{"id":44494,"date":"2019-07-02T00:15:51","date_gmt":"2019-07-01T17:15:51","guid":{"rendered":"http:\/\/seputarnusantara.com\/?p=44494"},"modified":"2019-07-02T06:34:08","modified_gmt":"2019-07-01T23:34:08","slug":"totok-daryanto-pilpres-sudah-usai-mari-bersama-sama-membangun-bangsa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seputarnusantara.com\/?p=44494","title":{"rendered":"Totok Daryanto : Pilpres Sudah Usai, Mari Bersama-sama Membangun Bangsa"},"content":{"rendered":"<div style=\"width: 1px;height: 1px;overflow: hidden\">Jakarta. Seputar Nusantara. Pilpres 2019 sudah selesai.<\/div>\n<div style=\"width: 1px;height: 1px;overflow: hidden\">MK (Mahkamah Konstitusi) juga sudah memutuskan bahwa gugatan Prabowo- Sandi ditolak semua.<\/div>\n<div style=\"width: 1px;height: 1px;overflow: hidden\">Sehingga, dengan demikian, pasangan Capres- Cawapres Jokowi- Ma&#8217;ruf Amin sebagai pemenang Pilpres 2019.<\/div>\n<div style=\"width: 1px;height: 1px;overflow: hidden\">Menurut H. Totok Daryanto, SE., Wakil Ketua Baleg (Badan Legislasi) DPR RI, bahwa kubu 02 juga sudah menerima keputusan MK yang bersifat final dan mengikat.<\/div>\n<div style=\"width: 1px;height: 1px;overflow: hidden\">&#8221; Jadi, sudah tidak ada yang perlu dipersoalkan lagi. Dan himbaun dari Presiden Jokowi agar masyarakat kembali bersatu padu dan tidak ada lagi polemik pasca Pilpres 2019,&#8221; ungkap Totok Daryanto kepada seputarnusantara.com di Gedung Baleg DPR- Senayan, pada Senin 1 Juli 2019.<\/div>\n<div style=\"width: 1px;height: 1px;overflow: hidden\">Sehingga, pasca keputusan MK, tidak perlu ada lagi perdebatan- perdebatan persoalan Pilpres.<\/div>\n<div style=\"width: 1px;height: 1px;overflow: hidden\">&#8221; Mari kita semua seluruh rakyat Indonesia, kembali bersama- sama bekerja demi kepentingan bangsa. Sehingga dengan kebersamaan dalam membangun bangsa, maka Indonesia akan menjadi bangsa yang maju, adil dan makmur,&#8221; tegas Politisi Senior PAN (Partai Amanat Nasional) ini.<\/div>\n<div style=\"width: 1px;height: 1px;overflow: hidden\">Mengenai koalisi, lanjutnya, di negara kita ini memang unik. Tidak ada oposisi formal seperti negara- negara lain di dunia.<\/div>\n<div style=\"width: 1px;height: 1px;overflow: hidden\">&#8221; Sebenarnya oposisi bisa dimaknai sebagai suatu prinsip dasar untuk membela kepentingan rakyat. Jadi kalau itu demi membela kepentingan rakyat, mau di pemerintahan atau tidak, tidak menjadi persoalan, yang penting muaranya demi kepentingan rakyat,&#8221; terangnya.<\/div>\n<div style=\"width: 1px;height: 1px;overflow: hidden\">Sekarang ini, jelasnya, di Indonesia tidak ada oposisi murni. Jadi kita tidak perlu bicara antagonisme antara pemerintah dan oposisi.<\/div>\n<div style=\"width: 1px;height: 1px;overflow: hidden\">&#8221; Semua harus kembali ke tujuan mulia politik, politik adalah pengabdian dan memperjuangkan kepentingan rakyat,&#8221; tegas Totok Daryanto.<\/div>\n<div style=\"width: 1px;height: 1px;overflow: hidden\">Rakernas PAN Untuk Membahas Persoalan Internal<\/div>\n<div style=\"width: 1px;height: 1px;overflow: hidden\">Disisi lain, menjelang Rakernas PAN (Rapat Kerja Nasional Partai Amanat Nasional) yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat ini, Totok menyampaikan bahwa Rakernas PAN akan membahas isu- isu terkait persoalan di internal partai.<\/div>\n<div style=\"width: 1px;height: 1px;overflow: hidden\">&#8221; Rakernas PAN nantinya tidak membahas persoalan kabinet. Jadi tidak ada hubungannya dengan masuk atau tidaknya PAN ke kabinet Jokowi- Ma&#8217;ruf Amin,&#8221; ucap Totok.<\/div>\n<div style=\"width: 1px;height: 1px;overflow: hidden\">Rakernas PAN menurutnya merupakan ajang konsolidasi internal PAN. Rakernas juga sebagai wahana untuk mendinginkan suasana pasca Pileg dan Pilpres.<\/div>\n<div style=\"width: 1px;height: 1px;overflow: hidden\">&#8221; Mari seluruh kader PAN untuk bekerja bersama- sama membangun bangsa Indonesia ini. Sehingga bangsa kita menjadi bangsa yang maju dan rakyatnya sejahtera,&#8221; jelasnya.<\/div>\n<div style=\"width: 1px;height: 1px;overflow: hidden\">Mengenai kabinet Jokowi- Ma&#8217;ruf Amin, menurutnya, bahwa persoalan kabinet itu merupakan hak Prerogatif Presiden.<\/div>\n<div style=\"width: 1px;height: 1px;overflow: hidden\">Jadi kabinet itu tergantung Presiden, tidak perlu meminta- minta jatah di kabinet, karena itu hak Prerogatif Presiden.<\/div>\n<div style=\"width: 1px;height: 1px;overflow: hidden\">&#8221; Tidak perlu memaksa- maksa Presiden mengenai persoalan di Kabinet, ikutin saja, apapun keputusan Presiden ya kita terima saja,&#8221; ungkapnya.