{"id":69557,"date":"2024-10-30T23:00:00","date_gmt":"2024-10-30T16:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/seputarnusantara.com\/?p=69557"},"modified":"2024-10-31T06:36:03","modified_gmt":"2024-10-30T23:36:03","slug":"laporan-keuangan-pt-telkom-persero-kuartal-iii-2024-lanjutkan-transformasi-telkom-bukukan-pertumbuhan-pendapatan-positif-rp-1122-t-ditopang-bisnis-digital-yang-semakin-tumbuh-konsumsi-masyaraka","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seputarnusantara.com\/?p=69557","title":{"rendered":"Laporan Keuangan Telkom Kuartal III 2024. Lanjutkan Transformasi, Telkom Bukukan Pertumbuhan Pendapatan Positif Rp 112,2 T Ditopang Bisnis Digital Yang Semakin Tumbuh. Konsumsi Masyarakat Akan Layanan Data Masih Terus Meningkat Didukung Dengan Kebutuhan Layanan Digital Berkualitas"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"has-text-align-center\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"500\" height=\"305\" class=\"wp-image-69561\" style=\"width: 500px;\" src=\"http:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/20241031_063048.jpg\" alt=\"\" srcset=\"https:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/20241031_063048.jpg 640w, https:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/20241031_063048-300x183.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 500px) 100vw, 500px\" \/><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Jakarta. Seputar Nusantara.<\/strong> PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menutup kuartal III tahun 2024 dengan membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp 112,2 triliun atau tumbuh 0,9% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didorong oleh kontribusi bisnis Data, Internet &amp;\u00a0<em>IT Services<\/em>\u00a0yang naik sebesar 7,2% YoY menjadi Rp 67,9 triliun. EBITDA (Laba sebelum Bunga, Pajak, Depresiasi, dan Amortisasi) perseroan mencapai Rp 56,6 triliun dengan\u00a0<em>margin<\/em>\u00a0EBITDA sebesar 50,5%. Perseroan juga mencatat laba bersih sebesar Rp 17,7 triliun dengan\u00a0<em>margin<\/em>\u00a0laba bersih 15,8%. Sedangkan untuk laba bersih operasional tercatat sebesar Rp 18,6 triliun dengan\u00a0<em>margin<\/em>\u00a0laba bersih operasional 16,6%.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah<\/strong> mengatakan : \u201c Seluruh capaian ini menunjukkan keseriusan kami dalam menjalankan transformasi digital melalui strategi utama 5\u00a0<em>Bold Moves<\/em>\u00a0di tengah tantangan industri dan kondisi pasar yang semakin tidak menentu. Pertumbuhan lalu lintas data yang pesat dan kontribusi signifikan dari bisnis digital adalah bukti bahwa kebutuhan masyarakat terhadap layanan digital semakin tinggi, dan Telkom senantiasa hadir untuk memenuhi kebutuhan tersebut.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>\u201c Telkom akan terus menunjukkan konsistensinya dalam menghadirkan inovasi dan layanan digital terbaik bagi pelanggan. Kami optimis langkah- langkah yang kami lakukan akan memberikan dampak positif, tidak hanya bagi perusahaan, tetapi bagi masyarakat, lingkungan, dan seluruh pemangku kepentingan,\u201d tutup Ririek.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada segmen\u00a0<em>Consumer<\/em>\u00a0(<em>Mobile dan Fixed Broadband<\/em>), Telkomsel sebagai anak usaha Telkom mencatat pertumbuhan pendapatan positif dengan tingkat\u00a0<em>profitabilitas<\/em>\u00a0yang baik sebesar Rp 85,2 triliun atau tumbuh 16,4% YoY, didukung oleh pertumbuhan pendapatan\u00a0<em>Digital Business<\/em>\u00a0sebesar Rp 58,8 triliun atau tumbuh 2,5% YoY. Telkomsel juga terus mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar dengan total pelanggan seluler sebanyak 158,4 juta dan 10,7 juta pelanggan IndiHome atau tumbuh 9,5% YoY.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai wujud komitmen Telkomsel dalam meningkatkan jangkauan dan kualitas layanan, saat ini Telkomsel memiliki 269.066&nbsp;<em>Base Transceiver Station<\/em>&nbsp;(BTS), yang terdiri dari 219.330 BTS 4G dan 947 BTS 5G. Selain itu, lalu lintas data (<em>data payload<\/em>) juga mengalami pertumbuhan yang baik dengan peningkatan&nbsp;<em>double digit<\/em>&nbsp;sebesar 12,4% YoY menjadi 14.902.623 TB. Angka ini mencerminkan peningkatan konsumsi dan kebutuhan masyarakat terhadap layanan data yang semakin tinggi, seiring dengan komitmen perusahaan dalam menyediakan layanan yang berkualitas.