{"id":79355,"date":"2026-08-10T17:00:00","date_gmt":"2026-08-10T10:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/seputarnusantara.com\/?p=79355"},"modified":"2026-08-11T09:36:03","modified_gmt":"2026-08-11T02:36:03","slug":"petugas-pemadam-kebakaran-berjibaku-jinakkan-api-yang-membakar-pabrik-tekstil-unggulrejo-wasono","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seputarnusantara.com\/?p=79355","title":{"rendered":"Petugas Pemadam Kebakaran Respon Cepat dan Berjibaku Jinakkan Api yang Membakar Pabrik Tekstil Unggulrejo Purworejo- Jawa Tengah"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"650\" src=\"http:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/IMG_20260810_145947-1024x650.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-79358\" srcset=\"https:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/IMG_20260810_145947-1024x650.jpg 1024w, https:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/IMG_20260810_145947-300x190.jpg 300w, https:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/IMG_20260810_145947-768x487.jpg 768w, https:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/IMG_20260810_145947-1536x975.jpg 1536w, https:\/\/seputarnusantara.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/IMG_20260810_145947.jpg 1995w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\"><strong><em>Keterangan foto : Slamet, S. IP. (kiri), Kepala Bidang Pemadam Kebakaran pada Kantor Sat Pol PP dan Damkar (Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran) Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa&nbsp;Tengah&nbsp;<\/em><\/strong><em><strong>dan Miftah, Petugas Pemadam Kebakaran (kanan)<\/strong><\/em><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Purworejo. Seputar Nusantara<\/strong>. Pabrik tekstil PT. Unggulrejo di Purworejo- Provinsi Jawa Tengah mengalami kebakaran pada Jumat 7 Agustus 2026 sekitar pukul 14.30. Kebakaran yang berasal dari ruang Shuttle tersebut diduga akibat korsleting listrik.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut <strong>Slamet, S. IP. (kiri), Kepala Bidang Pemadam Kebakaran pada Kantor Sat Pol PP dan Damkar (Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran) Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa\u00a0Tengah<\/strong> bahwa armada Pemadam Kebakaran Purworejo langsung menuju lokasi kebakaran setelah menerima laporan. Kronologinya, Kantor Damkar Purworejo menerima laporan dari Feri (Security PT. Unggulrejo Purworejo) sekitar pukul 15.03 WIB bahwa telah terjadi kebakaran di ruang produksi (posisi di tengah). <\/p>\n\n\n\n<p>&#8221; Setelah menerima laporan tersebut, armada Damkar Purworejo langsung meluncur ke lokasi kejadian sekitar pukul 15.10 WIB (7 menit setelah menerima laporan), karena respon time itu armada Damkar yang berada di Kutoarjo. Setelah armada dari Kutoarjo sampai, kemudian menyusul armada berikutnya yang berposisi di Posko Induk (Kantor Damkar Purworejo),&#8221; ungkap Miftah, Petugas Lapangan Damkar didampingi Kepala Bidang Damkar, Slamet.<\/p>\n\n\n\n<p>Kemudian, lanjut Miftah, disusul kemudian armada ke- 3 dari Mako Induk Purworejo. Selanjutnya menyusul armada ke- 4 dari Pos Purwodadi. Sehingga total armada Damkar dari Purworejo berjumlah 6 armada Damkar yang berjibaku memadamkan api di PT. Unggulrejo.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8221; Sedangkan jumlah personil yang diterjunkan ke lokasi kebakaran PT. Unggulrejo sejumlah 46 ditambah Kepala Sat Pol PP dan Damkar sehingga totalnya 47. Ketika personil Damkar sampai lokasi, api sudah cukup besar dari titik pertama timbulnya api, kemudian merembet ke semua bagian ruang produksi dan gedung setengah jadi tempat pemintalan benang,&#8221; papar Miftah dengan detail.<\/p>\n\n\n\n<p>Lebih lanjut Miftah menjelaskan bahwa kendalanya ada di jumlah personil dan suplai air. Karena pada awalnya jumlah armada hanya 3 dan jumlah personil pemadam hanya 7 orang, sehingga agak kewalahan, baru kemudian disusul hingga 47 personil. <\/p>\n\n\n\n<p>&#8221; Setelah itu, datang 3 armada Damkar dari Kabupaten Kebumen, walaupun datangnya tidak bersamaan namun sangat membantu. Kami juga kontak Damkar Magelang dan datang 1 armada Damkar dari Magelang yang sangat membantu kami. Selain itu, kami juga dapat bantuan suplai air dari mobil Tanki air DLHP (Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan) dan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah),&#8221; terang Slamet dengan gamblang.<\/p>\n\n\n\n<p>Slamet memaparkan bahwa pada pukul 17.33 WIB dinyatakan api sudah terkondisikan dan dilakukan penyisiran ke seluruh bagian. Setelah melakukan penyisiran dan pendinginan, api dinyatakan padam total pada pukul 18.33 WIB. Setelah itu Damkar Purworejo menarik seluruh personil untuk kembali posko masing- masing karena sudah dinyatakan aman.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8221; Saya sempat mengalami sesak nafas karena memang kelelahan dan belum makan siang, sebelum memadamkan api di PT. Unggulrejo Purworejo, kami juga memadamkan kebakaran di Sebomenggalan, jadi 2 lokasi pemadaman pada hari itu. Saya sekitar 30 menit mengalami sesak nafas dan kekurangan oksigen, faktor terpapar asap kebakaran juga. Saya dibantu Tim PMI (Palang Merah Indonesia) mendapatkan oksigen dan perawatan sementara di lokasi kejadian,&#8221; urai Miftah.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut Slamet, idealnya 1 armada Damkar itu berjumlah 6 personil. Sehingga dalam menangani kebakaran lebih cepat dan performa yang ideal. Menurutnya, idealnya 1 regu itu berjumlah 6 personil dan 1 posko Damkar idealnya 4 regu, sehingga 1 posko Damkar berjumlah 24 personil. Dan idealnya : 1 personil Damkar bekerja 37 jam per- Minggu, namun yang terjadi sekarang 1 personil bekerja 60 jam dalam seminggu.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8221; Harapan kami, ada prioritas penambahan jumlah personil Damkar Purworejo. Dan idealnya setiap Kantor Kecamatan ada posko Damkar, sehingga di Purworejo idealnya ada 16 Posko Damkar. Alhamdulillah ada peningkatan dan penambahan peralatan pemadam dan rescue, walaupun belum ideal,&#8221; pungkas Slamet di penghujung wawancara dengan Media Online seputarnusantara.com (<strong>Aziz<\/strong>)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Keterangan foto : Slamet, S. IP. (kiri), Kepala Bidang Pemadam Kebakaran pada Kantor Sat Pol PP dan Damkar (Satuan Polisi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-79355","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-headline"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/79355","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=79355"}],"version-history":[{"count":15,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/79355\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":79384,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/79355\/revisions\/79384"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=79355"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=79355"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=79355"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}