{"id":68068,"date":"2024-08-26T17:15:00","date_gmt":"2024-08-26T10:15:00","guid":{"rendered":"https:\/\/seputarnusantara.com\/?p=68068"},"modified":"2024-08-26T18:56:22","modified_gmt":"2024-08-26T11:56:22","slug":"telkom-public-expose-live-2024-fokus-ciptakan-pertumbuhan-pendapatan-yang-berkelanjutan-melalui-strategi-five-bold-moves-telkom-optimis-kinerja-perusahaan-tetap-terjaga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seputarnusantara.com\/?p=68068","title":{"rendered":"Telkom- Public Expose Live 2024 : Fokus Ciptakan Pertumbuhan Pendapatan Yang Berkelanjutan. Melalui Strategi Five Bold Moves, Telkom Optimis Kinerja Perusahaan Tetap Terjaga"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"has-text-align-center\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"500\" height=\"188\" class=\"wp-image-68070\" style=\"width: 500px;\" src=\"http:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/20240826_184733.jpg\" alt=\"\" srcset=\"https:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/20240826_184733.jpg 564w, https:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/20240826_184733-300x113.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 500px) 100vw, 500px\" \/><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\"><strong><em>Keterangan Foto : Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkom Heri Supriadi (Kedua dari Kiri), Direktur Keuangan &amp; Manajemen Risiko Telkomsel Daru Mulyawan (Kedua dari Kanan), VP Investor Relations Telkom Octavius Oky Prakarsa (Paling Kiri), dan VP Corporate Communication Telkom Andri Herawan Sasoko (Paling Kanan) dalam acara Public Expose Live 2024 di Jakarta, Senin (26\/8).<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Jakarta. Seputar Nusantara. <\/strong>Sepanjang enam bulan pertama 2024, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) fokus pada percepatan implementasi strategi Five Bold Moves (5BM). Melalui strategi bisnis FMC, InfraCo, dan\u00a0<em>Data Center<\/em>\u00a0yang dikelola oleh NeutraDC, Telkom menunjukkan kinerja finansial yang positif. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa transformasi yang dijalankan berada pada jalur yang benar dan dapat memberikan hasil yang optimal bagi para pemangku kepentingan dan masyarakat.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Hal itu disampaikan oleh <strong>Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkom Heri Supriadi <\/strong>pada kegiatan Public Expose Live 2024 yang berlangsung secara\u00a0<em>online<\/em>, turut hadir <strong>Direktur Keuangan &amp; Manajemen Risiko Telkomsel Daru Mulyawan<\/strong>, Senin (26\/8).<\/p>\n\n\n\n<p>Pada kegiatan tersebut, Heri juga memaparkan kinerja dan strategi Perseroan, serta proyeksi kinerja buku 2024. \u201c Pada tahun ini TelkomGroup masih fokus pada percepatan transformasi melalui strategi utama Five Bold Moves (5BM) yang melayani segmen B2C dan B2B untuk menangkap setiap peluang yang ada di sektor Telekomunikasi. Sebagai perusahaan Telco terbesar, kami memiliki peluang untuk menjadi katalis ekonomi digital di Indonesia. Menurut kami, hal ini penting mengingat industri Telekomunikasi sedang berevolusi dengan perubahan teknologi yang sangat cepat,&#8221; ujar Heri.<\/p>\n\n\n\n<p>Inisiatif Fixed Mobile Convergence (FMC) yang berfokus pada segmen\u00a0<em>Business-to-Consumer<\/em>\u00a0(B2C) yang dijalankan oleh Telkomsel tengah berupaya melakukan langkah percepatan efisiensi operasional. Ke depannya, TelkomGroup akan memaksimalkan efek sinergi dari FMC di laporan kinerja keuangan Telkom, melalui\u00a0<em>revenue uplift<\/em>, efisiensi\u00a0<em>operating expense<\/em>, dan efektifitas\u00a0<em>Capex<\/em>. Diharapkan melalui aksi korporasi ini dapat mewujudkan pertumbuhan yang berkelanjutan dan meningkatkan produktivitas bagi Perseroan.