{"id":4478,"date":"2010-10-08T01:53:39","date_gmt":"2010-10-08T01:53:39","guid":{"rendered":"http:\/\/seputarnusantara.com\/?p=4478"},"modified":"2010-10-08T02:32:07","modified_gmt":"2010-10-08T02:32:07","slug":"h-refrizal-komisi-vi-dpr-ri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seputarnusantara.com\/?p=4478","title":{"rendered":"H. Refrizal ( Anggota Komisi VI DPR RI ) : Triliunan Uang Peserta Jamsostek Yang Mengendap, Harus Segera Dicairkan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center;\"><strong><a href=\"http:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2010\/10\/Refrizal.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-4483\" title=\"Refrizal\" src=\"http:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2010\/10\/Refrizal.jpg\" alt=\"Refrizal\" width=\"363\" height=\"272\" srcset=\"https:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2010\/10\/Refrizal.jpg 448w, https:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2010\/10\/Refrizal-300x224.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 363px) 100vw, 363px\" \/><\/a><\/strong>Gambar Atas : H. Refrizal, Anggota Komisi VI DPR RI<\/p>\n<p><strong>Jakarta. Seputar Nusantar<\/strong>a. Kasus mengendapnya sekitar Rp 4,9 Triliun dana Jamsostek milik  peserta tak aktif, sudah mulai ramai diperbincangkan kalangan anggota DPR. Dana Rp 4,9 Triliun milik peserta yang mengendap di PT. Jamsostek tersebut itu bisa diakibatkan berbagai sebab.   <!--more--><\/p>\n<div>Diantaranya, <em>pertama <\/em>peserta itu tak mengetahui bahwa dirinya pernah   didaftarkan pada program JHT Jamsostek. <em>Kedua<\/em>, yang bersangkutan tak   memegang kartu peserta Jamsostek karena kartunya disimpan oleh bagian   SDM perusahaan sampai si peserta keluar dari perusahaan, atau hilang   tanpa ada kepedulian atas kartu tersebut.<\/div>\n<div><\/div>\n<div><\/div>\n<div><em>Ketiga<\/em>, bisa jadi yang bersangkutan pindah pekerjaan di beberapa   perusahaan tanpa ada laporan kepindahan, atau perusahaan yang baru bukan   peserta program Jamsostek. <em>Keempat,<\/em> yang bersangkutan memiliki lebih   dari satu kartu peserta tanpa atau dengan sepengetahuannya akibat dari   perpindahan pekerjaan dan tidak melaporkan kartu peserta tersebut ke   perusahaan yang baru sehingga diterbitkan kartu baru lagi. Atau bisa   juga karena yang bersangkutan sudah meninggal dunia tanpa ada laporan   dari kerabat atau ahli warisnya.<\/div>\n<div><\/div>\n<div><\/div>\n<div>\u201cItu adalah uang para peserta Jamsostek yang disimpan dalam program JHT  (Jaminan Hari Tua). Saya tekankan kepada PT. Jamsostek agar melacak terus pemilik uang itu, baik melalui  data yang ada di perusahaan, data di perusahaan tempat mereka pernah  bekerja, hingga ke kelurahan di mana tertera alamat tempat tinggal si  peserta tak aktif itu,\u201d ungkap H. Refrizal kepada seputarnusantara.com di Gedung DPR- Jakarta, Kamis (7\/10\/2010).<\/div>\n<div><\/div>\n<div><\/div>\n<div>H. Refrizal memaparkan bahwa mengendapnya sekitar Rp 4,9 triliun milik  peserta tak aktif\u00a0 Jamsostek itu merupakan hak mereka, jadi PT. Jamsostek harus segera mencairkan uang tersebut. Uang sebesar itu tentu sangat dibutuhkan oleh para peserta Jamsostek.<\/div>\n<div><\/div>\n<div><\/div>\n<div>&#8221; Dana Rp 4,9 Triliun milik peserta Jamsostek yang mengendap di PT. Jamsostek harus segera dicairkan dan diberikan kepada yang berhak termasuk bunganya,&#8221; ungkap H. Refrizal Politisi PKS ini.<\/div>\n<div>&#8221; Saya akan segera klarifikasi, kalau memang betul, maka akan segera kami panggil Dirut Jamsostek beserta jajarannya untuk RDP di Komisi VI DPR RI,&#8221; tegasnya. <strong>( Aziz )<\/strong><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gambar Atas : H. Refrizal, Anggota Komisi VI DPR RI Jakarta. Seputar Nusantara. Kasus mengendapnya sekitar Rp 4,9 Triliun dana [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-4478","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-politik"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4478","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4478"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4478\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4482,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4478\/revisions\/4482"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4478"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4478"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4478"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}