{"id":5148,"date":"2010-11-27T07:51:14","date_gmt":"2010-11-27T07:51:14","guid":{"rendered":"http:\/\/seputarnusantara.com\/?p=5148"},"modified":"2010-11-27T07:52:21","modified_gmt":"2010-11-27T07:52:21","slug":"presiden-as-barack-obama-dijahit-bibirnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seputarnusantara.com\/?p=5148","title":{"rendered":"Presiden AS Barack Obama Dijahit Bibirnya Karena Insiden Basket"},"content":{"rendered":"<p><strong>Amerika Serikat. Seputar Nusantara. <\/strong>Ketika mendapat 12 jahitan, Obama mendapat bius lokal. Presiden Barack Obama mendapat 12 jahitan karena terpukul di bagian bibir saat bermain basket.<\/p>\n<p>Gedung Putih mengatakan Obama secara tidak sengaja tersikut seseorang ketika main basket Jumat (24\/11) pagi di Fort McNair, Washington DC.<\/p>\n<p>Dia langsung mendapat perawatan di klinik dokter Gedung Putih dan belakangan terlihat memegang paket es yang dilekatkan ke bibirnya.<\/p>\n<p>&#8220;Setelah secara tidak sengaja terpukul siku pemain lawan di bibirnya, presiden menerima 12 jahitan hari ini, yang dilakukan unit medis Gedung Putih,&#8221; seperti tertulis dalam pernyataan juru bicara Gedung Putih, Robert Gibbs.<\/p>\n<p><strong>Saat dijahit, Obama mendapat bius lokal.<\/strong><\/p>\n<p>Obama bermain basket bersama dengan staf pribadinya, Reggie Love -yang merupakan pemain basket tim Unievrsitas Duke- dan beberapa anggota keluarganya saat hari libur Thanksgiving.<\/p>\n<p>Dari foto terlihat dia menggunakan kaus warna abu-abu dengan celana lari dan meninggalkan aula basket dengan memegang bibir bagian atasnya.<\/p>\n<p>Presiden Obama memang sudah lama main basket dan pernah terlihat main basket dengan para anggota kabinetnya. (dtc\/Aziz)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Amerika Serikat. Seputar Nusantara. Ketika mendapat 12 jahitan, Obama mendapat bius lokal. Presiden Barack Obama mendapat 12 jahitan karena terpukul [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-5148","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-headline"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5148","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5148"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5148\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5151,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5148\/revisions\/5151"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5148"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5148"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5148"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}