<\/p>\n\n\n\n<p>Sejalan dengan agresivitas Perseroan dalam mengembangkan segmen\u00a0<em>Business-to-Business<\/em>\u00a0(B2B), TelkomGroup melalui anak usahanya NeutraDC yang bergerak pada bidang\u00a0<em>Data Center<\/em>\u00a0terus beradaptasi dan fokus untuk menciptakan pertumbuhan pendapatan yang berkelanjutan pada konektivitas digital, dengan didukung oleh pengembangan\u00a0<em>platform<\/em>\u00a0<em>Data Center<\/em>\u00a0&amp;\u00a0<em>Cloud<\/em>\u00a0sebagai\u00a0<em>business enabler<\/em>. Saat ini, NeutraDC berencana untuk menambah kapasitas\u00a0<em>Data Center<\/em>\u00a0sebesar 18MW untuk\u00a0<em>Hyperscale Data Center<\/em>\u00a0Cikarang. Di sisi lain, saat ini NeutraDC juga tengah melanjutkan ekspansi\u00a0<em>Enterprise Data Center<\/em>\u00a0dan juga\u00a0<em>Edge Data Center<\/em>. <\/p>\n\n\n\n<p>Peningkatan kapasitas\u00a0<em>Data Center<\/em>\u00a0ini ditujukkan untuk mengantisipasi permintaan\u00a0<em>Cloud Storage<\/em>\u00a0and\u00a0<em>processing<\/em>\u00a0yang terus bertumbuh seiring dengan meningkatnya kebutuhan\u00a0<em>Artifical Intelligence<\/em>\u00a0(AI). Saat ini, NeutraDC juga terbuka terhadap kerja sama strategis dengan mitra global untuk meningkatkan\u00a0<em>value<\/em>\u00a0sebagai pusat ekosistem digital.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai bagian dari inisiatif Five Bold Moves (5BM) berupa inisiatif InfraCo, Telkom mendirikan entitas baru bernama PT Telkom Infrastruktur Indonesia (disingkat TIF) yang telah melaksanakan\u00a0<em>Operational Day One<\/em>\u00a0pada 1 Agustus 2024 lalu. TIF berfokus pada pengelolaan aset infrastruktur Telkom. Diharapkan transfer aset infrastruktur antara Telkom dan TIF dapat berjalan pada tahun 2025. Telkom optimis Inisiatif ini dapat meningkatkan efisiensi investasi dalam pengembangan aset ke depan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Telkom Optimis Catat Kinerja Tahun 2024 yang Positif dan Profitable<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Pada kesempatan yang sama, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkom Heri Supriadi memaparkan kinerja perseroan. Hingga Semester I 2024, Telkom membukukan pertumbuhan positif sebesar 2,5% YoY menjadi Rp 75,3 triliun. Kinerja perseroan tersebut utamanya didukung oleh kontribusi bisnis Data, Internet &amp; IT Services dengan pendapatan Rp 45,5 triliun atau tumbuh 9,2%.<\/p>\n\n\n\n<p>EBITDA sedikit mengalami penurunan akibat adanya inisiasi program Pensiun Dini yang diikuti oleh kurang lebih 1.008 karyawan Telkom pada semester pertama tahun 2024. Diharapkan dengan adanya program ini, Telkom akan menjadi perusahaan yang lebih ramping dan meningkatkan talenta digital, sehingga akan berdampak positif pada efisiensi dan produktivitas perseroan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan mengeluarkan perhitungan program Pensiun Dini, normalisasi EBITDA tumbuh 1,9% YoY sebesar Rp 39,1 triliun dengan EBITDA margin 51,9%. Sementara itu, Perseroan mencatat laba bersih operasi sebesar Rp 13,0 triliun atau tumbuh 4,2% YoY dengan margin 17,3%. Dari sisi beban perseroan, terdapat penurunan biaya pemasaran sebesar 5,1% YoY menjadi Rp 1,6 triliun. Sedangkan kenaikan pada Beban Operasi, Pemeliharaan, &amp; Jasa Telekomunikasi dapat dikendalikan dan tumbuh di bawah pertumbuhan pendapatan. Kenaikan beban juga didorong oleh naiknya beban Interkoneksi, yang sejalan dengan tumbuhnya pendapatan interkoneksi\u00a0<em>voice hubbing<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada Segmen\u00a0<em>Enterprise<\/em>, perseroan mencatat kinerja sebesar Rp 10,2 triliun atau tumbuh 9,4% YoY yang utamanya didorong oleh pertumbuhan bisnis layanan\u00a0<em>B2B Digital IT Services<\/em>. Telkom terus memperkuat kapabilitas di Bisnis\u00a0<em>Cloud, Digital IT Services, Cyber Security<\/em>, termasuk menjalin kerjasama strategis dengan pemain teknologi global. Selanjutnya, Segmen\u00a0<em>Wholesale dan International<\/em>\u00a0mencatat pendapatan Rp 9,2 triliun atau tumbuh 13,1% YoY dengan kontribusi dari bisnis\u00a0<em>international wholesale voice<\/em>\u00a0dan infrastruktur Digital.