{"id":78889,"date":"2026-06-19T21:00:00","date_gmt":"2026-06-19T14:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/seputarnusantara.com\/?p=78889"},"modified":"2026-06-30T15:42:04","modified_gmt":"2026-06-30T08:42:04","slug":"guyub-rukun-perekat-kehidupan-bermasyarakatsosialisasi-4-pilar-mpr-ri-ajak-warga-tulungagungrawat-kerukunan-dan-gotong-royonganggota-dpr-ri-heru-tjahjono-menjaga-kerukunan-warga-adalah-wujud-nyata","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seputarnusantara.com\/?p=78889","title":{"rendered":"Guyup Rukun, Pererat Kehidupan Bermasyarakat : Sosialisasi 4 Pilar MPR RI Ajak Warga Tulungagung Rawat Kerukunan dan Gotong Royong. Anggota DPR RI Heru Tjahjono : Menjaga Kerukunan Warga adalah Wujud Nyata Nilai Kebangsaan dalam Kehidupan Sehari-hari"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"706\" src=\"http:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/IMG_20260630_152110-1024x706.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-78895\" srcset=\"https:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/IMG_20260630_152110-1024x706.jpg 1024w, https:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/IMG_20260630_152110-300x207.jpg 300w, https:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/IMG_20260630_152110-768x530.jpg 768w, https:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/IMG_20260630_152110.jpg 1280w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\"><strong><em>Keterangan foto : DR. Ir. Heru Tjahjono, M.M., Anggota Komisi IX DPR RI (tengah), sebagai narasumber utama dalam kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Tulungagung- Jawa Timur <\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Tulungagung- Jawa Timur. Seputar Nusantara.<\/strong> Puluhan warga dari berbagai kalangan mengikuti kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan (4 Pilar MPR RI) yang berlangsung di Jalan Mayor Sujadi Nomor 23A, Kelurahan Jepun, Kecamatan Tulungagung, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Kegiatan ini menghadirkan <strong>DR. Ir. Heru Tjahjono, M.M., Anggota Komisi IX DPR RI, <\/strong>sebagai narasumber utama.<\/p>\n\n\n\n<p>Mengusung nilai guyub rukun sebagai inti pembahasan, kegiatan kali ini secara khusus menyasar masyarakat umum. Materi sosialisasi dirancang membumi dan dikaitkan langsung dengan persoalan yang dihadapi warga dalam kehidupan sehari- hari, mulai dari melemahnya semangat gotong royong, gesekan antarwarga, hingga ancaman perpecahan akibat penyebaran hoaks dan ujaran kebencian di media sosial.<\/p>\n\n\n\n<p>Heru Tjahjono menegaskan bahwa guyub rukun bukan sekadar warisan budaya, melainkan kebutuhan nyata agar masyarakat dapat hidup tenteram dan saling menolong di tengah berbagai perbedaan. <\/p>\n\n\n\n<p>\u201c Guyub rukun itu modal sosial yang paling berharga. Ketika warga saling kenal, saling percaya, dan saling membantu, persoalan seberat apa pun akan terasa ringan karena dipikul bersama,\u201d ujar Heru saat membuka acara.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam paparannya, Heru mengaitkan nilai guyub rukun dengan Empat Pilar Kebangsaan. Dia menjelaskan bahwa Pancasila, khususnya sila ketiga yakni Persatuan Indonesia dan sila kedua yaitu Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, menemukan wujud nyatanya dalam praktik gotong royong sehari- hari. <\/p>\n\n\n\n<p>&#8221; Ketika warga bahu- membahu kerja bakti membersihkan lingkungan, menjenguk tetangga yang sakit, atau bermusyawarah menyelesaikan persoalan bersama, disitulah Pancasila benar- benar hidup, bukan sekadar dihafal, tetapi diamalkan,\u201d paparnya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"678\" src=\"http:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/IMG_20260630_153226-1024x678.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-78900\" srcset=\"https:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/IMG_20260630_153226-1024x678.jpg 1024w, https:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/IMG_20260630_153226-300x199.jpg 300w, https:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/IMG_20260630_153226-768x509.jpg 768w, https:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/IMG_20260630_153226-1536x1018.jpg 1536w, https:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/IMG_20260630_153226.jpg 1591w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\"><strong><em>Keterangan foto : DR. Ir. Heru Tjahjono, M.M., Anggota Komisi IX DPR RI, foto bersama dengan peserta Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Tulungagung- Jawa Timur, pada tanggal 19 Juni 2026 <\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Terkait Undang- Undang Dasar 1945, Heru menyoroti Pasal 28J Ayat (1) yang mewajibkan setiap orang menghormati hak asasi manusia orang lain dalam tertib kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Menurutnya, kerukunan tidak akan terwujud tanpa kesediaan untuk saling menghormati hak dan perbedaan.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8221; Konstitusi kita mengajarkan bahwa kebebasan setiap orang dibatasi oleh penghormatan terhadap hak orang lain. Inilah dasar dari sikap tepa selira dan saling menghargai yang menjadi roh guyub rukun,\u201d lanjut politisi dari Fraksi Partai Golkar DPR RI ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, pada pilar NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, Heru menekankan bahwa keutuhan bangsa dibangun dari kerukunan di tingkat paling bawah, yakni lingkungan tempat tinggal warga. Keberagaman suku, agama, dan latar belakang justru menjadi kekuatan apabila dirawat dalam semangat kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8221; Negara yang besar dibangun dari lingkungan- lingkungan kecil yang rukun. Kalau kampung kita rukun, RT dan RW kita guyub, sesungguhnya kita sedang ikut menjaga keutuhan NKRI. Berbeda- beda tetapi tetap satu, itulah Bhinneka Tunggal Ika dalam keseharian kita,\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Heru juga mengingatkan bahwa tantangan terbesar kerukunan saat ini justru datang dari dunia digital. Dia menilai penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan provokasi di media sosial mudah memecah belah warga, bahkan mereka yang sehari- hari hidup berdampingan secara damai.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8221; Menjaga guyub rukun hari ini juga berarti bijak bermedia sosial. Saring dulu sebelum membagikan, jangan mudah terprovokasi, dan utamakan klarifikasi sebelum menyebarkan informasi,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain menyampaikan materi, Heru turut menyerap berbagai keluhan dan persoalan yang disampaikan oleh warga, mulai dari perselisihan antar tetangga, menurunnya partisipasi dalam kegiatan kemasyarakatan, hingga kesenjangan sosial yang kerap memicu kecemburuan. Dia berkomitmen untuk menyuarakan aspirasi masyarakat melalui perannya di DPR RI, khususnya kebijakan yang mendukung kesejahteraan dan kerukunan sosial.<\/p>\n\n\n\n<p>Kegiatan sosialisasi ini mendapat respons positif dari para peserta. Masyarakat mengapresiasi pendekatan yang sederhana dan relevan dengan kehidupan sehari- hari. Dengan memahami dan mengamalkan nilai guyub rukun sebagai bagian dari pengamalan 4 Pilar MPR RI, warga diharapkan semakin kompak menjaga kerukunan dan kebersamaan sebagai fondasi ketahanan bangsa. (<strong>Aziz<\/strong>)<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Keterangan foto : DR. Ir. Heru Tjahjono, M.M., Anggota Komisi IX DPR RI (tengah), sebagai narasumber utama dalam kegiatan Sosialisasi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-78889","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-headline"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/78889","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=78889"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/78889\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":78901,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/78889\/revisions\/78901"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=78889"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=78889"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=78889"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}