<\/p>\n\n\n\n<p>Satu tahun pasca implementasi\u00a0<em>Fixed-Mobile Convergence<\/em>\u00a0(FMC), Telkomsel senantiasa menjaga profitabilitas, mempercepat penetrasi pasar, serta menawarkan produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Tetap berfokus dalam memperkuat layanan\u00a0<em>fixed broadband<\/em>\u00a0di tengah melemahnya daya beli konsumen. Hal ini tidak hanya dibuktikan dengan pertumbuhan pendapatan yang positif, pelanggan IndiHome B2C (residensial) juga mengalami peningkatan menjadi total 9,4 juta pelanggan. Layanan IndiHome akan memperkuat posisi Telkomsel di industri telekomunikasi dan digital.<\/p>\n\n\n\n<p>Telkomsel terus mempertahankan dominasi pasar dengan pendekatan yang berfokus pada pelanggan. Melalui strategi\u00a0<em>Customer Value Management<\/em>\u00a0(CVM), Telkomsel mengelola produk dan harga (<em>pricing<\/em>) dengan lebih baik sesuai segmen pelanggan dan kategori produk. Telkomsel menghadirkan Telkomsel Lite dan by.U agar tetap relevan dan kompetitif, serta menjaga daya saing di segmen pasar\u00a0<em>youth<\/em>\u00a0dan\u00a0<em>mass<\/em>. Kedua produk ini juga membuka peluang untuk melakukan\u00a0<em>cross-selling<\/em>, sehingga pelanggan tidak hanya menggunakan layanan seluler (<em>mobile<\/em>), tetapi juga layanan\u00a0<em>fixed broadband<\/em>. Total pelanggan seluler dan\u00a0<em>fixed broadband<\/em>\u00a0yang kini terintegrasi menggunakan layanan FMC meningkat menjadi 53% dari sebelumnya 47% pada 1H24.<\/p>\n\n\n\n<p>Selanjutnya untuk segmen\u00a0<em>Enterprise<\/em>, perseroan mencatatkan pendapatan sebesar Rp 15,2 triliun atau tumbuh 3,8% YoY, didorong oleh\u00a0<em>Digital Connectivity<\/em>\u00a0melalui layanan\u00a0<em>High-Speed Internet<\/em>\u00a0dan\u00a0<em>Digital Services<\/em>\u00a0yang didukung oleh\u00a0<em>e-Payment<\/em>.\u00a0<em>Enterprise Connectivity<\/em>\u00a0dan\u00a0<em>Digital IT Services<\/em>\u00a0menjadi kontributor terbesar di segmen\u00a0<em>Enterprise<\/em>. Telkom terus memperkuat kapabilitas dalam bisnis\u00a0<em>Cloud<\/em>,\u00a0<em>Digital IT Services<\/em>, dan\u00a0<em>Cybersecurity<\/em>, termasuk membangun kemitraan strategis dengan para pemain teknologi global.<\/p>\n\n\n\n<p>Kemudian pada segmen\u00a0<em>Wholesale and International<\/em>, perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp 13,4 triliun atau tumbuh 8,8% YoY, didorong oleh bisnis infrastruktur digital dan pertumbuhan bisnis layanan suara\u00a0<em>wholesale<\/em>\u00a0international.<\/p>\n\n\n\n<p>Melalui inovasi yang berkelanjutan, Telkom terus berupaya untuk memperkuat infrastruktur dan menghadirkan berbagai solusi digital yang inovatif. Langkah-langkah ini bukan hanya meningkatkan profitabilitas perusahaan, tetapi juga memperkuat posisi Telkom sebagai pemimpin dalam mendukung konektivitas digital di Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada bisnis menara telekomunikasi, Mitratel mencatatkan pendapatan sebesar Rp 6,8 triliun atau tumbuh 8,7% YoY yang didorong oleh pendapatan sewa menara sebagai kontributor utamanya. EBITDA dan Laba Bersih masing-masing tumbuh sebesar 12,1% dan 7,1% YoY. Sepanjang 9 bulan 2024, Mitratel menambah 1.245 menara, sehingga total kepemilikan menara mencapai 39.259 dengan\u00a0<em>tenancy ratio<\/em>\u00a0mengalami peningkatan menjadi 1,51x dibandingkan tahun sebelumnya 1,50x. Selain itu, Mitratel memiliki diversifikasi lokasi menara dengan sekitar 59% berada di luar pulau Jawa dan 41% di pulau Jawa, sejalan dengan rencana ekspansi jaringan operator seluler yang didorong oleh peningkatan permintaan data seluler di seluruh Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p>Selaras dengan langkah transformasi perusahaan yang terus dilakukan melalui strategi utama 5\u00a0<em>Bold Moves<\/em>, Telkom semakin memperkuat posisinya sebagai pemimpin dalam pengembangan infrastruktur digital di Indonesia, dengan mencatatkan pertumbuhan positif di bisnis\u00a0<em>Data Center<\/em>\u00a0dan\u00a0<em>Cloud<\/em>. Pendapatan\u00a0<em>Data Center<\/em>\u00a0dan\u00a0<em>Cloud\u00a0<\/em>Telkom mencapai Rp 1,5 triliun atau tumbuh 9,8% YoY.