{"id":4570,"date":"2010-10-15T11:07:36","date_gmt":"2010-10-15T11:07:36","guid":{"rendered":"http:\/\/seputarnusantara.com\/?p=4570"},"modified":"2010-10-15T11:07:36","modified_gmt":"2010-10-15T11:07:36","slug":"bus-komisi-ii-dpr-ri-tabrak-pohon","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seputarnusantara.com\/?p=4570","title":{"rendered":"Bus Komisi II DPR RI Tabrak Pohon"},"content":{"rendered":"<div><\/div>\n<p><!----><strong><a href=\"http:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2010\/10\/dpr1.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft size-medium wp-image-4571\" style=\"border: 2px solid black; margin: 9px;\" title=\"dpr\" src=\"http:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2010\/10\/dpr1-300x225.jpg\" alt=\"dpr\" width=\"210\" height=\"158\" srcset=\"https:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2010\/10\/dpr1-300x225.jpg 300w, https:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2010\/10\/dpr1.jpg 800w\" sizes=\"auto, (max-width: 210px) 100vw, 210px\" \/><\/a>Klaten. Seputar\u00a0 Nusantara.<\/strong> Bus yang membawa delapan anggota Komisi II DPR RI mengalami kecelakaan  di Wonosari, Klaten, Jumat, (15\/10\/2010). Bus yang dikawal polisi itu  menabrak pohon hingga mengakibatkan salah seorang anggota DPR, Akbar  Faizal, mengalami luka. Selain itu juga mengakibatkan seorang pengendara  motor meninggal seketika dan pemboncengnya luka parah. Menurut  Jayadi, sopir bus rombongan DPR, saat kejadian bus melaju cukup kencang  dengan pengawalan mobil petugas polisi di depannya. Jalan di lokasi  kejadian cukup sepi karena selain memang jalan kecil yang hanya terdiri  dua lajur, selama ini jalan tersebut hanya merupakan jalan alternatif  dari Sukoharjo menuju Klaten dan sebaliknya.<!--more--><\/p>\n<p>Bus melaju cukup  kencang karena rombongan DPR saat itu memang sudah ditunggu oleh KPU  Kabupaten Klaten untuk paparan hasil pilkada. Sebelumnya rombongan juga  sudah bertemu dengan KPU Kabupaten Wonogiri, juga untuk mengetahui hasil  pilkada di daerah tersebut.<\/p>\n<p>Sesampai di lokasi kejadian, bus  bernopol AA 1433 AK tersebut berpapasan dengan sebuah truk angkutan  barang. Melihat ada bus dengan pengawalan, sopir truk mengurangi  kecepatan dan berjalan agak menepi.<\/p>\n<p>&#8220;Saat itulah muncul sebuah  sepeda motor dari belakang truk. Motor tersebut melaju kencang  mendahului truk. Tapi setelah melihat ada mobil polisi, pengendaara  kelihatan panik lalu berjalan tak terkendali. Motor lalu menyerempet  truk dan selanjutnya terserempet mobil pengawalan,&#8221; ujar Jayadi.<\/p>\n<p>Motor  tersebut dikemudikan oleh Muh Tansri, anak usia 15 tahun yang masih  duduk di kelas 3 SMPN Wonosari, Klaten. Sedangkan yang membonceng di  belakangnya adalah Singgih Sudarsono, teman sekelas Tansri. Keduanya  baru pulang dari mengikuti les bahasa Inggris.<\/p>\n<p>Karena melihat  motor yang melaju kencang tanpa kendali, Jayadi juga ikut panik. Untuk  menghindari benturan dengan sepeda motor yang lepas kendali, dia lalu  membanting setir keluar jalan. Setir bus dibanting hingga menabrak pohon  turus jalan. Bagian depan bus mengalami ringsek akibat kejadian itu.<\/p>\n<p>Tansri  meninggal seketika akibat kecelakaan tersebut. Sedangkan Singgih  mengalami luka serius. Keduanya kini masih berada di RS PKU Muhammadiyah  Delanggu, Klaten. Demikian juga Akbar Faizal, anggota DPR dari Partai  Hanura tersebut juga harus mendapat perawatan di RS yang sama akibat  benturan.<\/p>\n<p>&#8220;Anggota DPR yang luka hanya satu itu (Akbar Faizal).  Beliau terbentur besi bus di bagian wajahnya. Tapi sepertinya tidak  begitu serius,&#8221; ujar Jayadi.<\/p>\n<p>Kasat Lantas Polres Klaten, AKP N  Dedi, di lokasi kejadian mengatakan pihaknya belum bisa memberi  kepastian mengenai penyebab kecelakaan. Dia mengaku masih harus  melakukan pendalaman lebih lanjut. (dtc\/Aziz)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Klaten. Seputar\u00a0 Nusantara. Bus yang membawa delapan anggota Komisi II DPR RI mengalami kecelakaan di Wonosari, Klaten, Jumat, (15\/10\/2010). Bus [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"class_list":["post-4570","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-daerah"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4570","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4570"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4570\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4572,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4570\/revisions\/4572"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4570"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4570"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4570"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}