<\/div>\n<div style=\"width: 1px;height: 1px;overflow: hidden\">&#8221; Ikuti keputusan Presiden mengenai Kabinet. Dan mari kita bekerja bersama- sama demi kepentingan rakyat dan hindari konflik- konflik pasca Pilpres 2019 ini,&#8221; pungkas Totok Daryanto di penghujung wawancara. (Aziz)<\/div>\n<p><strong>Jakarta. Seputar Nusantara. <\/strong>Pilpres 2019 sudah selesai.<\/p>\n<p>MK (Mahkamah Konstitusi) juga sudah memutuskan bahwa gugatan Prabowo- Sandi ditolak semua.<\/p>\n<p>Sehingga, dengan demikian, pasangan Capres- Cawapres Jokowi- Ma&#8217;ruf Amin sebagai pemenang Pilpres 2019.<\/p>\n<p>Menurut <strong>H. Totok Daryanto, SE., Wakil Ketua Baleg (Badan Legislasi) DPR RI,<\/strong> bahwa kubu 02 juga sudah menerima keputusan MK yang bersifat final dan mengikat.<\/p>\n<p>&#8221; Jadi, sudah tidak ada yang perlu dipersoalkan lagi. Dan himbaun dari Presiden Jokowi agar masyarakat kembali bersatu padu dan tidak ada lagi polemik pasca Pilpres 2019,&#8221; ungkap Totok Daryanto kepada seputarnusantara.com di Gedung Baleg DPR- Senayan, pada Senin 1 Juli 2019.<\/p>\n<p>Sehingga, pasca keputusan MK, tidak perlu ada lagi perdebatan- perdebatan persoalan Pilpres.<\/p>\n<p>&#8221; Mari kita semua seluruh rakyat Indonesia, kembali bersama- sama bekerja demi kepentingan bangsa. Sehingga dengan kebersamaan dalam membangun bangsa, maka Indonesia akan menjadi bangsa yang maju, adil dan makmur,&#8221; tegas Politisi Senior PAN (Partai Amanat Nasional) ini.<\/p>\n<p>Mengenai koalisi, lanjutnya, di negara kita ini memang unik. Tidak ada oposisi formal seperti negara- negara lain di dunia.<\/p>\n<p>&#8221; Sebenarnya oposisi bisa dimaknai sebagai suatu prinsip dasar untuk membela kepentingan rakyat. Jadi kalau itu demi membela kepentingan rakyat, mau di pemerintahan atau tidak, tidak menjadi persoalan, yang penting muaranya demi kepentingan rakyat,&#8221; terangnya.<\/p>\n<p>Sekarang ini, jelasnya, di Indonesia tidak ada oposisi murni. Jadi kita tidak perlu bicara antagonisme antara pemerintah dan oposisi.<\/p>\n<p>&#8221; Semua harus kembali ke tujuan mulia politik, politik adalah pengabdian dan memperjuangkan kepentingan rakyat,&#8221; tegas Totok Daryanto.<\/p>\n<p><strong>Rakernas PAN Untuk Membahas Persoalan Internal<\/strong><\/p>\n<p>Disisi lain, menjelang Rakernas PAN (Rapat Kerja Nasional Partai Amanat Nasional) yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat ini,<\/p>\n<p>Totok menyampaikan bahwa Rakernas PAN akan membahas isu- isu terkait persoalan di internal partai.<\/p>\n<p>&#8221; Rakernas PAN nantinya tidak membahas persoalan kabinet. Jadi tidak ada hubungannya dengan masuk atau tidaknya PAN ke kabinet Jokowi- Ma&#8217;ruf Amin,&#8221; ucap Totok.<\/p>\n<p>Rakernas PAN menurutnya merupakan ajang konsolidasi internal PAN. Rakernas juga sebagai wahana untuk mendinginkan suasana pasca Pileg dan Pilpres.<\/p>\n<p>&#8221; Mari seluruh kader PAN untuk bekerja bersama- sama membangun bangsa Indonesia ini. Sehingga bangsa kita menjadi bangsa yang maju dan rakyatnya sejahtera,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Mengenai kabinet Jokowi- Ma&#8217;ruf Amin, menurutnya, bahwa persoalan kabinet itu merupakan hak Prerogatif Presiden.<\/p>\n<p>Jadi kabinet itu tergantung Presiden, tidak perlu meminta- minta jatah di kabinet, karena itu hak Prerogatif Presiden.<\/p>\n<p>&#8221; Tidak perlu memaksa- maksa Presiden mengenai persoalan di Kabinet, ikutin saja, apapun keputusan Presiden ya kita terima saja,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<div>&#8221; Ikuti keputusan Presiden mengenai Kabinet. Dan mari kita bekerja bersama- sama demi kepentingan rakyat dan hindari konflik- konflik pasca Pilpres 2019 ini,&#8221; pungkas Totok Daryanto di penghujung wawancara. (<strong>Aziz<\/strong>)<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta. Seputar Nusantara. Pilpres 2019 sudah selesai. MK (Mahkamah Konstitusi) juga sudah memutuskan bahwa gugatan Prabowo- Sandi ditolak semua. Sehingga, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":42,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-44494","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-headline"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/44494","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/42"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=44494"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/44494\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":44497,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/44494\/revisions\/44497"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=44494"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=44494"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=44494"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}