<\/p>\n\n\n\n<p>Telkom juga semakin menegaskan posisinya sebagai pemimpin industri digital dengan memperluas dan meningkatkan layanan&nbsp;<em>data center<\/em>. Telkom memiliki total kapasitas 42 MW di 33&nbsp;<em>data center<\/em>, yang terdiri dari 28 lokasi di Indonesia dan 5 lokasi di 3 negara lainnya (Singapura, Hong Kong, dan Timor Leste), dengan rata-rata&nbsp;<em>utilization rate<\/em>&nbsp;sebesar 70% dari berbagai segmen pelanggan, seperti pemerintah, perbankan, perusahaan, dan&nbsp;<em>hyperscaler<\/em>&nbsp;internasional. Telkom melalui anak usahanya, PT Telkom Data Ekosistem (NeutraDC), sedang berfokus pada ekspansi kapasitas di&nbsp;<em>Hyperscale Data Center<\/em>&nbsp;Cikarang sebesar 18 MW.<\/p>\n\n\n\n<p>Perseroan mengoptimalkan pemanfaatan infrastruktur telekomunikasinya dengan mendirikan entitas baru pada 8 Desember 2023, PT Telkom Infrastruktur Indonesia (TIF), untuk mengelola aset jaringan. TIF bertujuan untuk memaksimalkan produktivitas aset fiber TelkomGroup dengan membuka akses kepada mitra eksternal yang diharapkan dapat meningkatkan potensi pendapatan.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada 1 Agustus 2024, TIF memulai kegiatan operasionalnya setelah berhasil melakukan transisi dengan baik terhadap operasional jaringan\u00a0<em>end-to-end<\/em>\u00a0milik Telkom. TIF akan semakin memperkuat kapasitas Telkom dalam memberikan pengalaman pelanggan terbaik melalui seluruh infrastruktur jaringan\u00a0<em>fiber optic<\/em>\u00a0nasional. Ke depannya, TIF akan mengembangkan produk FTTx dan melakukan persiapan terhadap komersialisasi pada akhir 2024, serta berfokus pada pelanggan di segmen\u00a0<em>wholesale<\/em>. Melalui upaya ini, TIF akan mendukung Telkom dalam meningkatkan konektivitas di seluruh negeri dan mempercepat adopsi solusi digital di seluruh Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p>Hingga Kuartal III 2024, total belanja modal perseroan sebesar Rp 17,5 triliun atau 15,6% dari total pendapatan yang digunakan untuk memperkuat infrastruktur jaringan dan meningkatkan pengalaman pelanggan. Selaras dengan strategi FMC, Telkom memprioritaskan optimalisasi nilai sinergi (<em>synergy value<\/em>) dari belanja modalnya di seluruh jaringan akses,\u00a0<em>backbone<\/em>, dan sistem teknologi informasi untuk efisiensi yang lebih baik. Mayoritas anggaran belanja modal perseroan dialokasikan untuk mendukung bisnis digital\u00a0<em>connectivity<\/em>, dan lainnya untuk mendukung bisnis digital\u00a0<em>platform<\/em>\u00a0dan digital\u00a0<em>services<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Tidak hanya berfokus pada profitabilitas perusahaan, Telkom juga menyadari pentingnya penerapan praktik keberlanjutan atau ESG (<em>Environmental, Social, and Governance<\/em>) di seluruh lini bisnis dan entitas perusahaan. Fokus utama perseroan adalah mengurangi dampak lingkungan, mempromosikan inklusivitas digital, dan menjaga standar tata kelola perusahaan yang tinggi. Dengan komitmen ini, Telkom berupaya menjadi perusahaan yang tidak hanya memberikan nilai ekonomi, tetapi juga berdampak positif bagi masyarakat dan lingkungan. (<strong>Aziz<\/strong>)<\/p>\n\n\n\n<p><strong>#ElevatingYourFuture<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta. Seputar Nusantara. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menutup kuartal III tahun 2024 dengan membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-69557","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-headline"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/69557","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=69557"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/69557\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":69568,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/69557\/revisions\/69568"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=69557"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=69557"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=69557"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}