{"id":53259,"date":"2022-08-08T17:00:00","date_gmt":"2022-08-08T10:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/seputarnusantara.com\/?p=53259"},"modified":"2022-08-08T20:47:55","modified_gmt":"2022-08-08T13:47:55","slug":"kepala-dinas-lingkungan-hidup-perikanan-purworejo","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seputarnusantara.com\/?p=53259","title":{"rendered":"Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Purworejo : Amanat UU Bahwa RTH Minimal 20% dari Total Wilayah"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"has-text-align-center\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"478\" height=\"325\" class=\"wp-image-53269\" style=\"width: 500px\" src=\"http:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/20220808_204141.jpg\" alt=\"\" srcset=\"https:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/20220808_204141.jpg 478w, https:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/20220808_204141-300x204.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 478px) 100vw, 478px\" \/><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\"><em><strong>Keterangan foto : Wiyoto Harjono, ST., Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Kabupaten Purworejo- Jawa Tengah<\/strong><\/em><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Purworejo. Seputar Nusantara. <\/strong>Salah satu tugas pokok fungsi Dinas LHP (Lingkungan Hidup dan Perikanan) Kabupaten Purworejo- Jawa Tengah adalah pengelolaan RTH (Ruang Terbuka Hijau).<\/p>\n\n\n\n<p>Hal tersebut disampaikan oleh <strong>Wiyoto Harjono, ST., Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Kabupaten Purworejo- Jawa Tengah <\/strong>kepada seputarnusantara.com di ruang kerjanya, pada Senin, 8 Agustus 2022.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8221; Sesuai dengan amanat Undang- Undang Nomor 6 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang, bahwa Ruang Terbuka Hijau (RTH) adalah 20% dari seluruh wilayah,&#8221; jelas Wiyoto.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu yang dapat dipetakan secara detail, lanjutnya, adalah yang berada di perkotaan Purworejo dan Kutoarjo. Jadi, sesuai dengan Peraturan Bupati Nomor 1 Tahun 2022 tentang Rencana Detail Tata Ruang Kawasan Perkotaan Purworejo dan Kutoarjo, bahwa target untuk RTH Perkotaan Purworejo dan Kutoarjo adalah 843,40 Ha.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8221; Kalau 843,40 Ha RTH nya, berarti sudah sesuai dengan aturan 20% dari total wilayah Perkotaan Purworejo dan Kutoarjo yang mencapai 4.000 Ha. Ini baru wilayah Perkotaan Purworejo dan Kutoarjo yang di detailkan,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Wiyoto memaparkan, rencana detail tata ruang ada 8 sesuai RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah), sehingga 8 X 843,40 Ha = 6.747,2 Ha untuk RTH.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8221; Sedangkan hasil pemetaan eksisting perkotaan Purworejo dan Kutoarjo ada seluas 265,44 Ha RTH. Itu terdiri dari taman- taman kota, pemakaman, lapangan milik militer, kemudian ada beberapa taman Kelurahan, Kecamatan, Taman Makam Pahlawan, alun- alun, taman Geger Menjangan, taman WR. Soepratman, Stadion WR. Soepratman, alun- alun Kutoarjo, bukit Gunung Tugel, Heroes Park dan sebagainya, total hasil pemetaan kita seluas 265,44 Ha,&#8221; urainya.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari keseluruhan itu, lanjutnya, yang dikelola oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Purworejo hanya seluas 31 Ha. Artinya, kita memang masih sangat kekurangan untuk Ruang Terbuka Hijaunya. <\/p>\n\n\n\n<p>&#8221; Ke depan, kita akan mengoptimalkan lahan- lahan milik Pemerintah Kabupaten, Provinsi maupun Pusat, yang memang berpotensi menjadi Ruang Terbuka Hijau. Tahun ini kita akan menambah RTH di Taman Brengkelan dan Jalan Ksatrian dekat Komplek 412 ada 2 taman untuk menambah RTH,&#8221; terang Wiyoto.<\/p>\n\n\n\n<p>Ke depan, tambahnya, kalau anggarannya memungkinkan, Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Purworejo akan mengerjakan RTH di sepadan Saudagaran- Kutoarjo.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8221; Ke depan harapan kita adalah sedikit demi sedikit target Ruang Terbuka Hijau Publik minimal 20% bisa tercapai,&#8221; pungkas Wiyoto Harjono di penghujung Wawancara dengan seputarnusantara.com (<strong>Aziz<\/strong>)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Keterangan foto : Wiyoto Harjono, ST., Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Kabupaten Purworejo- Jawa Tengah Purworejo. Seputar Nusantara. Salah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":42,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-53259","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-headline"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/53259","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/42"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=53259"}],"version-history":[{"count":12,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/53259\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":53272,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/53259\/revisions\/53272"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=53259"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=53259"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=53259"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}