jpg\" alt=\"dpr\" width=\"180\" height=\"135\" srcset=\"https:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2010\/10\/dpr-300x225.jpg 300w, https:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2010\/10\/dpr.jpg 800w\" sizes=\"auto, (max-width: 180px) 100vw, 180px\" \/><\/a>Jakarta. Seputar Nusantara.<\/strong> Tabrakan KA Senja Utama dan KA Argo Anggrek menewaskan puluhan  penumpang. Tak pelak, kinerja pemerintah di bidang kereta api disorot.  Pemerintah dinilai belum melakukan perbaikan yang maksimal dalam urusan  transportasi. &#8220;Ini harus menjadi perhatian serius Kemenhub,  khususnya Dirjen Perkeretaapian. Dan musibah ini menunjukan masih  buruknya kinerja pemerintah dibidang perkeretaapian,&#8221; kata anggota  Komisi V DPR, Abdul Hakim dalam siaran pers, Sabtu (2\/10\/2010). Hakim  meminta Kemenhub untuk melakukan evaluasi komprehensif dan mengambil  langkah-langkah radikal agar kecelakaan serupa tidak terjadi lagi.  Apalagi, kecelakaan ini diduga terjadi akibat kelalaian petugas.<!--more--><\/p>\n<p>&#8220;Informasi  yang saya dapat, kecelakaan ini kemungkinan besar kelalaian manusia  atau human error. KA Agro Anggrek diduga melanggar sinyal dan masuk  dalam jalur KA yan sudah diisi oleh KA Senja Utama sehingga terjadi  kecelakaan. Persoalan ini harus jadi perhatian pemerintah,&#8221; terangnya.<\/p>\n<p>Selain  itu PT KA selaku penyelenggaraan perkeretaapian diminta untuk melakukan  penanganan kecelakaan KA sesuai dengan UU No.23\/2007 pasal 125 dan  meminta pemerintah memberikan sanksi tegas pada pihak-pihak yang lalai  melaksanakan tugasnya sehingga menyebabkan kecelakaan maut tersebut.<\/p>\n<p>Sesuai  dengan UU No 23\/2007, dalam hal terjadi kecelakaan kereta api, pihak  Penyelenggara Prasarana Perkeretaapian dan Penyelenggara Sarana  Perkeretaapian harus melakukan hal-hal diantaranya, mengambil tindakan  untuk kelancaran dan keselamatan lalu lintas.<\/p>\n<p>&#8220;Juga menangani  korban kecelakaan, dan segera menormalkan kembali lalu lintas kereta api  setelah dilakukan penyidikan awal oleh pihak berwenang dan mengurus  klaim asuransi korban kecelakaan,&#8221; imbuhnya.<\/p>\n<p>Juga kepada awak  sarana perkeretaapian yang mengoperasikan kereta api yang tidak mematuhi  perintah petugas pengatur perjalanan kereta api, sinyal, atau tanda  sehingga mengakibatkan kecelakaan kereta api, sebagaimana diatur dalam  pasal 206 UU No 23\/2007 dapat dikenakan sanksi pidana selama satu tahun  penjara jika kecelakaan tersebut menyebabkan kerugian bagi harta benda.<\/p>\n<p>&#8220;Dalam  hal tindak pidana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mengakibatkan  matinya orang, dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima)  tahun,&#8221; terangnya.<\/p>\n<p>Sementara anggota Komisi V DPR lainnya, Yudi  Widiana Adia meminta agar PT KA memperbaiki infrastruktur persinyalan.  &#8220;Kami juga akan segera mengirim Panja keselematan kerja yang sudah  dibentuk,&#8221; tutupnya. (dtc\/Aziz)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta. Seputar Nusantara. Tabrakan KA Senja Utama dan KA Argo Anggrek menewaskan puluhan penumpang. Tak pelak, kinerja pemerintah di bidang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-4302","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-politik"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4302","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4302"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4302\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4304,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4302\/revisions\/4304"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4302"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4302"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4302"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}