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada bisnis Tower, Mitratel tetap mempertahankan posisinya sebagai&nbsp;<em>The Largest Tower Provider in ASEAN<\/em>, dalam konteks jumlah kepemilikan Tower. Mitratel memiliki lebih dari 38 ribu tower dengan lebih dari 58,6 ribu&nbsp;<em>tenant<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Lebih lanjut, pada kesempatan yang sama Direktur Keuangan &amp; Manajemen Risiko Telkomsel Daru Mulyawan turut memaparkan kinerja Telkomsel selaku anak usaha Telkom. Pada semester pertama tahun 2024, Telkomsel membukukan pertumbuhan pendapatan secara solid sebesar 29,9% YoY menjadi Rp 57,2 triliun didukung oleh pertumbuhan pendapatan Bisnis Digital sebesar 37,4% YoY dan pendapatan IndiHome B2C sebesar 2,8% YoY. Hal tersebut menunjukkan kemampuan dan kapabilitas Telkomsel dalam menangkap berbagai potensi yang didukung oleh pendapatan Bisnis Digital menuju adopsi bisnis konvergensi. Selain inisiasi strategis melalui program FMC, Telkomsel juga turut meluncurkan Telkomsel Lite dan By.U agar tetap relevan dengan kondisi ekonomi dan kompetisi, serta meningkatkan layanan untuk memperkuat posisi menuju layanan konvergensi. Strategi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap\u00a0<em>yield<\/em>\u00a0tanpa menciptakan perang harga di pasar.<\/p>\n\n\n\n<p>Saat ini, segmen B2C IndiHome telah terintegrasi ke dalam Telkomsel, dan telah mencapai realisasi dari optimasi konten, kegiatan\u00a0<em>cross-selling<\/em>, integrasi layanan, penghematan dari biaya akuisisi CPE, serta percepatan penutupan Redudansi\u00a0<em>Customer Touch Point<\/em>\u00a0yang mencapai sekitar 300\u00a0<em>outlet<\/em>. Melalui hal tersebut, Telkomsel berhasil menghasilkan\u00a0<em>profit<\/em>\u00a0 dengan\u00a0<em>margin<\/em>\u00a0EBITDA sebesar 47%. Proses integrasi masih berlangsung, dan peningkatan profitabilitas akan semakin terlihat seiring dengan kemajuan proses tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Lebih lanjut, Telkomsel juga berhasil mempercepat penetrasi konvergensi mencapai 47% dan memiliki\u00a0 pengguna aset digital sekitar 80 juta. Secara produktivitas terjadi peningkatan didorong oleh peningkatan\u00a0<em>payload data<\/em>\u00a0sebesar 9,3% YoY. Pada semester pertama 2024, IndiHome juga berhasil mempercepat laju penambahan pelanggan baru sebesar 449,000.<\/p>\n\n\n\n<p>Telkomsel berkomitmen untuk terus memaksimalkan layanan Bisnis Digital dan Konvergensi sebagai strategi Fundamental dalam mendorong kinerja yang berkelanjutan dengan melayani pelanggan seluler dan mempercepat penetrasi\u00a0<em>Fixed Broadband<\/em>\u00a0dengan cara memperluas jangkauan\u00a0 ke Segmen\u00a0<em>Youth<\/em>\u00a0dan\u00a0<em>Mass Market<\/em>\u00a0melalui Telkomsel Lite, ByU, dan Eznet. Melalui berbagai strategi, perusahaan terus berupaya memberikan kualitas terbaik melalui program CVM serta penawaran\u00a0<em>bundling<\/em>\u00a0dengan\u00a0<em>value-added<\/em>\u00a0kepada pelanggan. Strategi ini diharapkan dapat membantu Telkomsel untuk meningkatkan pengguna konvergensi, mengunci\u00a0<em>households<\/em>\u00a0dan mendorong pertumbuhan ARPH (<em>average revenue per household<\/em>) menuju Telkomsel sebagai Operator Konvergensi terdepan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan kinerja yang senantiasa terjaga pada semester pertama ini, kami optimis Telkom dapat mencatatkan kinerja tahun 2024 yang positif dan profitable, termasuk\u00a0progress\u00a0dan realisasi perusahaan dapat memberikan value yang optimal bagi\u00a0stakeholders\u00a0dan investor kedepannya,\u201d tutup Heri. (<strong>Aziz<\/strong>)<\/p>\n\n\n\n<p><strong>#ElevatingYourFuture<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Keterangan Foto : Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkom Heri Supriadi (Kedua dari Kiri), Direktur Keuangan &amp; Manajemen Risiko Telkomsel [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-68068","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-headline"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/68068","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=68068"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/68068\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":68073,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/68068\/revisions\/68073"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=68068"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=68068"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=68068"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}