{"id":5856,"date":"2011-01-23T09:10:56","date_gmt":"2011-01-23T09:10:56","guid":{"rendered":"http:\/\/seputarnusantara.com\/?p=5856"},"modified":"2011-01-23T09:12:38","modified_gmt":"2011-01-23T09:12:38","slug":"drs-h-imam-suroso-mm-jangan-sampai-rakyat-miskin-makin-sengsara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seputarnusantara.com\/?p=5856","title":{"rendered":"Drs. H. Imam Suroso, MM. : Jangan Sampai Rakyat Miskin Makin Sengsara"},"content":{"rendered":"<p><strong>Jakarta. Seputar Nusantara.<\/strong> Data resmi yang dilansir oleh WHO ( World Health Organization )\/ Organisasi Kesehatan Dunia, bahwa di Indonesia masih ada sekitar 110 orang miskin. 110 Juta orang miskin Indonesia tersebut wajib mendapatkan Jamkesmas ( Jaminan Kesehatan Masyarakat ).<\/p>\n<p>Hal tersebut disampaikan oleh <strong>Drs. H. Imam Suroso, MM, Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan.<\/strong><\/p>\n<p>Menurut Imam Suroso, bahwa sementara ini baru 76 Juta rakyat miskin yang mendapat Jamkesmas. Jadi masih ada 34 Juta orang miskin yang belum mendapatkan Jamkesmas.<\/p>\n<p>&#8221; Komisi IX DPR RI harus terus memperjuangkan masalah ini, yakni seluruh orang miskin Indonesia mendapatkan Jamkesmas tersebut, sehingga mereka mendapatkan pelayanan kesehatan yang bagus,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>Untuk masalah penggratisan Kelas III RS Pemerintah, menurutnya program itu sangat bagus. Agar masyarakat yang benar- benar miskin dapat berobat dan mendapatkan perawatan kesehatan di rumah sakit.<\/p>\n<p>&#8221; Kalau dana penggratisan Klas III Rumah Sakit Pemerintah, dirasa berat oleh pemerintah, maka 34 Juta orang miskin yang belum mendapatkan Jamkesmas harus segera dipenuhi,&#8221; tegas Politisi PDI Perjuangan ini kepada seputarnusantara.com<\/p>\n<p>&#8221; Saya minta kepada Pemerintahan SBY harus melaksanakan program ini, sebab bila tidak dilaksanakan maka rakyat miskin semakin sengsara saja,&#8221; ungkap Drs. H. Imam Suroso, MM. <strong>( Aziz )<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta. Seputar Nusantara. Data resmi yang dilansir oleh WHO ( World Health Organization )\/ Organisasi Kesehatan Dunia, bahwa di Indonesia [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":42,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-5856","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-headline"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5856","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/42"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5856"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5856\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5859,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5856\/revisions\/5859"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5856"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5856"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5856"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}